
Tuan Putri Tersebut langsung menunjukan Lencana Dengan Berwarna Emas Berukir Naga. Penjaga Yang Melihat Tersebut Langsung Meminta Maaf Dan Membuka kan Gerbangnya.
Tuan Putri Langsung Ke Kediaman Kaisar Xin
Ditemani Oleh 2 Penjaga.
"Maaf Tuan, Ada Yang Ingin Bertemu Dengan Mu" Ucap Pelayan Kerajaan
Tuan Putri Langsung Masuk Dengan Tergesa-gesa Dengan Muka Yang Putih Pucat.
"Maaf Atas Tergesa-gesa Dan Kelancangan Hamba Kaisar" Ucap Tuan Putri
"Bicaralah Sepertinya Ada Berita Buruk" Ucap Kaisar Xin
"Tolong Hamba Dan Kerajaan Kami Tuan Kaisar, Kerajaan Kami Diserang Dengan Kelompok Bulan Darah"
Setelah Berbincang Dan Meminta Bantuan Akhir nya Tuan Putri Membawa 500 Prajurit dengan Keahlian Pendekar Tahap 2.
Memang Diantara 10 Istana Di Kaisar Xin Istana Vexin Ialah Istana Yang Paling Lemah Dengan Keahlian Bela Diri nya.
Bahkan Di Istana Tersebut Saja Cuma Ada Sekte-sekte Kecil Yang Berjumlah 4 Dan 2 Sekte Besar.
Semua Pergi Dengan Begitu Cepat Ke Istana Vexin, Sesampainya Disana Hanya Tersisa Anggota-anggota Kelompok Bulan Darah Dengan 1 Pemimpin.
__ADS_1
Pemimpin Kelompok Bulan Darah Yang Satunya Lagi Sudah Tewas Di tangan Kakek Suxian.
Melihat Kelompok bulan darah tersebut sudah Lemah, Bala Bantuan Langsung Menyerbu Mereka Semua, Ada Yang Di sisakan Untuk Menjadi Budak Istana.
Bantuan Dari Sekte-sekte Kerajaan Vexin Sangat lah Telat Dikarenakan Sekte-sekte Mereka Terpisah Dengan Sungai Yang Begitu Luas. Maka Itulah Tuan Putri Langsung Ke Kaisaran Xin.
Koji Cen Dan Kakek Suxian Yang Melihat Bala Bantuan Sudah Datang Langsung Pergi Begitu Saja, Dikarenakan akan Kedatangan Berita Besar Yang Bertentangan Kakek Suxian.
"Ayo Cen'er Cepat" Ucap Kakek Suxian
Cen'er Sudah Melaju Cepat Tetapi Kaki Ia Terkena Goresan Oleh Salah Satu Anggota Kelompok bulan darah, Jadi Ia Berlari Dengan Pincang.
Setelah Sampai Di Goa, Koji Cen Diobati Oleh Kakek Suxian Dengan Bantuan Tenaga dalam nya Kakek Suxian Pendarahan di tubuh Koji Cen Berhenti.
Malam Sudah Berlarut Mereka Berdua Sudah Makan Malam Bersama Dan Tidur.
Setelah Pagi Hari Datang Mereka Berdua Sarapan Dengan Makan Daging Siluman.
"Cen'er Kamu Semestinya Belajar Racun Pada Kakek Membutuhkan 1 Minggu Tetapi Kamu hanya Membutuhkan 2 Hari saja, Kakek Yakin pasti Kamu Bisa Mempelajari Ujian Terakhir Dengan Cepat Cen'er" Ucap Kakek Suxian
"Baik kek" Jawab Koji Cen
"Cen'er, Coba Kamu Kesana Dan Buka Lobang Yang Tertutup Batu Itu" Ucap Kakek Suxian Sambil Menunjuk Ke arah Tersebut.
__ADS_1
"Yang Dimana Kek Disini Tidak Ada Lobang Sama Sekali? Hanya Ada Tempat Tidur Kek" Tanya Koji Cen
"Coba Kamu Geser Batu Tempat Tidur Itu"
Koji Cen Menggeser Batu Tempat Tidur Tersebut dengan Bantuan Tenaga Dalam nya.
Setelah Batu Tersebut Digeser Terdapat Lobang Dengan Cahaya Emas Yang Terpancar Daru Koin-koin Emas Yang Mengelilingi Sebuah pedang Yang Diselimuti Kain Warna Hitam.
"Coba kamu Ambil Pedang Itu Cen'er"
Koji Cen pun Mengangguk Dan Mengambil Pedang Itu Dengan Mudahnya Ia Mencopot Pedang Dari Sarung nya.
Kakek Suxian Yang Melihat Tersebut Tersenyum Penuh Makna.
"Selamat Pedang Pusaka Kamu Memiliki Tuan Baru" Ucap Kakek Suxian
Mendengar Perkataan Kakek Suxian, Koji Cen Langsung Menatap Kakek Suxian Dan Pedang Pusaka Itu Secara Bergantian Dengan Ekspresi Kebingungan.
"Maksud Kakek Apa?" Tanya Koji Cen
...****************...
Well Well Guys Sampai Sini Dulu Ya, Maap Kalau Ketelatan Up nya
__ADS_1