
Di alam lain, Tanah tandus, Burung gagak saling bersahutan, langit berwarna merah darah.
Braakk
Suara meja yang dihancurkan, Terlihat seseorang bertanduk dua dengan wajah yang menyeramkan, Siapapun itu pasti tidak ada yang berani menatapnya.
Wajah dari seseorang tersebut terlihat marah saat melihat batu giok yang ditangannya hancur berkeping-keping, Batu giok tersebut menandakan jika ada seseorang yang mati.
"Siapa pemuda ini!"
Seseorang tersebut melihat hologram yang menampilkan pertempuran, Terlihat di hologram tersebut menampilkan seorang pemuda yang memakai topeng membunuh bawahannya.
Ya, Seseorang tersebut ialah Raja Iblis, Yanglu. Ia terlihat murka melihat batu giok kehidupan milik bawahannya hancur.
"Beraninya mengacaukan rencana ku..." Ucapnya.
***
Lian Zheng memasuki portal tersebut, Saat keluar portal pemuda itu melihat Dewa Semesta dengan senyum ramahnya.
"Selamat atas keberhasilan tugasmu, Kaisar..."
Ucap Dewa Semesta.
Lian Zheng pun tersenyum canggung, Kemudian mereka berdua kembali ke istana karena Dewa Semesta ingin memberikan sesuatu.
Sesudah sampai nya Disana, Lian Zheng pun disuruh menunggu di tempat yang sangat asing baginya. Dewa Semesta pun masuk ke ruangan tersebut dengan membawa sesuatu yang ada di tangannya.
__ADS_1
"Kaisar, Sekarang kamu duduk di kolam itu, Dan kamu serap yang ada di artefak ini." Ucap Dewa Laut.
Lian Zheng pun menurutinya, Saat ia menyentuh air kolam tersebut ia bisa merasakan sesuatu yang asing namun serupa dengan tenaga dalam.
"Jika kamu merasakan yang aneh di kolam tersebut, Rasa aneh itu seperti tenaga dalam tapi ini berbeda, Ini secara halus masuk kedalam tubuh dan juga merasakan hangat, Hal itu dinamakan Qi, Dimana Qi ini berbeda dengan tenaga dalam..."
Dewa Semesta menjelaskan tentang namanya Qi itu, Qi itu sendiri ialah tenaga yang spiritual, 1 Qi sama saja 10 tenaga dalam. Dewa Semesta juga menjelaskan jika Qi ini bisa didapatkan oleh element seseorang.
Jika Lian Zheng mempunyai element racun, Maka jika seorang lawannya menaburkan racun maka Lian Zheng bisa menyerapnya dan menggantikannya menjadi Qi, Dan jika element biasa lainnya tidak bisa diubah menjadi Qi.
Akan tetapi Qi juga bisa di dapatkan oleh energi alam, Misalnya jika seseorang sedang didalam hutan maka seseorang tersebut bisa menyerap energi alam dan bisa diubah menjadi Qi.
Energi alam sendiri biasanya dikeluarkan oelh tumbuhan sekitar seperti oksigen, Sesudah menjelaskan Lian Zheng pun menyerap inti dari artefak tersebut, Saat menyerap inti artefak itu Lian Zheng merasakan sesuatu didantiannya.
Ia melihat seperti sehelai rambut namun dengan warna yang berbeda-beda, Saat inti dari artefak itu habis diserap oleh Lian Zheng.
'Bang'
Dewa Semesta yang melihat itu seketika terkejut, Karena hal tersebut sangat dikenali olehnya.
Dimana perubahan wajah tersebut menandakan jika Lian Zheng ialah seseorang yang sangat agung di seluruh alam, Hal tersebut sebelumnya tidak dirasakan oleh Dewa Langit sekalipun.
"Ba-bagaimana bisa..." ucap Dewa Semesta.
Lian Zheng pun seketika kembali normal namun ia merasakan jika dirinya menyedot sesuatu kedalam dantiannya.
Saat ia melihat ternyata yang ia sedot secara sendirinya ialah Qi yang berwarna putih terang, Lian Zheng pun melihat bertambahnya patung-patung didalam dantiannya.
__ADS_1
"Qi apa ini?" Tanyanya.
"Seperti apa, Yang Mulia?" Tanya Dewa Semesta.
Lian Zheng pun mengerutkan dahinya ketika mendengar ucapan dari Dewa Semesta, Lian Zheng pun bertanya, "Seperti Qi berwarna putih dan juga mengapa kamu memanggilku Yang Mulia?"
"Karena Yang Mulia sudah membangkitkan seluruh darah Binatang Tuhan dan juga Qi yang Yang Mulia rasakan itu ialah Qi Suci."
"Apaa!! Lalu apa Dewa Langit sebelumnya sudah membangkitkan semua darah Binatang Tuhan?"
"Tidak, Jika saat itu Beliau berkata jika ia belum membangkitkan salah satu darah yang sangat penting yaitu darah Naga Abadi." Jawab Dewa Semesta.
Lian Zheng pun bertanya tentang Qi Suci itu apa dan kenapa ada suara ledakan kecil di dalam dantiannya, Lian Zheng pun saat itu mengira jika ia naik tingkat kultivasi nya namun ia menepis karena yang ia tahu tingkatan paling akhir yaitu Tingkat Suci.
Dewa Semesta menjelaskan jika Qi Suci itu ialah Qi yang sangat spesial dari Qi lainnya, dan juga Dewa Semesta berkata jika ledakan dalam dantian Lian Zheng menandakan jika Lian Zheng naik tingkat kultivasi nya.
"Berarti ada tingkat Suci itu bukan tahapan terakhir di tingkat kultivasi?" Tanya Lian Zheng.
"Ya, benar Yang Mulia." Jawab Dewa Semesta.
Setelah itu Lian Zheng pulang kerumah dengan wajah yang sangat gembira, Namun disisi lain ia sangat rindu dengan kakek angkatnya, Ia berniat jika esok harinya ingin menjumpai kakek angkatnya itu.
Lian Zheng pun mengeluarkan Feng dan ia menunggangi serigala emas itu, Dengan cepat Feng membawa Lian Zheng pulang kerumahnya.
...****************...
Tingkatannya nanti dijelaskan Chapter seterusnya.
__ADS_1
Bye-bye 👋.
Jangan lupa Vote,Like, dan Rate bintang 5 nya 😉.