Pendekar Langit Yang Agung

Pendekar Langit Yang Agung
Ch-141. Pertandingan Turnamen Surgawi ( 13 )


__ADS_3

Xiang Ju berdiri seraya menggetakkan gigi kesal.


"Jangan berpikir kau bisa mengalahkan ku dengan mudah! akan ku kembalikan keadaan..."


Setelah selesai mengatakan kalimat tersebut Xiang Ju melesat ke Lian Zheng dengan sangat cepat bahkan hanya terlihat warna dari pakaian Xiang Ju saja, saat jarak mereka mulai mendekat Xiang Ju dengan lihai bergerak kebelakang dengan pedang nya.


'Kraak!'


"Kau terlalu naif! seperti yang lain..." gumam Lian Zheng.


Xiang Ju langsung melihat pedangnya beberapa saat kemudian pedang miliknya itu pecah menjadi bongkahan kecil, semua penonton terkejut dengan hal tersebut.


"Bagaimana mungkin!" terkejut Xiang Ju.


Saat Xiang Ju lengah, Lian Zheng langsung meninjunya dengan segi fisiknya ditambah lagi ia sedang mengenakan jurus 'Baja Dewa Langit' dan hal tersebut membuat Xiang Ju terlempar langsung ke luar arena dengan tulang punggung yang sudah retak.


Dengan otomatis Lian Zheng menang, seru dan tepuk tangan terdengar, mereka yang bertaruh dan memihak Lian Zheng sebagai pemenang menjadi senang. sebelumnya para penonton yang bertaruh pada Lian Zheng diremehkan karena Lian Zheng tidak mengalahkan musuhnya dengan mudah lagi namun kali ini adalah masa jaya mereka.


Lian Zheng kembali ke tempat duduknya, setelah itu Rong Xim melawan Hongli Jun, mereka berdiri dan maju secara bersamaan dan saling memberi salam.


Rong Xim berbeda dengan Tang Lui, memang ia percaya diri pada kekuatannya namun ia tidak menyombongkan dirinya lebih dalam lagi, dan juga Rong Xim tidak meremehkan lawannya maupun lawannya itu lemah ataupun kuat.

__ADS_1


Pertarungan kali ini terasa lebih serius karena juga yang sekarang bertarung ialah si jenius nomor 1 melawan seseorang misterius yang belum diketahui latar belakangnya.


Saat lonceng berbunyi, mereka berdua secara bersamaan maju dan saling memegang pedang masing-masing, dan saat itulah suara pedang berbenturan dengan pedang lainnya terdengar.


Bahkan si jenius nomor 1 ini sangat lihai dengan keahlian pedangnya akan tetapi Hongli Jun bisa menyaingi nya dengan sama, Rong Xim pun menambahkan kecepatan bertarungnya begitu pula dengan Hongli Jun ia semakin cepat dalam menangkis pedang lawannya.


'Buumm!'


Hongli Jun langsung mengeluarkan jurusnya membuat ledakan di tengah mereka bertarung namun efeknya hanyalah untuk Rong Xim saja sedangkan Hongli Jun, laki-laki tersebut masih berdiri di tempat semula.


Rong Xim berdiri dan menelan pil nya karena terkena efek ledakan membuatnya mendapatkan luka bakar di tangannya, dengan pil yang ia bawa luka bakar ditangannya sembuh dan seperti semula.


"Jadi ini teknik dari Sekte Tanah Dewa..."


"Aku baru melihatnya, jika itu benar mungkin ada beberapa teknik lagi yang dipelajari Rong Xim, kudengar teknik yang dimiliki sekte Tanah Dewa banyak sekali..."


Beberapa penonton membicarakan tentang sekte Baja Dewa yang akhir-akhir ini naik daun karena memiliki jenius nomor 1 yaitu Rong Xim.


Di sisi arena, Rong Xim beberapa kali meluncurkan batu tanahnya ke Hongli Jun membuat laki-laki itu sedikit kelelahan karena terus menghindar tanpa diberi jeda sekalipun oleh Rong Xim.


Saat Rong Xim membuat batu nya terlebih dahulu tiba-tiba Hongli Jun terbang ke arah Rong Xim, Hongli Jun kemudian membuat sesuatu pada tangannya dan melemparkannya ke arah dong Xim dengan keras.

__ADS_1


'Buumm!'


Ledakan terjadi saat benda hitam dengan aura yang mengerikan dilemparkan ke arah Rong Xim, dan saat itu pula Rong Xim terpental dan juga tiba-tiba kulit nya menjadi hitam, urat-urat ditubuhnya terlihat dan menjadi kejang-kejang.


Num Dong pun segera ke arah Rong Xim dan memanggil tabib, kemudian ia ke arah Hongli Jun yang sedang menatap Rong Xim dibawa pergi.


"Kau! kau sudah berniat membunuh Rong Xim!" ujar Num Dong dengan tegas.


Sontak yang dikatakan Num Dong membuat penonton dan tetua sekte yang mewakili Rong Xim terkejut sekaligus marah, padahal mereka tau jika tidak ada yang boleh berniat membunuh dalam turnamen ini.


"Apa aku sudah keterlaluan?" tanya Hongli Jun dengan tenang.


"Kau sudah memberi racun yang menyebabkan merindiannya terhambat dan juga bisa membuat nyawa terancam, dan juga aku sangat kenal dengan racun itu... racun itu adalah Racun Tengkorak Hitam! racun yang dibuat oleh organisasi gelap Lin." ujar Num Dong dengan geram.


Num Dong mengetahui racun tersebut karena dahulu ia pernah terkena oleh racun tersebut dan hampir tidak terselamatkan nyawanya, dan juga ia sangat benci pada organisasi Lin, organisasi gelap dari kekaisaran Tang.


...****************...


See you in the next chapter


Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.

__ADS_1


__ADS_2