
Lian Zheng mengendap-endap untuk tidak ada orang yang mengetahuinya, namun ia tidak sengaja menginjak ranting yang akhirnya membuat suara kecil dan itu membuat Ku Liang sedikit membuka matanya
Ia melihat seseorang yang sedang menengok ke arahnya, ia mengucek matanya sehingga melihat jelas orang tersebut.
"Lian?"
Lian Zheng hanya tersenyum konyol, sekarang dirinya benar-benar ceroboh membuat kesalahan kecil.
"Emm... ada apa?"
"Kau mau kemana?"
Lian Zheng menggelengkan kepalanya, "Aku hanya ingin menghirup udara segar saja."
"Oh kalau begitu, yasudah lanjutkan..."
Lian Zheng bernapas lega, kemudian ia mengangguk kecil lalu ia pura-pura berjalan ke arah sedikit tertutup, lekas itu ia berlari dengan sekencang-kencangnya tanpa ia sadari ada yang mengikuti pergerakan nya.
__ADS_1
Kemudian Lian Zheng berhenti di salah satu pohon, lekas itu ia mengetahui jika ada yang mengikutinya kemudian ia memecahkan batu bantuan dan langsung berteleportasi ke tempat dimana masalah itu berada.
Lian Zheng melihat puing-puing bangunan pondasi besar, disana tertulis papan 'Keluarga Ye' Lian Zheng pun cukup terkesiap, ia tentu mengetahui siapa yang meminta bangunan, ia langsung saja berlari cepat menyusuri setiap sudut bangunan tersebut.
Sampai akhirnya ia melihat sekolompok yang memakai seragam organisasi Lin sedang memutari beberapa orang, Lian Zheng berlari cepat bagaikan kilat, ia sudah tau siapa teman siapa lawan, ia menghajar dengan tangan kosong walaupun begitu Lian Zheng mempunyai fisik yang kuat sehingga bisa menghancurkan kerangka otak dalam sekali tinjuan saja.
Melihat seseorang sedang menghajar teman-teman nya, mereka semua mengelilingi Lian Zheng, mereka semua secara bersamaan mengeluarkan jurusnya masing-masing, Lian Zheng pun membuat dinding pertahanan yang kuat sehingga bisa menahan semua serangan, melihat musuhnya bisa menghalau semua serangan mereka pun memberikan kode dengan cara anggukan.
Setelah itu yang terjadi ialah Lian Zheng tidak bisa menggerakkan tubuhnya, pemuda itu melihat jika ada bayangan di bawah kakinya, belum sempat melepaskan serangan musuhnya Lian Zheng menerima bola energi yang cukup kuat sehingga pemuda itu terpental dan menabrak bangunan degan kuat.
Lian Zheng segera bangun, ia hanya menerima goresan saja di bahunya, walaupun ia terbentur dengan keras tapi ia mempunyai tulang yang jauh lebih kuat sehingga ia bisa menahannya.
Lian Zheng langsung membuat pedang energi dan menebas kepala musuhnya dengan cara yang halus, setelah semua lawannya sudah dikalahkan pemuda itu langsung menghampiri keluarga Ye, ia melepaskan semua ikatan dan mengalirkan sedikit Qi untuk mengstabilkan kesadaran mereka semua.
Akhirnya Rian Ye terlihat sudah tidak pucat dan ia bisa melihat jika seseorang yang ia kenali didepannya.
"Saudara Lian?"
__ADS_1
"Akhirnya kau sadar, baiklah tugas ku selesai."
"Tunggu!"
Lian Zheng memberhentikan jalannya, Kemudian ia berbalik badan.
"Terimakasih..."
Lian Zheng mengangguk, kemudian ia berlari dengan cepat, membuat pohon terhempas-hempas, setelah sampai Lian Zheng mengendap-endap untuk tidak menciptakan suara apapun, kemudian ia duduk di tepian ia memutuskan untuk tidak tidur toh ia bisa menahan tidur atau rasa lapar selama sehari lebih.
Ke esokan harinya, mereka semua sudah bersiap-siap untuk berperang lagi melawan monster, Lian Zheng ditepuk oleh seseorang.
...****************...
See you in the next chapter
Jangan Lupa Vote, Like dan Rating bintang 5 nya.
__ADS_1
Note : Novel ini terinspirasi oleh Novel-novel yang terpopuler dari readers, Mohon bantuannya!
Maaf skrng sedikit krna tugas mulai numpuk š¤ jadi maklum ya...