Pengabdian Cinta

Pengabdian Cinta
Satu


__ADS_3

Keiza gadis cantik berumur 23 tahun,dia memiliki paras cantik,molek rambut panjang terurai sampai pinggang.


"Huuufffff,hari ini sangat melelahkan sekali badan ku rasa mau copot semua." Sambil merebahkan badannya diatas sofa yang terletak diruang tamu.


"Inikah yang dirasakan setiap hari oleh ibu???"tak terasa pipi ini di basahi sebening.


" Maafkan aku bu belum bisa membahagiakan mu" sambil mengusap air matanya.


Ya,untuk menguliahkan kan Key ibu dan ayah bekerja dirumah seorang pengusaha kaya di kota A,rumah itu cuma 1 bulan sekali di kunjungi oleh pemiliknya.Mereka mengunjunginya sekedar tempat untuk beristirahat,apabila ada acara keluarga atau tuan besar ada pertemuan dengan rekan bisnisnya.


Walaupun aku dilahirkan dari keluarga yang serba kekurangan,orang tua ku masih mengutamakan pendidikan ku.Waktu yang ditunggu tunggu sudah tiba,gelar serjana yang aku sandang adalah bukti dari jerih payah orang tuaku.Tapi tuhan berkehendak lain,saat aku dan keluarga ingin menikmati kebahagiaan itu ayah meninggalkan ku dan ibu untuk selamanya.


Sabarlah bu walaupun ayah sudah meninggalkan kita,aku berjanji akan membahagiakanmu.Doa kan aku ibu supaya segera mendapat pekerjaan,agar ibu tidak bekerja lagi Karena diri mulah penyemangat hidup ku.


Sudah 2 hari aku menggantikan ibu bekerja dirumah majikannya,karena anak majikan ibu akan datang lusa.Setelah cukup untuk bersih-bersih aku langsung menutup pintu utama dan pulang untuk menemui ibu.Aku melangkahkan kaki menyusuri jalan cuma 20 menit jarak antara rumah ku dan rumah majikan ibu.


Dirumah sederhana ini lah aku di lahirkan,begitu banyak kenangan kami di rumah ini.Semenjak kepergian ayah rumah ini seperti kurang cahaya.


"Assalamu'alaikum bu" ku lihat ibu duduk diruang tamu langsung cium tangan ibu.

__ADS_1


"Wa'alaikum salaam sayang" sambil mengecup pipiku.


"Bagaimana kondisi ibu,masih pusing??? ibu sudah minum obat?? ayo aku bantu minum obat!!


" Ibu sudah sembuh,jangan terlalu memanjakan ibu.Besok ibu sudah bisa kerja kembali ."


"Tidak bu, biar aku yang gantikan ibu sampai ibu benar-benar pulih,ibu istirahat yang cukup yaa..!!"


"Benar sayang,besok ibu sudah bisa kerja kembali.Lagi pula besok tuan muda juga datang kamu tak akan sanggup untuk melalukan pekerjaan sebagai pembantu."Kamu baru 2 hari dirumah istirahatlah!!" Disaat sakit seperti ini ibu masih juga memikirkan aku.


"kalau begitu aku akan ikut dengan ibu,pleaaaasssse....!" mohon ku.


"Aku akan cari pekerjaan bu"


"Dimana sayang??"


"Rencananya ke kota A bu,aku akan coba menyebar lamaran diperusahaan besar di sana mana tau ada lowongan."


"Ibu akan selalu berdoa dan mendukung keputusan mu,cuma satu pesan ibu nak jagalah dirimu,jaga kehormatanmu jangan terpengaruh

__ADS_1


oleh hingar bingar kehidupan kota ,kamu adalah harapan ibu satu-satunya key."kulihat mata ibu berkaca-kaca.


"Ya bu Key akan selalu ingat pesan ibu,doakan Key semoga dapat pekerjaan."


Aku melangkan kaki kedapur untuk memasak bubur untuk ibu,mudah-mudahan ibu menyukainya.Aku menyuapin ibu,aku pandangi wajah ibu yang masih pucat,mata ibu masih berkaca nampak raut sedih di wajah ibu.


"Oh ya bu,besok jam berapa anak majikan ibu datang???"


"Kata Nyonya besar kemungkinan malam,setelah tuan muda Zein dan Rio menyelesaikan urusannya."


"Oooooh...emang berapa hari bu mereka di sini??"


"Paling lama ya dua hari,biasanya kalo sudah selesai mereka langsung berangkat lagi kekota A."


"Emang banyak ya bu bisnis mereka di kota kita??.


" hhhmmm.."cuma itu jawaban keluar dari mulut ibu.


Aku mengantar piring kotor bekas bubur ibu dan langsung menyucinya.Aku beranjak kekamar untuk istirahat,tidak lupa untuk mengerjakan yang fardhu.Jam sudah menunjukkan pukul 21.00,Ku tatap langit-langit kamar tiba-tiba aku ingat sahabat sejati ku.

__ADS_1


"Bagaimana kabar mu rin,sudah 2 hari kita tidak ketemu." batin ku.


__ADS_2