
Disisi Lain, Jai Kian Sedang Berlatih Di Sekte Seribu Pedang.
"Guru, Apakah Sekarang Aku Sudah Menduduki Murid Jenius Di Daratan Ini?"
Tanya Jai Kian
"Ah Itu, Ya Kau Itu Sudah Mendudukinya"
Jawab Datar Gurunya
Guru Dari Jai Kian Itu Ialah Seorang Perempuan Paruh baya Yang Umurnya Sudah 60 Tahun Ke atas, Ia Bernama Felina Xin.
Sekarang Ini, Felina Xin Sudah Berhasil Membuka Gerbang Untuk Membuka Tingkat Pendekar Raja.
Tingkat Tersebut Ialah Tingkat Ke-2 Yang Paling Tinggi Dari Dunia Pendekar.
***
Mari Kita Jelajahi Tingkat Pendekar Di PLYA, Dan Maaf Nama Tingkat Pendekar Ini Terinspirasi Dari Novel nya Kak ****Shujinkouron****,
Ini Lanjutan Penjelasan Tingkat Pendekar Dari Chapter Sebelumnya:
-Pendekar Tingkat Ahli \= Tahap 1,2,3
-Pendekar Tingkat Bergelar \= Tahap 1,2,3
-Pendekar Tingkat Raja \= Tahap 1,2,3
Sedangkan Yang Paling Tinggi Ialah:
__ADS_1
-Pendekar Tingkat Suci Dengan Tahap Bumi, Angkasa, Dan Langit
***
Sejauh Ini Belum Ada Yang Mencapai Tingkat Suci, Konon Ada Yang Sudah Menyentuh Tingkat Itu Tetapi Pendekar Itu Dikatakan Mati Setelah Melewati Gunung Sampirura.
Gunung Tersebut Ialah Gunung Berapi Yang Di Apit Oleh Dua Benua Daratan Yaitu Daratan Tengah Dan Daratan Timur.
Gunung Itu Ialah Jalur Yang Cepat Untuk Menuju Ke Daratan Timur Atau Daratan Tengah.
Namun Gunung Sampirura DiJaga Oleh Se Ekor Naga Putih Dengan Kepala Lima Yang Warnanya Berbeda-beda.
Tetapi Warga Itu Menyebutkan Hal Itu Sebagai Mitos Untuk Tidak Ada Yang Mendekati Gunung Tersebut.
Disisi Lain Koji Cen Sedang Menanyakan Apa Yang Terjadi Di Dunia Pendekar Pada Kakek Suxian.
"Maka Dari Itu, Aku Harus Menjadi Pendekar Yang Terkuat Untuk Melindungi Kakek Dan Orang Lain" Ucap Mantap Koji Cen
Rasanya Begitu Cepat, Kakek Suxian Bahkan Kakek Suxian Sudah Hampir Ingin Mengajarkan Jurus-jurus nya Kepada Koji Cen.
"Cen'er Kakek Rasa Kamu Harus Tambah Latihan Kelincahan Mu, Bagaimana?" Tawar Kakek Suxian
"Baik Kek, Kalau Itu Yang Terbaik, Tidak Apa-apa" Ucap Terima Koji Cen
"Ok Ayo Sekarang Bertarung Dengan Kakek Dengan Ranting"
Koji Cen Langsung Menangkap Ranting Yang Dilempar Kakek Suxian, Kakek Suxian langsung Melaju Menyerang Koji Cen Dengan Gesit.
Lantas Koji Cen Langsung Menangkis, Dengan Jurus Bayangan Naga Langit, Hal Tersebut Membuat Kakek Suxian Terkejut.
__ADS_1
Ia Berpikir Belum Pernah Mengajari Jurus-jurus kepada Ia, Kakek Suxian Menahan Dan Kebingungan Karena Melihat Bayangam Yang Banyak.
Ketika Melihat Kakek Suxian Kebingungan, Koji Cen Tidak Ingin Melewatkan Itu, Ia Langsung Menempatkan Ranting Ke Leher Kakek Suxian.
"Bagus Cen'er, Tetapi Dari Mana Kau Menguasai Jurus Itu? , Bahkan Kakek Belum Pernah Melihatnya" Tanya Kakek Suxian
"Emm.. Itu Ak.. aku" Gugup Koji Cen
"Sudahlah Mari Kita Istirahat" AJAK kakek Suxian
"Baik Kek" Ucap Lega Koji Cen
Setelah Makan Koji Cen Menatap Langit yang Banyak Bintangnya, dan Siluman Serigala Emas Itu Menghampirinya.
"Kau Ini Sudah Banyak Perubahan, Apa Lagi Aku Merasakan Ada Aura Emas Yang Menjalar Ke tubuh mu" Ucap Siluman Serigala
Diam Dan Sunyi, Tidak Ada Jawaban Dari Koji Cen.
"Aku Mengetahuinya, Dulu Aku Itu Penjaga Kitab Tersebut, Namun Pemilik Sebelumnya Mengalahkan Ku, Setelah Itu Ia Meninggalkannya Di Goa Puncak Darah" Sambung Serigala Emas
"Bagaimana Kau Tau Kitab Itu?" Terkejut Koji Cen
...****************...
Sampai Sini Dulu Maaf Atas Keterlambatan nya
*
Jangan Lupa Vote Dan likenya
__ADS_1
dan Kalau Hari Minggu Itu Saya Libur (Tidak Upload)