
"Aku akan memenangkannya..." ujar Lian Zheng.
Min Yu hanya mengangguk, mereka berdua sudah kembali ke tempat duduknya masing-masing. walaupun Lian Zheng berkata jika ia akan memenangkannya akan tetapi Min Yu tetap menyimpan rasa bersalah entah kenapa ia tidak bisa mengontrol kekuatan Feniksnya padahal sebelumnya ia dapat mengontrol nya walaupun masih terbilang belum sempurna.
Pertandingan turnamen Surgawi pun berlanjut, mereka semua menyayangkan aksi Min Yu sebelumnya padahal gadis cantik tersebut bisa menang karena api Feniks nya akan tetapi karena panitia tidak ingin mengambil resiko jadinya membuat kesimpulan yaitu Min Yu di diskualifikasi.
Sekarang Lian Zheng memiliki 2 tujuan di turnamen Surgawi ini yaitu menjadi juara 1 dan peserta terbaik, itu semua untuk dua orang yang menemani nya sekarang, Min Yu dan Ji Chen. Min Yu hanya mengelus kepala Ji Chen dengan tatapan kosong yang mengarah ke arena.
"Jangan melamun..." Lian Zheng menyadarkan Min Yu.
Min Yu pun tersadar kemudian bersikap seperti biasa.
Disisi arena.
"Selanjutnya... Tang Lui melawan Yu An."
Pemuda memakai pakaian biru es pun naik ke arena, di arah berlawanan seseorang perempuan berpakaian merah muda dengan rambut yang di ikat naik ke arena.
__ADS_1
"Tang Lui si jenius nomor dua, aku dengar dia memasuki tingkatan baru di bulan ini, memang bernar rumornya Sekte Baja Hitam banyak sekali jenius yang lahir disana..."
"Mungkin memang benar, Yu An bukankah dia pendekar kelas A? rumornya mengatakan jika ia habis menghabisi seekor raja siluman, memang benar turnamen Surgawi ini cukup adil dalam pemilihan."
"Aku memilih Tang Lui sebagai juaranya dari segi kekuatan ku pikir ia akan lebih hebat dari Yu An itu."
"Apa kau menyepelekan kekuatan Yu An, bagaimana tidak seekor raja siluman habis di tangannya itu adalah hal yang mustahil, bagaimana juga Yu An pasti memiliki kekuatan yang besar dan juga pengalaman bertarung."
"Ya kau benar, tapi aku tetap memilih Tang Lui sebagai juaranya, tetapi apa kau melihat si jenius 1 dalam turnamen Surgawi ini?"
Balik ke sisi arena, Tang Lui dengan sopan melangkupkan tangannya sebagai rasa hormat pada lawannya sedangkan Yu An hanya menyunggingkan senyuman di bibirnya.
"Lawanku ternyata bibit muda jenius, ada rasa kecewa karena aku melawan bocah cecunguk seperti ini." gumam Yu An.
"Siap... Mulai-!"
Mereka berdua belum ada yang maju setelah wasit mengatakan pertandingan duel ini dimulai.
__ADS_1
"Sepertinya dia ragu, baiklah aku akan memulainya!"
Yu An melesat maju ke arah Tang Lui, seperti biasa Yu An dikenal sebagai pendekar A yang memakai kekuatan Ilusi, perempuan tersebut membuat 2 bayangan seperti dirinya.
Kedua bayangannya diam di tempat sedangkan Yu An yang asli tetap melesat ke arah Tang Lui.
Tang Lui kemudian mengeluarkannya tombak bermata 3 nya, bersiap untuk menerima serangan dari Yu An, seperti di sekte Tang Lui di ajarkan jurus yang bisa memperkuatkan diri secara instan dan mengeluarkan kekuatan yang lumayan sulit di pahami.
Jurus yang biasa di ajarkan di Sekte Baja Hitam ialah membuat semua organ menjadi baja dan walaupun terbilang biasa namun begitu jurus tersebut sudah dikenal luas di kekaisaran nya karena kehebatan jurusnya itu.
Jurus tersebut tidak menyerap Qi penggunanya namun memiliki sebuah waktu tertentu saat digunakan, nama jurusnya seperti nama sektenya yaitu Baja Hitam.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
__ADS_1