
episode ni author agak2 gelisah ya
author tunggu komenan kalian
please like n favoritkan novel ni jg ya ayang2ku
happy reading.moga suka semuanya
------------------------
Lara membuka mata setelah merasa Syahdan sudah menjauh.Dia masih deg degan karena godaan Syahdan tadi.Lara membalikan badannya jadi tengkurap dan menenggelamkan wajahnya di bantal.Rasa malu menyerang hatinya,Lara senyum senyum sambil berguling guling dan...
brukk "aaww" Lara merintih pelan karena terjatuh dari ranjang.Kemudian Lara ingat kenapa Seren tidak kunjung keluar dari kamar mandi.Lara bangkit dan berjalan ke kamar mandi menghampiri Seren.
Saat pintu kamar mandi dibuka,Lara melongo melihat Seren terduduk di toilet dengan tutup toilet menjadi alas duduknya dan matanya terpejam sambil menyender ke dinding
"Seren sayang,,hei bangun ko bobo disini"Lara mengguncang pelan bahu Seren.Seren membuka mata
"Tante.."jawab Seren sambil mengucek matanya yang baru bangun tidur
"Seren kenapa bobo disini?"tanya Lara halus
"Selen nunggu tante,Selen ga bisa mandi sendili tante.Tante kok lama,Selen sampe ngantuk jadi ketidulan"celoteh Seren panjang lebar
Lara hanya tersenyum mengingat kenapa dia tadi tak segera menyusul Seren.Lara akhirnya memandikan Seren menggunakan washlap karena tak mungkin kalau Seren mandi menggunakan shower.Lara ingat jika luka jahitan itu tak boleh kena air dulu.
"Dah mandinya.Sekarang kita pake ba.."Lara sengaja menghentikan ucapannya agar Seren menyambung ucapannya
"juuu"jawab Seren
"pinter"Lara mengusap rambut Seren
Lara memakaikan seragam sekolah Seren.Setelah selesai Lara menyuruh Seren pergi ke ruang makan lebih dulu.Lara bergegas mandi.Tapi dia lupa bajunya kan ada di kamar Syahdan.
"Duh lupa lagi..ni kan kamar Seren,bajuku ada di kamar mas Syahdan.Gimana ngambilnya lagi,disini cuma ada handuk kecil.Masa iya aku telanjang berlari ke kamar mas Syahdan"Lara bingung keluar atau tidak dari kamar mandi
Kalau Lara keluar telanjang dan mengambil selimut,nanti kalau ada yang lihat jadi salah faham.Akhirnya Lara duduk di toilet.Berharap bi Eli kekamar dan akan meminta tolong untuk mengambilkan bajunya.
Setelah merasa bosan menunggu Lara,Seren dan Syahdan menggerutu.
"Sayang tante ko ga turun turun sih dari atas"tanya Syahdan pada putrinya
"iya pah tante Lala lama!"jawab Seren cemberut
Mereka menunggu Lara untuk sarapan bersama.Karena takut putrinya telat berangkat ke sekolah,Syahdan memutuskan menyusul Lara ke kamar Seren
Lara mendengar suara pintu kamar dibuka,Lara bangun dari toilet dan mendekat ke arah pintu kamar mandi
"Bi..?bi Eli?"Lara merasa heran tak ada jawaban,dia membuka sedikit pintu kamar mandi dan melongok ke arah tempat tidur.
Lara terkejut karena yang datang bukan bi Eli tapi Syahdan
"Kamu mau sampai kapan dikamar mandi?Seren bisa telat ke sekolah!!"ucap Syahdan
"Maaf mas aku lupa kalau bajuku ada dikamar mas,dan disini hanya ada handuk Seren"jawab Lara
__ADS_1
Syahdan pergi dari kamar tanpa mengucapkan apa apa.Dia pergi ke kamarnya dan mengambilkan dress milik mendiang istrinya untuk diberikan pada Lara.
Syahdan memandangi dress itu lama dan terkenang saat Ranti istrinya masih hidup.Mereka masih pengantin baru kala itu
flashback***
Mereka berjalan jalan di mall dengan senyum yang tak lepas dari bibir mereka.
Ranti berhenti saat melihat dress putih itu,dress putih itu memiliki bordiran kupu kupu di bagian bawah dada melingkar sampai kebagian belakang dress.Dress itu tidak berlengan dengan leher tertutup kerah kerut.
"Sayang tau gak kupu kupu itu cuma bisa hidup sampai bertelur sekali saja.Setelah itu mereka akan mati"ucap Ranti
"Itu kan kupu kupu sayang,kalo kamu bakal ngelahirin banyak anak buatku dan hidup bersamaku sampai kakek nenek"jawab Syahdan sambil mencubit hidung Ranti.
flashback off***
"Sayang tak apa kan jika dress kesayangan kamu aku kasih sama dia.Dia sangat menyayangi putri kita sayang" gumam Syahdan menyudahi lamunannya
Syahdan kembali ke kamar Seren,memberikan dress itu pada Lara
tok tok tok"La ni bajunya"Syahdan menyodorkan ke arah pintu
Lara mengambil baju itu buru buru,karena dia sudah kedinginan di kamar mandi.Syahdan menunggu Lara sambil duduk di ranjang Seren.Saat Lara keluar Syahdan benar benar terpana
Syahdan berjalan mendekati Lara.Tatapan matanya tak lepas dari Lara.
"Kamu cantik La!!"puji Syahdan
"Makasih mas,,kita turun sekarang.Seren pasti sudah menunggu kita"Lara berjalan melewati Syahdan
Syahdan memegang tengkuk Lara dengan satu tangan dan tangan yang lain masih mencekal sebelah tangan Lara.Syahdan melumat bibir Lara lembut dan mesra.Lara tidak melawan tapi malah menutup matanya
"heemmm sshh"Lara mendesah saat Syahdan menghisap bibir bawahnya dengan rakus.Syahdan melumat bibir bawah dan atas milik Lara bergantian
""aaakkhhh"Lara memekik kecil saat Syahdan menggigit bibir bawah Lara
Syahdan melepaskan cekalan tangannya pada lengan Lara,dan memindahkan tangannya ke pinggang Lara.Menarik Lara agar lebih merapat padanya.Lara melingkarkan tangannya ke leher Syahdan
Setelah cukup lama mereka berciuman,Lara mendorong Syahdan.
Lara mendorong Syahdan bukan karena marah,tapi karena Syahdan tidak memberikan waktu untuk Lara mengambil nafas.Lara merasa hampir kehabisan nafas
Sedang dimata Syahdan,dia merasa Lara marah padanya
"Maaf La,,saya sudah kurang ajar sama kamu"
Syahdan meminta maaf dan berbalik pergi dari kamar Seren
Lara mengipasi wajahnya dengan tangan.Lara merasa wajahnya memanas selepas berciuman dengan Syahdan.Dia tersenyum malu.
Lara akhirnya turun.Menyuapi Seren,setelah itu mengajaknya berangkat ke sekolah Taman kanak kanak.
"Ayo sayang kita berangkat,mas aku dan Seren berangkat dulu"Lara menggandeng tangan Seren dan berpamitan dengan Syahdan
"hmm"hanya deheman pelan yang diucapkan Syahdan
__ADS_1
Setelah Lara dan Seren pergi.Syahdan mengacak rambutnya frustasi
"Bego banget sih.kenapa tadi aku mencium Lara.Bagaimana kalau Lara marah"gumam Syahdan yang bersiap pergi dari ruang makan dan berangkat ke kantor
------------------'--''
Dikit dulu ya kiss u kiss u nya
gimana menurut kalian episode ini
silahkan koment ya readers
aq usahain jawab komenan kalian
makasih
__ADS_1