
Setelah sampai di tempat paman Yuan Xia, Koji Cen izin pamit dan berniat kembali ke penginapan Assosiasi Beruang Perak.
Ditengah perjalanan banyak sekali penjual alat-alat untuk pendekar, dirinya juga sempat membantu kakek paru baya yang sedang kelaparan.
Setelah sampai di tempat penginapan, ternyata Ling Tin sudah mendahului nya.
"Mari ke ruang kerja saya Tuan Koji Cen." Ajak Ling Tin
Ling Tin jalan menuju ruang kerjanya dan di buntuti oleh Koji Cen. Setelah sampai di ruang kerjanya.
"Silahkan duduk tuan Koji Cen."
"Terimakasih"
Setelah berbincang-bincang tentang kota Gun-Gao, barulah Koji Cen ingin menyampaikan apa yang ia bicarakan sebelumnya, namun.
"Ling'er tolong anak kakak"
Ucap pria yang berumur 40 tahunan
Pria tersebut meringis saat anaknya kejang-kejang seperti terkena racun. pria paru baya itu langsung membawa anaknya yang berumur 7 tahun ke ruang pengobatan.
Dengan segera tabib masuk ke ruang pengobatan dan mengobati anak itu namun tabib tersebut menggelengkan kepalanya saat memeriksa racun yang ada di tubuh anak tersebut.
Ternyata racun tersebut ialah racun langka, namun tetap saja racun tersebut tidak apa-apa kalau dibanding dengan Racun Neraka Hitam.
Walaupun tidak ada apa-apa dibanding Racun Neraka Hitam namun tetap saja racun tersebut tidak bisa di anggap remeh karena bahan-bahan untuk penawarnya sangat langka sekali di Kekaisaran Xin, bahkan ada 1 bahan yang belum diketahui oleh tabib manapun.
__ADS_1
Tabib tersebut mengundurkan diri. Terlihat dari raut wajah ayahnya sangat kecewa karena sudah 3 tabib terbaik tidak ada yang bisa mengobatinya.
Ling Tin yang sedang menunggu di luar ruang pengobatan Terlihat sedang gelisah karena anak dari kakak nya sedang keracunan.
Koji Cen yang tidak tahu masalah nya hanya bisa diam di tempat ruang kerja, karena Ling Tin menyuruh Koji Cen untuk menunggunya.
"Maaf tuan Koji Cen mungkin lain waktu saja kita berbicara lagi" Ucap Ling Tin yang baru memasuki ruang kerjanya.
"Tetapi ada apa sebelumnya nona Ling?"
"Anak dari kakak saya terkena Racun kalajengking merah, namun setelah 3 tabib memeriksanya tidak ada yang bisa mengobatinya" Kecewa Ling Tin
"Mungkin saya bisa Bantu Nona Ling"
"Benarkah?"
"Baik, Mari keruang pengobatan"
Setelah sampai di depan ruang pengobatan Koji Cen disuruh menunggu terlebih dahulu karena Ling Tin ingin berbicara kepada kakaknya.
Setelah berbincang akhirnya Koji Cen dipersilahkan masuk dan memastikan keadaan dari anak tersebut.
Ternyata benar sesuai perkataan Ling Tin bahwa anak tersebut terkena Racun Kalajengking Merah dengan segera Koji Cen mengingat.
"Nona Ling tolong siapkan Gingseng Perak, Daun mint merah, dan satu lagi..." Koji Cen lupa dengan 1 bahan lagi.
Setelah mengingat-ingat Koji Cen akhirnya mengetahui 1 bahan lagi.
__ADS_1
"Dan satu lagi Apel Logam berumur 100 tahun"
Mendengar bahan-bahan yang disebutkan Koji Cen, Ling Tin hanya bisa menyiapkan Daun Mint Merah.
"Yang lain Nona Ling?" Tanya Koji Cen
"Tidak ada Tuan Koji Cen, Bahan tersebut Sangat langka" Jawab Ling Tin
Koji Cen pun memeriksa Barang-barang yang ada di Cincin Samudra Langit , Segunung Emas dan Barang-barang berharga milik kakek suxian keluar dari ruang hampa.
Setelah mencari-cari bahan yang tersisa, Akhirnya Koji Cen menemukan Gingseng Perak dan Apel Logam, Itu juga karena kakek suxian ialah ahli racun.
"Maaf, Nona Ling bisa siapkan wadah untuk meracik penawarnya."
Ling Tin dan Kakaknya hanya bisa tercengang setelah melihat segunung emas dan bahan penawar yang sangat langka.
"Nona Ling?"
"Ah iya baik Tuan Koji Cen, Pelayan tolong ambilkan Wadahnya"
Dengan segera Pelayanan tersebut mengambil dan menaruhnya.
...****************...
Aduhh.. maaf ya kalau kurang telaten,
soalnya nih mata masih lelah, bye semuaš
__ADS_1