
Ichal dan Chika sampai lebih dulu di parkiran mall MT.Seren dan Irgi menyusul datang ke parkiran lima menit kemudian.Mereka berkumpul dan makan siang di resto fried Chicken.Mereka makan sambil mengobrol dan bercanda.Sampai tiba tiba Seren mulai berbicara serius setelah mereka semua selesai makan.
"Ehm..sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku beritahukan pada kalian sejak lama!" ucap Seren
"Apa itu,sayang?" tanya Irgi
Mereka mulai menatap Seren dengan serius.Seren mengumpulkan keberaniannya untuk berbicara.
"Maaf jika apa yang akan aku sampaikan mungkin membuat kalian marah atau kecewa!.Sebenarnya aku bukan anak pengasuh di rumah itu,tapi itu memang rumah orang tuaku.Aku anak pemilik rumah!"
Mereka saling melempar pandangan lalu menatap Seren dan menjawab serempak.
"SUDAHH TAHUU!!" jawab mereka.
Seren melongo mendengar jawaban mereka bertiga.Seren belum pernah mengatakan identitasnya pada mereka.Dia bertanya tanya,darimana mereka tahu identitas asli Seren.
"Kalian tahu darimana?,sejak kapan?" tanya Seren
"Aku tahu saat kamu memperkenalkan aku sama mama kamu,sayang!" jawab Irgi
"Kalau aku,aku tahu semenjak jadi tetangga kamu.Aku pernah bertanya pada Ken tentang kamu dan dia bilang,kamu adalah kakaknya!" jawab Ichal.
Seren lalu menatap Chika,begitu juga Irgi dan Ichal.Chika menyesap milk icenya dengan santai lalu meletakannya di meja.
"Aku tahu sejak lama!,saat kamu pertama masuk SMA.Tapi saat kamu berkenalan denganku kamu bilang kalau kamu anak pengasuh.Saat itu aku berpikir kamu pasti anak yang baik!.Karena biasanya anak orang kaya pasti ingin menyombongkan statusnya,tapi kamu justru menyembunyikannya.Dan saat kemarin aku ke rumahmu,aku yakin bahwa perkiraanku benar.Kau adalah anak pemilik rumah!" jawab Chika panjang lebar.Seren berkaca kaca,ternyata mereka sudah tahu tapi tak pernah mencoba bertanya padanya untuk memastikan siapa dirinya.
"Kalian tidak marah,aku sudah bohong pada kalian?"
"Aku berteman denganmu karena kamu baik!,masalah kamu berbohong dengan identitas kamu itu bukan masalah buatku.Karena aku yakin kamu punya alasan dibalik itu!"ucap Chika
"Terima kasih!,aku pikir kalian akan marah karena aku sudah berbohong!"ucap Seren.
Selesai makan merekapun melanjutkan acara double mereka dengan menonton film bioskop21.Film yang sedang diputar adalah film romantis.Seren,Irgi,Chika dan Ichal duduk berdampingan.Irgi menggenggam tangan Seren dengan lembut,membuat jantung Seren berdegup kencang.Berbeda dengan Chika yang tanpa malu malu menggelayut manja dilengan Ichal.
Ddrrttt ddrrrtttt..ponsel Seren bergetar disaku bajunya.Seren menerima panggilan dengan berbisik bisik.
"Halo,mah!"
(Sayang,kok bisik bisik ngomongnya?)
__ADS_1
"Seren sedang nonton film sama Chika mah!"
(Oh.Kapan pulangnya sayang?)
"Setengah jam lagi Seren pulang kok mah!"
(Ok.Mama tunggu kamu sayang!.Kita akan pergi liburan ke Surabaya.Barang barangmu sudah mama rapikan dalam koper,kita sudah menunggumu!.Masih banyak yang belum mama siapkan.Mama tutup ya sayang!)
Seren menyimpan kembali ponselnya dan memanggil Chika dengan berbisik bisik.
"Chika,aku harus pulang sekarang!"ucap Seren
"Oh ya sudah kita keluar sekarang!"jawab Chika
Mereka berempat keluar dari gedung bioskop sebelum filmnya tamat.Sampai di luar Irgi bertanya dengan khawatir
"Tadi telpon dari mamamu?,ada masalah apa?"tanya Irgi
"Tidak ada masalah.Itu jadwal liburan keluarga kami.Saat bertemu denganmu di puncak,itu adalah acara bulanan rutin keluarga kami.Apa kalian bisa ikut?"
"Memangnya boleh?.Itu kan acara keluarga!"ucap Ichal
"Kalau boleh,apa kalian akan ikut?"
"Aku kirim pesan dulu ke mama!" Seren mengirim pesan pada Lara dan segera mendapat balasan jika Lara mengijinkannya.
"Sudah dibalas,mama bilang boleh!".Ichal dan Irgi tersenyum
"Sekarang begini saja!,Ichal mengantar Chika mengambil barang dan meminta ijin pada tante!.Nah kamu antarkan aku pulang dulu mengambil barang barangku,ok sayang!" Irgi mengatur mereka berpisah dàn berkumpul lagi nanti di rumah Seren.
Di rumah Lara,keluarga Zidane sudah berkumpul.Ken melihat Joan sendirian,dan Ken mencoba berbicara dengan Joan.
"Joan!,sedang apa?" tanya Ken
"Main hp!" jawab Joan singkat
"Joan marah ya?"
"Tidak!"
__ADS_1
Joan tidak menoleh ke arah Ken dan tetap fokus menatap layar ponselnya.Ken merampas ponsel Joan
"Ehh...Ken,balikin ponselku!"
"Tidak mau!"
"Balikin atau aku bakal benci sama kamu selamanya!"
Ken berhenti tersenyum dan mengembalikan ponsel Joan.Joan mengambilnya dengan kesal lalu masuk ke dalam rumah
"Dia itu kenapa sih?.Padahal aku sering kan becandain dia kaya gitu,kenapa sekarang marah?"
Seren datang bersama Irgi.Lima menit kemudian Chika datang bersama Ichal.
"Kalian tunggu disini!,aku panggil mama dulu sekalian aku ganti baju!"
Seren masuk kedalam rumah,Irgi,Chika dan Ichal menunggu diluar.Ichal baru ingat jika dia tak bisa meninggalkan Andin
"Aduh aku lupa!,aku gak bisa ikut Chika!" ucap Ichal
"Loh kenapa?"
"Andin!,aku gak bisa kalau tinggalin dia sendiri di rumah!" jawab Ichal.
"Ya diajak dong nak Ichal!" Lara sekeluarga dan Zidane sekeluarga keluar dari rumah.
"Selamat sore tante!"ucap Ichal,Chika dan Irgi bersamaan.Mereka juga menyapa Syahdan yang menghampiri mereka
"Selamat sore,om!"
"Sore!,,tante Lara benar,ajak saja Andin sekalian!" ucap Syahdan.Ichal pun mengucapkan terima kasih dan masuk mencari Andin.Andin sedang tidur siang dengan pulas sampai Ichal membangunkannya
"Dek,,bangun!"
"Uwaahh..ada apa kak?" Andin bangu dengan malas
"Cepat mandi dan bersiap.Kita liburan ke Surabaya bareng Ken!"
"Sama Joan juga?"
__ADS_1
"Iya.Sama si kembar juga!"
"Malas ah kalau gitu!" Andin merebahkan kembali tubuhnya di pembaringan.Ichal jadi bingung,apa dia harus memaksa atau membatalkan keberangkatannya bersama Chika.