Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Ken&Joan


__ADS_3

Joan berlari di loby hotel dan bertabrakan dengan seorang pemuda tampan saat akan sama sama masuk kedalam lift.


"Maaf..saya gak sengaja!" ucap Joan.Pria itu tersenyum dengan manis dan menjawab


"Tidak apa apa,Jo!"jawab pria itu.Joan jadi aneh karena merasa tak mengenal pria itu.Joan memberanikan diri bertanya


"Lo..kenal gw?" tanya Joan.Pria itu kembali tersenyum.


"Gw..nanya!,jawab jangan ketawa..dasar aneh!" gerutu Joan.Mereka berhenti dilantai yang sama dan berjalan ke arah yang sama.Joan berhenti didepan kamarnya dan Andin.Sedang pria itu mengetuk kamar sebelahnya.Joan yang masih berdiri didepan pintu itu menghampiri.


"Kok..lo ngetuk pintu kamar ini?"


"Aku mau ngelamar kamu!" ucap pria itu.Pria berperawakan tinggi 180cm dengan dada bidang,rambut kecoklatan dan lesung pipi diwajah tirusnya itu benar benar tampan.Bila saja Joan belum mempunyai orang yang disukainya maka pasti Joan jatuh hati.


"Jangan ngawur kamu!"bentak Joan.


ceklek..Rina membuka pintu.


"Rui,Joan kalian sudah saling kenal?" tanya Rina.Dia lalu memanggil Zidane.


"Mas..!!Rui sudah datang nih!" panggil Rina.


Zidane menghampiri mereka lalu memeluk Rui.


"Rui..apa kabarmu?" tanya Zidane.


"Baik..om!,om dan tante apa kabar?" tanya Rui.


"Masuklah dulu!,kamu juga Jo,masuklah!" ucap Zidane


"Pah..dia siapa sih?"tanya Joan.


"Dia Rui Tanaka,pria yang papa jodohkan dengan kamu!.Om Handoyo menikah dengan tante Harumi Tanaka saat menjadi TKI di Jepang dan tinggal disana.Nah Rui ini anaknya om Handoyo!"jawab Zidane.


"Oh.Jadi dia yang papa jodohin sama Joan!"ucap Joan dengan lesu.


Ken kembali ke hotel dan berpapasan dengan Joan yang keluar bersamaan dari kamar Zidane.Pandangan mereka bertemu dan mereka berhenti untuk saling bertatapan.Terlihat gurat penasaran diwajah Ken saat melihat pria disamping Joan.Ken melihat raut kesedihan diwajah Joan.


"Ken!,dia Rui calon tunangan gw!" ucap Joan.Ken mengepalkan tangannya mencoba menahan perasaan terlukanya.


"Oh!,selamat sudah bertemu calon tunanganmu.Dia pria yang tampan cocok denganmu!"ucap Ken lalu berjalan melewati Joan dan masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Joan mengajak Rui berjalan jalan ditepi pantai lalu duduk dipasir menghadap lautan luas.


"Dia pacarmu!"ucap Rui


"Belum!"jawab Joan


"Kenapa?"tanya Rui


"Karena kau!"jawab Joan.


Tanya jawab singkat antara Rui dan Joan membuat Rui tertawa.Suara Rui sungguh merdu meski hanya tertawa.Joan sedikit tertarik dengan Rui tapi bukan tertarik dalam artian suka.Akan tetapi tertarik dengan kehidupan Rui.


"Hei..Rui!,apa pekerjaanmu disana?"


"Aku seorang model dan penyanyi.Yah..masih amatiran sih kalau nyanyi.Tapi kalau model sudah lumayanlah!" jawab Rui.


"Apa sudah ada di media?,kalau aku ingin melihat beritamu apa sudah ada di sosmed?" tanya Joan.


"Rui Tanaka official,harusnya disana ada!" jawab Rui.


Dikamarnya Ken gelisah dan keluar mengejar Joan dan Rui.Ken menemukan mereka sedang duduk ditepi pantai.


Joan membuka ponselnya dan mengetik nama Rui Tanaka di aplikasi pencarian berita dan muncul.


"Jo!,boleh aku jujur?" tanya Rui


"Silahkan!"jawab Jo


"Sebenarnya aku sudah jatuh cinta padamu sejak om Zidane mengirimkan fotomu dua bulan lalu!.Tapi sayang kau jatuh cinta pada orang lain.Hei Jo!..apa kau tidak tertarik padaku,aku sangat tampan,humoris dan menawan seperti ini masa kau tidak tertarik sedikitpun!"ucap Rui dengan tersenyum manis


"Ya,ya,ya..kau sangat tampan dan sempurna.Bahkan terlalu sempurna untukku,maaf tapi bisakah kau cari wanita yang lebih cantik dan sempurna dibanding aku?"tanya Joan.


"Kau benar!,aku begitu tampan dan sempurna sudah pasti aku bisa mencari wanita yang lebih cantik dan sexy daripada kamu kaya gini..Iyuuhh!" goda Rui.


"Sialan..apa maksudnya itu!" jawab Joan mendelik menatap tajam Rui.Rui bangun dan menjawab.


"Ya maksudnya kamu jelek! ,hahaha"Rui berlari dan Joan mengejarnya.


"Hei awas,lo!.gw bejek bejek jadi perkedel lo!,sini!" Joan berkejaran dengan Rui sampai Rui menyerah dan mereka duduk kembali.


"Tenang saja!,aku akan bicara pada om Zidane.Meskipun aku mencintaimu tapi melihat orang yang dicintai bahagia merupakan kebahagiaan juga untukku!.Kejar dan perjuangkanlah cintamu huh!"Rui mengacak rambut Joan.

__ADS_1


"Hemm..kau begitu dewasa menghadapi permasalahan.Kau begitu baik dan pengertian,jika saja aku belum mencintai seseorang maka pasti kau adalah tunangan yang paling sempurna.Maafkan aku!" ucap Joan.Rui lagi lagi hanya tersenyum.


"Sudah malam,balik ke hotel yuk,masuk angin bisa bahaya.Oh ya sebagai kompensasi pembatalan pertunangan,aku mau kamu antar aku jalan jalan dua hari kedepan.Nanti saat aku akan balik ke Jepang baru aku bicara dengan om Zidane untuk membatalkan pertunangan,Ok?" ucap Rui


"Ok..siap bosku!" jawab Joan.Merekapun kembali ke hotel.Kamar Rui berada satu lantai diatas kamar Joan.


Tok tok tok..Ken mengetuk pintu kamar Syahdan dan Lara.


ceklek..Lara membukakan pintu.


"Ken!,ada apa sayang?.Masuklah!"ucap Lara.Ken masuk dan melihat ayahnya sedang menonton tv.


"Ada apa Ken?"tanya Syahdan.


"Pah..boleh pinjam mama sebentar?"tanya Ken.


"Kamu ini lucu sekali,,hahaha..dia itu mamamu masa harus dipinjam.Bawa saja sana,tapi jangan dikenalin sama duren ya haha!" jawab Syahdan.


"Mas!!"rungut Lara kesal.


"Ken mau curhat sama mama?"tanya Lara.Ken mengangguk.


"Ok.Ken mau bicara dimana?"tanya Lara.


"Dibalkon kamar mama saja!" jawab Ken.Lara dan Ken berjalan ke balkon dan berdiri menatap laut yang hitam karena tak ada bulan atau bintang yang mewarnai langit dan memantulkan cahayanya di air laut.


"Mah!,,Ken suka sama Joan!" ucap Ken.


"Em..itu harusnya tidak boleh!"ucap Lara.


"Kenapa mah?,menurut Andin,Ken boleh kok kalau bersama Joan!" Ken berharap mendapat dukungan mamanya.


"Memang,harusnya bisa!.Hanya saja,mama tidak mau merusak persaudaraan om Zid dan om Han.Keduanya saudara mama juga!.Bukan hanya mereka akan kecewa tapi bisa jadi om Zid akan membenci mama!.Kamu cari wanita lain saja sayang,jangan Joan!" ucap Lara.Ken menunduk sedih karena ternyata mamanya tidak mendukungnya.Ken pamit kepada mama dan papanya dan kembali ke kamarnya.


"Ken,darimana aja lo?"tanya Jhon.


"Lo udah ketemu sama tunangan Joan?"tanya Ken.


"Sudah!,kenapa?"


"Kau menyukainya?" tanya Ken.

__ADS_1


"Yah meski cuma sebentar bertemu tadi saat dia dipantai dengan Joan tapi gw yakin dia pria yang baik!"jawab Jhon.


"Kau benar!,bahkan Joan juga langsung menyukainya!"ucap Ken lalu merebahkan tubuhnya dirànjangnya.Kamar Andin dan Joan serta Ken dan Jhon adalah kamar double bed.Ken memilih memejamkan matanya.


__ADS_2