Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-151. Shen Tian Berpikir Keras


__ADS_3

Sosok tudung hitam itu melesat ke arah Lian Zheng yang sudah tidak sadarkan diri, kemudian ia mencekik leher Lian Zheng dan mengangkat nya ke atas.


"Jangan macam-macam atau orang ini akan ku bunuh!" ancam manusia setengah Iblis itu.


Dan lagi para warga melihat burung-burung nan indah yang sedang terbang melingkar dan berdiam tempat disana, mereka melihatnya dengan takjub karena baru pertama kali melihat burung tersebut.


Di sisi lain, satu persatu burung Phoenix Api dan Es, Elang Emas mulai turun seraya merubah wujudnya ke wujud manusia namun memiliki tanda di dahi seperti garis, seorang pemuda dengan ketampanan yang luar biasa dan disusul oleh perempuan nan cantik, dibelakangnya terdapat beberapa Phoenix, Elang Emas sudah merubah wujudnya kedalam wujud manusia.


Mereka semua berwajah dengan tenang dan melihat manusia setengah Iblis.


Seseorang yang pemuda berwibawa yang diyakini pemimpin di ras Phoenix pun angkat bicara, "Cobalah! lakukan..."


Saat manusia Iblis itu ingin mencekik Lian Zheng lebih erat akan tetapi ia merasakan jika ia tidak lagi mencekik Lian Zheng, orang itu pun terkejut dan marah kemudian ia langsung menyerang rombongan Phoenix dan Elang Emas itu karena Lian Zheng ternyata sudah berada di pemimpin rombongan Phoenix.


"Dian Fui kuserahkan dia padamu, jika perlu musnah kan saja." ujar pemimpin rombongan Phoenix yang bernama Zhishu.


"Baiklah-baiklah, saatnya bermain..." ujar Dian Fui seraya tersenyum seringai.


Dengan kekuatan Phoenix Es, Dian Fui maju dengan lengan kosong namun beberapa saat kepalan tangannya diselimuti Es yang sangat kuat.


Saat jarak mereka sudah mendekat, Dian Fui dan manusia setengah iblis itu beradu tinju sampai akhirnya manusia setengah Iblis terpental beberapa meter sedangkan Dian Fui masih berdiri dengan tangannya yang masih terkepal erat.

__ADS_1


"Hah, hanya segini kemampuan mu? jika segini kau tidak layak sebagai mainan ku, jika begitu mati lah! membosankan." Dian Fui melesat dengan kecepatan yang sangat diluar nalar.


'Buummm!'


Dian Fui meninju kepala manusia setengah Iblis itu dengan santai dan berwajah tenang, darah manusia setengah Iblis itu bertebaran, bahkan tinjuan Dian Fui menyebabkan batu yang dibelakang manusia Iblis itu hancur berkeping-keping.


Lalu kemudian rombongan Phoenix dan Elang Emas melesat dengan kecepatan luar biasa ke atas langit, namun menyisakan salah satu perempuan memakai baju biru Es, sebelum melesat menyusul ia mengangkat tangannya setelah itu turunlah hujan yang ia buat sendiri dari pencairan kekuatan Es nya.


***


Di tanah kultivator, Shen Tian sedang melawan beberapa orang yang berpakaian hitam, ia sedang menjalankan tugasnya yaitu melindungi keluarga Lian Zheng, sekte Gunung Petir pun termasuk dan didepannya ialah musuh dari Sekte Gunung Petir yang berarti musuhnya juga.


"Kalian tidak akan ku maafkan karena sudah menganggu keluarga Yang Mulia, uhuk!" diakhir kalimat nya Shen Tian batuk darah.


Shen Tian berpikir keras namun tetap saja ia terus mengingat kata-kata tuannya yaitu 'Jagalah keluargaku seperti melindungi nyawa mu sendiri.'


Didepannya terdapat setidaknya 50 orang yang berkekuatan Kaisar dan Master, akhir-akhir dunia kultivator digemparkan oleh tingkat kultivasi baru dan juga mereka bisa mencapai kekuatan baru itu karena dari sumber daya Assosiasi Beruang Perak.


Assosiasi Beruang Perak akhir-akhir ini juga terkenal karena menyediakan sumber daya yang diberikan oleh Lian Zheng karena sumber daya yang diberikan Lian Zheng ternyata sangat langka dan khasiat sangat luar biasa, bahkan tidak jarang alkemis yang diyakini profesi langka sekarang banyak ditemukan di Assosiasi Beruang Perak karena mereka juga ingin menciptakan pil baru dari sumber daya yang disediakan Assosiasi Beruang Perak.


Sampai akhirnya alkemis tingkat 5 menciptakan pil yang sangat kuat dan berkhasiat tinggi, yang bisa menaikkan kultivasi orang dengan cepat hanya dalam seminggu, namanya ialah Pil Surgawi.

__ADS_1


Sekte Gunung Petir yang tadinya tidak banyak memiliki musuh sekarang mereka memilikinya sangat banyak karena sekte mereka berhasil membeli stok Pil Surgawi secara langsung yang membuat di incar dari berbagai orang yang rakus.


Disisi Shen Tian, ia hanya bisa berharap jika keajaiban tiba pada tuannya, ia harus menangani kasus ini terlebih dahulu, dan juga Shen Tian belum dikenal oleh banyak orang hanya saja yang baru ia temui hanyalah kakek Suxian.


"Siapa juga yang berniat memohon ampun kepadamu! belum saja menyerang kau sudah batuk berdarah..." ujar salah satu musuh dengan nada meremehkan.


Mereka pun tertawa mendengar temannya meremehkan seorang penghadang itu.


"Akan ku pastikan jika ketawa kalian ialah yang terakhir!" Shen Tian melesat dengan cepat.


Ia dengan lihai memotong kepala musuhnya hanya dengan tangannya tanpa senjata sekalipun, sampai akhirnya tersisa 1 orang.


"A-ampuni aku senior!"


'Buuumm!'


Shen Tian mengakhirinya dengan tinjuan dan menyebabkan tubuh musuhnya itu seketika hancur tanpa sisa.


...****************...


See you in the next chapter

__ADS_1


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.


__ADS_2