
Mendengar hal itu, Koji Cen bingung karena ada hubungan apa antara kakek angkat nya dengan kakek di depannya.
"Kau pernah mau mendengar kelakuan kakek angkat mu itu?."
"Sebelumnya ada hubungan apa kakek dengan kakek ku?." Tanya Koji Cen.
"Jadi dia tidak pernah menceritakan ku?, Payah sekali tua bangka itu." Ucap nya.
"Aku ini sahabatnya, namaku Zhang Lian."
Ucap Zhang Lian
"Oh... Namaku saya Koji Cen." Ucap Koji Cen
"Koji Cen? Pasti kau berasal dari Kekaisaran Tang?." Tanya Zhang Lian
"Ah iya, Ayah ku berasal dari Kekaisaran Tang sedangkan ibu ku dari Kekaisaran Xin."
"Baiklah, Jadi kau mau mendengar kelakuan kakek angkat mu itu?."
"Boleh-!."
Memang mereka berdua belum melanjutkan perjalanannya dikarenakan panasnya siang hari dan mereka berdua juga ingin mencari sungai terdekat untuk membersihkan diri.
"Ah, Apa kau tahu dulu itu kakekmu terkena racun neraka hitam?."
"Terkena? Racun Neraka Hitam?!." Kejut Koji Cen
Karena Koji Cen belum mendengarnya bahkan kakek angkat sendiri itu tidak pernah menceritakannya. jadi, kali ini ia baru mendengar nya.
"Kau belum mendengarnya ya, Bagaimana bisa kau cucu angkatnya ia sedangkan kau belum tahu lebih dalam jati diri kakek angkat mu itu?."
"Hmm... Memang diriku terlalu fokus berlatih padanya jadi tidak sempat menanyakannya." Jawab Koji Cen.
__ADS_1
"Baiklah, Jadi dulu ia terkena racun Neraka hitam tetapi ada seseorang yang membantunya pada saat itu, Tapi kurasa ia belum sembuh sepenuhnya."
"Karena racun itu sangat mematikan, bahkan tabib suci sekalipun tidak ada yang mengenali racun itu, kecuali pembuatnya, Tapi dengar akhir-akhir ini ada acara lelang yang menyediakan pil ajaib yang bisa mengobati racun apa pun, Kakekmu itu ahli racun yang payah walaupun dikenal hebat sangat tapi sesungguhnya ia masih membutuhkan ku pada saat itu." Ucap Zhang Lian anjang lebar dengan menepuk dada bangga.
"Jadi Racun itu sangat mematikan ya, Hmm.. tapi di mana acara lelang itu? Aku ingin merebut pil itu." Ucap Koji Cen.
"Tepat-!, Tepat sekali kau ikut dengan ku pasalnya acara itu ada di kota mading."
Ucap Zhang Lian sambil menepuk pundak Koji Cen.
"Baiklah, Ayo kita cari sungai terdekat dulu."
Ucap Zhang Lian.
"Baik."
Sehabis mengatakan itu, mereka berdua mencari sungai terdekat, Dengan pendengaran yang tajam Koji Cen bisa mendengar arusnya air sungai dan menemukan sungai tersebut.
Selepas membersihkan diri, Mereka berdua menuju ke kota mading yang letaknya di sebelah utara dari sungai tersebut.
Di tengah-tengah perjalanan, Koji Cen memecahkan keheningan diantara mereka berdua.
"Tapi, Bagaimana bisa kakek melewati hutan kematian itu?."
"Jadi kau mau tau?."
"Hmm.. Ya, jika tidak keberatan."
"Tidak masalah, Aku memakai ini."
Ucap Zhang Lian sambil menunjukan botol terdapat cairan hijau.
"Apa itu?."
__ADS_1
"Ini ramuan untuk mengusir para binatang dan siluman."
"Bagaimana pemakaiannya?."
"Ya.. Tinggal kau oleskan ke baju mu itu."
Ucap Zhang Lian sambil mengelus jenggot putihnya.
"Tetapi aku tidak mencium aroma apapun dari kakek Zhang?."
"Kan hanya bekerja untuk binatang dan siluman, Memangnya kau mau menjadi binatang atau siluman untuk mencium aroma dari cairan ini?." Ucap Zhang Lian.
"Tidak-tidak-!" Ucap Koji Cen sambil menggeleng kan kepalanya.
"Hahaha... "
Setelah berjam-jam akhirnya mereka berdua sampai, Padahal jika ada perampok atau melewati jalan normal yang biasa digunakan oleh umum bisa membutuhkan 1 hari untuk sampai ke kota mading dari kota Gun-gao.
...****************...
Bye Sampai sini dulu.
.
.
Maaf kalau cuma up 1 Ch doank ,hehehe..
Soalnya banyak tugas belum selesai.
.
jangan lupa ya vote, like di setiap Ch nya dan rate bintang 5 nya😉🙏.
__ADS_1