
"Kau bukannya sedang tersegel?"
Memang 5 Penjaga Surga pada saat itu membantu melawan ras Iblis dan ras Demik pada akhirnya mereka disegel karena kekuatannya cukup meresahkan.
Mendengar hal itu, Seseorang tersebut hanya tersenyum kecil.
"Kau lupa? pada saat itu aku dipindahkan ke dimensi lain saat kalian menyerang kekuasaan Yang Mulia, Jadi aku tidak ikut tersegel."
"Kau!"
Ashura pun ingat jika pada saat itu ia menyegel 4 Penjaga Surga saja, Sekarang wajahnya menjadi jelek karena berhadapan salah satu 5 Penjaga Surga, Dengan kekuatannya belum pulih sepenuhnya mustahil Ashura mengalahkan salah satu 5 Penjaga Surga itu.
Bahkan pada saat itu butuh perjuangan dan bantuan saat menyegel ke-empat Penjaga Surga.
'Duarr!'
Ashura terpental karena tidak menyadari serangan tiba-tiba tersebut.
"Licik!"
"Ha? Licik bukannya pada saat itu kalian yang licik?"
Ashura tidak kuat menahan rasa sakit tersebut, Yanglu yang melihat Dewanya terluka dengan segera ia menghampirinya.
"Yang Mulia! Aku akan membalasnya!"
"Jangan, kau bukan tandingannya, Cepat bawa seluruh pasukan untuk mundur!"
"Tapi Yang Mulia..."
"Cepat! Tidak ada waktu."
"Baiklah..."
Yanglu pun meniup terompet berbentuk kerang, Dengan mengalirkan Qi ke terompet kerang tersebut alhasil suaranya sangat keras.
Para pasukan Iblis pun mendengar suara terompet tersebut dengan segera mereka menuju tempat Yanglu berada.
"Jangan biarkan mereka lari-!"
Para binatang Ilahi yang tersisa pun mengejar pasukan Iblis tersebut.
"Kalian, Larilah biar kami saja yang mengatasi ini-!"
__ADS_1
Semua pasukan Iblis pun mengangguk setuju, Tanpa pikir panjang mereka lari dengan cepat.
Disisi lain, Salah satu 5 Penjaga Surga itu mendekati Lian Zheng, Ia mencoba mengalirkan Qi nya dari jarak jauh.
Namun sebelum itu, Tiba-tiba aura biru keluar dari Lian Zheng berpapasan dengan berhentinya Lian Zheng berjerit kesakitan.
"Surya Biru?" gumam salah satu 5 Penjaga Surga.
Dengan adanya Surya Biru, Rasa sakit Garis Suci menghilang digantikan menjadi kenyamanan bagi pemiliknya.
'Wusshh!'
Gelombang hebat saat Lian Zheng membuka matanya, yang didekat Lian Zheng pun agak termundur karena terkena gelombang energi tersebut.
"Apa yang terjadi?"
Pertanyaan itu lolos dari mulut Lian Zheng, Pemuda itu benar-benar kebingungan karena situasi yang begitu rumit untuk dijelaskan. Lian Zheng pun menatap Fuu dan Gong yang sedang terbaring lemah.
Mungkin Fuu dan Gong terkena gelombang energi tersebut? pikir Lian Zheng, Lian Zheng segera menuju ke Fuu dan Gong berada ia mengalirkan Qi untuk memulihkannya.
Namun anehnya Qi yang mengalir tersebut berwarna biru terang akan tetapi Lian Zheng menghiraukannya karena situasi sekarang mendesak.
Setelah mengalirkan Qi cukup lama untuk keduanya akhirnya Fuu dan Gong kembali bugar.
Mereka berdua langsung tunduk saat melihat Lian Zheng berjongkok dan menatap mereka berdua.
"Apa yang terjadi?" tanya Lian Zheng.
"Emm... Pasukan Iblis menyerang Yang Mulia..." jawab Fuu.
'Pasukan Iblis?' batin Lian Zheng.
"Kenapa mereka menyerang?"
"Bodoh, itu karena kau melewati Garis Suci." jawab Pecahan Jiwa.
Lian Zheng pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Lalu ia meninggalkan kedua orang didepannya.
Salah satu 5 Penjaga Surga tersebut melihat tuannya menghampiri dengan segera ia bersujud ampun.
"Maafkan hamba Yang Mulia!"
'Eh? Dia siapa?' batin Lian Zheng.
__ADS_1
Sebenarnya Lian Zheng ingin menanyakan sesuatu pada orang didepannya namun melihat orang tersebut sujud padanya ia menjadi bingung.
"Kau siapa? mengapa kau bersujud padaku?" tanya Lian Zheng.
"Hamba 5 Penjaga Surga, Shen Tian."
Merasa jika Lian Zheng kebingungan Pecahan Jiwa pun menjelaskan jika 5 Penjaga Surga ialah pengawal pribadi miliknya dulu dan mengabdi penuh pada Dewa-dewi.
Lian Zheng pun mengerti setelah mendengarkan penjelasan tersebut.
"Kau tau dimana 4 Penjaga Surga lain berada?"
"Hamba tau Yang Mulia, Tapi untuk menghancurkan segel ditubuh mereka memerlukan kekuatan yang cukup dan juga yang harus menghancurkannya Yang Mulia sendiri karena segel tersebut diciptakan oleh darah Yang Mulia."
Lian Zheng pun menggaruk alisnya, Segel tercipta dari darah, bagaimana bisa? pikir nya.
Disisi lain, Ashura dan Yanglu sudah kembali ke planetnya, Ashura sungguh tidak percaya jika ada salah satu 5 Penjaga Surga, Padahal pada saat itu ia dan yang lainnya benar-benar melihat jika yang mereka segel 5 Penjaga Surga dengan utuh tanpa ada yang tertinggal.
"Bajing*n!" teriak Ashura.
***
Setelah itu Lian Zheng langsung pergi dari tempat kejadian di ikuti oleh Shen Tian sedangkan Fuu dan Gong sudah masuk kembali ke dalam Cincin Samudra Langit.
Para binatang Ilahi pun berlarian kembali ketempat asal mereka karena tugasnya mereka sudah selesai sedangkan para manusia pun berdiam diri dengan melihat kepergiannya binatang Ilahi.
Mereka bertanya-tanya ada apa binatang Ilahi dengan peristiwa tersebut, Karena penasaran mereka pun menuju tempat Lian Zheng berada sebelumnya tapi yang mereka lihat hanyalah kawah kecil.
Merasa tidak ada lagi tontonan, Para manusia pun kembali.
Disisi lain, Lian Zheng terbang dengan Shen Tian, Lian Zheng merasakan jika tubuhnya ringan dan pikirannya pun tenang.
Sekarang ia bertujuan untuk mengurungkan diri di gunung Sampirura karena gunung tersebut cukup jarang dilewati oleh manusia karena dengan mitosnya.
Sekarang Lian Zheng bertujuan untuk melatih dirinya, Mengumpulkan kekuatan nya, mengembalikan pasukannya dan kekuasaan nya, Hal tersebutlah misi dari Pecahan Jiwa untuk Lian Zheng, Namun bagi Lian Zheng itulah tujuan baru nya.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
Jadwal up diganti jadi jam 8 ya
__ADS_1