Pengabdian Cinta

Pengabdian Cinta
Empat


__ADS_3

Mobil mewah Ferrari milik Zein sudah terparkir di garasi, Rio yang masih kesal langsung turun membanting pintu mobil dan menuju lantai atas. Zein yang tidak peduli dengan kekesalan Rio,menutup gerasi dan menyusul Rio ke lantai atas.


Zein membaringkan kan tubuhnya dikasur,memejamkan mata sesaat untuk melepaskan rasa lelah.


***


Keyza dan ibunya tidak jadi pulang ke rumah, mereka memutuskan untuk menginap dirumah mewah itu.Gadis cantik itu merebahkan tubuhnya menatap langit-langit kamar,entah apa yang ada dipikirannya.


"Apa yang harus aku lakukan,saat ini aku begitu bimbang.Jika aku mencari pekerjaan ke kota A,ibu akan tinggal dengan siapa?? tentu dia akan merasa sedih dan kesepian." batin Keyza.


Krrrrrrkk...kkrrrrrrk


"Y ampuuuuun,mata ku tidak bisa di pejamkan,aku lapar sekali ." Sambil memegang perutnya Key melihat ibunya yang sudah tertidur pulas,Key pun bangun dari temat tidur.


Key berjalan mengendap-endap keluar dari kamar,takut ibunya terbangun dan melangkah ke dapur.Mencari sesuatu di dapur untuk mengganjal perutnya,Key membuka kulkas.Karena tadi siang ibu berbelanja kepasar untuk kebutuhan tuan muda selama dua hari di sini.


"Mudah-mudahan tidak ada yang melihat ku jam segini berada didapur" sambil tersenyum.


"Makan ini aja kali ya, roti untuk sarapan tuan muda." Key mengambil roti sambil mengoles selai pada roti.


" Apa tuan muda itu sudah datang ?? sepi banget." gumam Key

__ADS_1


Di sisi lain Zein masih duduk didepan laptopnya.


Krrrrrkkk..krrrrkkkkk


Suara yang keluar dari perutnya,Zein melangkahkan kaki ke dapur mencari sesuatu, sesaat Zein menghentikan langkahnya melihat sesorang yang duduk di ruang dapur. Zein masih mengamati dari jauh dan karena rasa penasaran Zein mendekati seseorang tersebut. Key tidak menyadari dari tadi diperhatikan seseorang dia tetap menyantap makanan didepannya,setelah merasa kenyang Key pun beniat untuk kembali ke kamar.Saat Key membalikkan badannya,tiba-tiba dia menabrak sesuatu yang begitu keras.


Duuuugggg


Key membuka matanya mencari sesuatu yang dia tabrak, mereka beradu pandang hembusan nafas pun terasa, Detak jantung keduanya seperti habis berlari Sangat jauh.


Degg


"Mata yang sangat indah,hidung kecil mancung, bibir merah dan kecil, dagu terbelah, cantik sekali." batin Zein antara sadar dan tidak dia memuji gadis itu, dia merasakan suatu getaran dihatinya.


Untuk sesaat mereka saling beradu pandang memuji di hati masing-masing begitu sempurnanya ciptaan Tuhan,nikmat Tuhan yang mana yang engkau dustai lagi.


Key menurunkan pandangannya, dia melihat dada kekar keras berotot dan perut kotak - kotak yang ditumbuhi rambut - rambut halus.


"aaaaaaggggg." teriak Kay melihat laki - laki didepannya bertelanjang dada dan hanya memakai celana pendek Boxer.


Zein langsung membungkam mulut Key, dan meraih pinggang gadis itu takut Rio terbangun.Key yang ketakutan diperlakukan seperti itu langsung menggigit tangan Zein.

__ADS_1


"Auuuuhhhhh." Zein langsung menarik tangannya.


"Siapa kamu, apa yang kamu lakukan di rumah ku tengah malam begini, apakah kamu maling?? Zein melontarkan begitu banyak pertanyaan.


" Bussseeeetttt, cantik begini aku di bilang maling."batin Key sambil garuk-garuk kepalanya dan merasa kesal.


"emmmm...anu ..anu.. anu...saya...saya Keyza, Anda siapa??? key menjawab dengan terbata-bata.


Zein tidak menghiraukan jawaban Key dia langsung meninggalkan Key yang masih gugup dan duduk di meja makan,tanpa mendengarkan jawaban gadis itu yang masih berdiri kaku .Key yang melihat sikap dingin pria itu membuat tubuhnya gemetaran, keringat dingin bercucuran, Key pun langsung berlari ke kamarnya.


Sedangkan Zein masih duduk dengan ekspresi wajah yang tidak bisa di gambarkan, perasaan yang tidak karuan detak jantung yang tidak seperti biasanya.Tatapan mata itu,hidung dan bibirnya masih terbayang di matanya.


" aaaaahhhh apa yang terjadi dengan ku, kenapa aku merasakan sesuatu saat berdekatan dan menatap mata indah itu.siapa gadis itu??" Rasa lapar itu hilang seketika,dia langsung ke kamar dan sempat melirik ke kamar yang dituju Key.


Begitu juga yang dirasakan Key,setelah kejadian itu dia merasakan sesuatu yang telah hilang.


"Berani sekali dia merangkul pinggang ku, membuat detak jantung ku begitu kencang, tubuh ku gemetar. tatapan itu sangat tajam dan hangat seperti mau menelanku hidup - hidup. Apakah dia tuan muda?? Sangat tampan tapi sikapnya dingin." batin Kay


Zein dan Key sama sama tidak bisa tidur untuk malam ini,detak jantung mereka belum bisa kembali normal setelah kejadian itu.


******

__ADS_1


bersambung


__ADS_2