Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Love story (Seren&Irgi)


__ADS_3

Irgi langsung pergi ke kantor setelah mengantar Seren.Seren,Irgi,Ronald Marinka dan juga Ichal menunggui Chika semalaman di rumah sakit.Pagi ini karena keduanya sibuk,Seren dan Irgi tetap pergi ke kantor.Irgi langsung menuju ruangan Ronald.


tol tok tok


"Masuk!" Ronald sedang sibuk menyiapkan bahan presentasi.


"Pah!,Ichal masih di rumah sakit?"tanya Irgi.


"Iya.Biarlah dia dan mamamu menjaga Chika.Supaya mereka bisa bergiliran menjaga Chika.Papa khawatir orang yang sudah mencelakai Chika datang ke rumah sakit!"


"Benar juga!" ucap Irgi.Mereka berdua tidak memperhatikan wajah Nezha, sekertaris baru Irgi itu tersenyum tipis mendengar Chika dirumah sakit.


"Tok tok..pak Irgi klien kita sudah menunggu bapak!" ucap Nezha melapor pada Irgi.Ronald menyerahkan berkas berkas yang sudah ditanda tanganinya kepada Irgi.


"Pah,Irgi permisi dulu!"


"Urusan kantor hari ini papa serahkan sama kamu.Papa harus mencari tahu orang yang sudah membuat Chika terluka!" ucap Ronald.


"Apa papa sudah punya rencana kemana mencarinya?" tanya Irgi


"Boutiqe CT!,karena selain masalah di panggung ternyata gaun yang Chika kenakan juga bermasalah.Menurut dokter ada semacam bubuk pembuat gatal dibagian dalam gaun pengantin itu!"


"Apaa?,kurang ajar!!.Siapa sebenarnya yang sedang bermain main dengan keluarga kita!" Irgi menggertakan gigi penuh amarah.


"Sudah,tenangkan dirimu dan pergilah ke ruang rapat.Papa akan mengurus soal Chika!.Papa pergi dulu!" Ronald keluar dari ruangannya.Irgi dan Nezha juga keluar dari ruangan Ronald.Didepan pintu ruang rapat,Nezha meminta ijin ke toilet


"Pak Irgi,maaf saya ijin ke toilet sebentar!"


"Pergilah!"


Didalam bilik toilet,Nezha menelpon seseorang.


(Halo!,Ronald papa Chika akan datang ke boutiqe.Berhati hatilah!)


Setelah menelpon orang itu,Nezha pergi ke ruangan Ronald dan menelpon Seren.


Dikantornya,Seren sedang mengawasi barang barang yang akan dikirim ke pulau Bali.Seren berdiri di pintu gudang dan berbicara dengan Bandi asisten kepercayaan Syahdan.

__ADS_1


"Om sudah cek semua barang bersama bagian QC.Hasilnya aman,tidak ada barang yang mencurigakan.Seren percaya saja pada om!" ucap Bandi


"Tentu saja Seren sangat percaya pada om!" jawab Seren sambil menanda tangani surat jalan dan memberikannya pada supir kontainer.


"Seren!,papamu kan sudah pensiun!.Om juga sebenarnya ingin mengundurkan diri.Om sudah tidak muda lagi,jadi om harap kamu mencari asisten baru saja!" ucap Bandi


"Kalau begitu Fadil saja yang menggantikan om!,bukankah dia tidak ingin melanjutkan kuliahnya.Lebih baik kalau om suruh dia gantikan om!" ucap Seren.Saat Bandi ingin bicara,ponsel Seren berdering.


"Halo!" sapa Seren


(Halo,selamat pagi!.Saya asisten pak Ronald.Tadi pak Irgi minta tolong saya untuk menelpon mba!) ucap Nezha diujung telpon.


"Ada pesan apa?"


(Mba disuruh datang ke kantor sekarang!)


"Oh,baiklah.Terima kasih!"


Panggilan telponpun terputus.Seren memijat dahinya.Bandi khawatir dengan kondisi Seren.


"Ada apa?,apa kamu sakit?" tanya Bandi


"Mungkin dia ingin membicarakan persiapan pernikahan kalian!.Sudah pergi sana!,biar om yang urus pekerjaanmu!"


Seren pergi dari gudang menuju ke parkiran.Dia tidak tahu bahaya sedang mengintainya.Sebuah mini bus hitam sedang mengawasi mobil Seren,saat mobil Seren melaju,mobil mini bus itupun mengikutinya.


Dijalanan sepi,mini bus itu menghadang mobil Seren.Empat orang pria keluar dari mini bus itu dan menarik Seren keluar dari mobilnya lalu menculik Seren.Tangan dan kaki Seren diikat didalam minibus itu.


"Siapa kalian..apa yang kalian mauu..Lepaskann aku..tolooongg!" Seren berteriak didalam mobil yang melaju dengan cepat.Mereka menutup mulut Seren dengan selotip hitam,mereka juga menutupi mata Seren dengan kain hitam.


Irgi sedang mendengarkan bawahannya mempresentasikan design untuk apartement Golden.


^Kami berencana membangun pusat kebugaran dan fasilitas kesehatan seperti klinik di lantai atap apartement.Tujuannya agar jika ada penghuni apartement yang sakit ringan tidak perlu jauh jauh harus ke rumah sakit!^ presentasi selesai.Semua bertepuk tangan.Termasuk pak Edward sang klien yang mempercayakan proyek apartementnya pada perusahaan kontraktor Irgi.Pak Edward setuju dengan design yang ditawarkan perusahaan Irgi.Mereka menanda tangani kontrak dan rapatpun dibubarkan.


Entah kenapa selama rapat Irgi terus memikirkan Seren.Begitu selesai rapat dia langsung menghubungi Seren.Tapi jawabannya sama


(nomor yang anda tuju tidak menjawab)

__ADS_1


Berulang kali Irgi mendial nomor Seren tapi jawabannya selalu sama.Irgi memutuskan menelpon Lara,karena Irgi berpikir mungkin Seren ketiduran di rumah.


tutt tutt tuutt


(Halo nak Irgi!)


"Halo,tante.Seren ada di rumah tidak,tante?"


(Seren langsung berangkat lagi tadi pagi!,ada apa nak Irgi?)


"Tidak ada apa apa tante!,kalau begitu Irgi tutup.Terima kasih tante,atas infonya!"


Irgi kembali ke ruangannya dan mondar mandir dengan cemas.Jam makan siang Nezha meminta ijin pulang lebih awal


tok tok tok


"Ada apa Nez?"tanya Irgi setelah Nezha masuk


"Pak Irgi,saya sedikit kurang enak badan.Bolehkah hari ini saya pulang lebih awal?"


"Hem..pulanglah dan beristirahat.Jangan lupa minum obat!"


"Iya..terima kasih pak Irgi!,saya permisi!" Nezha pergi dari kantor Irgi dan menyetop taxi.Didalam taxi,Nezha menelpon seseorang.


"Halo..pak Ronald.Rumah bapak kebakaran!"


tut tut tut..Setelah menelpon,Nezha membuang kartu sim yang tadi dipakai menelpon.Nezha pergi ke rumah sakit.Marinka dan Ronald pulang ke rumah dan hanya ada Ichal yang menjaga Chika.Nezha masuk kedalam ruang rawat Chika.


"Selamat siang pak Ichal!,saya ditugaskan pak Irgi untuk menggantikan bapak menjaga bu Chika.Pak Ichal diharap segera ke kantor!" ucap Nezha.Setelah Ichal pergi,Nezha menyuntik Chika yang tertidur dengan cairan obat tidur dan membawanya pergi dengan menggunakan kursi roda.Chika dibawa menyelinap keparkiran dilantai basement rumah sakit dengan hati hati oleh Nezha.Sampai di depan mobilnya,Nezha memasukan Chika kedalam mobil dan mobil itupun melesat dengan cepat meninggalkan rumah sakit.


*****************************


Yup readers..


smpe sini dulu ya


stay terus ya nunggu diriku dan kisah mereka

__ADS_1


see you,readers ter♡


__ADS_2