
Lian Zheng menyimpan pil yang dibuatnya tadi ke cincin penyimpanan nya, kemudian ia keluar dari ruang pengobatan membuat aroma wangi merembes ke setiap sudut rumah Lian Zheng, bahkan Min Yu dan Ji Chen mencium aroma wangi tersebut karena mereka sedang di dalam dapur dan makan.
Seketika mereka keluar dari dapur dan berjalan ke ruang pengobatan, mereka melihat Lian Zheng keluar dari ruang pengobatan dengan wajah yang sudah berantakan dan ada cairan warna-warni yang menempel pada wajahnya membuat Min Yu dan Ji Chen seketika menahan ketawa.
"Kenapa kalian?" dengan wajah bingung Lian Zheng bertanya.
Min Yu berkata dengan menahan ketawa,
"Wajah Lian Gege... sangat berantakan..."
Ji Chen pun mengangguk seraya menahan perutnya karena menahan geli ketawanya.
Lian Zheng yang mendengar ucapan Min Yu seketika ia langsung bergegas ke arah cermin, ia melihat wajahnya yang sudah dipenuhi oleh warna-warni.
"Aish! untung saja mereka menyadarinya jika aku keluar dengan wajah ini mungkin harga diriku akan menurun, padahal baru saja ku memenangkan turnamen..." dengan wajah yang berantakan Lian Zheng bercermin dan berbicara sendiri.
Setelah itu, Lian Zheng bergegas ke kamar mandi dan sekaligus membersihkan dirinya karena juga sebelumnya banyak keringat yang menempel pada tubuhnya.
***
"Aku akan pergi sebentar, kalian jangan kemana-mana jika ada nyawa kalian terancam hancur kan batu ini, oke?"
__ADS_1
Min Yu dan Ji Chen serempak mengangguk kan kepalanya, Lian Zheng memberi batu bantuan sebelum melesat pergi ke Assosiasi Jiaohuan.
Setelah masuk ke dalam Assosiasi Jiaohuan, banyak tatapan dari beberapa kultivator yang sebelumnya pernah menjadi peserta turnamen Surgawi, mereka tau jika yang baru saja masuk ialah sang juara nomor 1 nama julukan Lian Zheng sudah tersebar luas yaitu Dewa Ketenangan nama tersebut sesuai watak Lian Zheng yaitu tenang.
Lian Zheng berjalan ke ruang manager dan mengabaikan tatapan yang tertuju padanya, seraya berjalan dirinya melihat ke kanan dan kiri melihat barang-barang yang dijual di Assosiasi Jiaohuan ini.
Setelah di depan ruang manager Lian Zheng didatangi oleh pelayan wanita dengan sopan ia menanyakan apa yang diperlukan Lian Zheng.
"Ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya pelayan tersebut.
"Aku ingin menemui manager kalian atas nama Lian Zheng..."
Manager yang mendengar nama itu seketika keluar dengan buru-buru, ia melihat pemuda yang berwibawa sedang duduk.
"Maaf sudah menunggu tuan Lian Zheng, aku mendengar kau memenangkan turnamen Surgawi sungguh pencapaian yang luar biasa!"
"Ah, tidak masalah manager, aku kesini hanya ingin membeli bahan-bahan yang ku butuhkan saja..."
"Baiklah, apa saja yang tuan butuhkan?" Manager tersebut mengajak masuk Lian Zheng keruangannya.
Lian Zheng duduk di tempat duduk yang sudah disediakan dan berkata, "Aku membeli 100 akar ginseng merah yang berumur minimal 200 tahun jika kau mempunyai yang 300 tahun aku akan membelinya 50 saja dan juga aku akan membeli 50 botol air tulang dewa..." Lian Zheng berbicara pada manager apa yang ia butuhkan.
__ADS_1
Setiap bahan yang disebutkan Lian Zheng membuat wajah manager tersebut seketika berubah-ubah karena bahan yang disebutkan Lian Zheng termasuk sangat langka dan harganya pun tergolong sangat mahal.
Setelah selesai menyebutkan, manager tersebut juga berhenti mencatat dan memanggil pelayan kemudian datanglah pelayan dan manager itu memberikan catatan bahan-bahan Lian Zheng dengan segera pelayan tersebut mengambil bahan-bahan sesuai yang tertulis pada catatan tersebut, setelah itu ia memasukkan nya ke dalam cincin penyimpanan, setelah itu ia kembali ke ruang manager dan memberikannya kepada Lian Zheng.
"Baiklah berapa total harganya?"
"Untuk tuan kami kasih diskon 10% jadi total harganya hanya 180 ribu koin emas saja, jika ada keperluan yang dibutuhkan lagi tuan keruang ku saja." ujar manager.
"Baiklah, terimakasih atas semua nya!" Lian Zheng memberikan koinnya sesuai total harga didalam kantung berwarna coklat ke manager itu.
Setelah itu Lian Zheng turun ke lantai 1 dan keluar dari Assosiasi Jiaohuan, namun seketika ia berhenti menatap didepannya terdapat orang yang sedang berkumpul di depan sebuah rangkaian kayu yang sepenuhnya belum benar-benar jadi menjadi patung.
Rangkaian kayu tersebut sangat besar setinggi 15 meter dibawahnya terdapat papan yang terbuat dari batu dan terdapat tulisan, disana tertulis tentang Lian Zheng yang menjuarai turnamen Surgawi dalam dekade sekarang ini, disebelahnya juga terdapat patung-patung lain yang mungkin itu ialah pemenang turnamen Surgawi dekade sebelumnya, Lian Zheng memang sangat sering melihat patung pemenang turnamen Surgawi sebelumnya akan tetapi ia baru saja melihat rangkaian kayu yang ingin dibuat menjadi patung besar.
Setelah mengerti jika patung tersebut untuknya ia berjalan santai mengabaikan kerumunan orang dan tatapan yang tertuju padanya, setelah masuk rumah ia segera ke ruang pengobatan dan mengeluarkan bahan-bahan yang tadi ia beli dari cincin penyimpanan.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
__ADS_1