
Jam 11 Seren,Chika dan Irgi pergi kesekolah untuk melancarkan aksi mereka.Sebelum sampai didepan gerbang Seren dan Chika turun dan bersembunyi
Tepat jam 12 bel berbunyi menandakan waktu pulang sekolah tiba.Irgi menunggu Tita dan teman temannya di depan gerbang sekolah.Saat melihat Tita dan teman temannya Irgi melambaikan tangan
"Eh Tit,gw gak salah lihat kan?,itu Indra kan? dia melambaikan tangannya sama lo!!"ucap Naya antusias
"Benar kan gw bilang juga apa!,kalo si Chiken itu gak ada,pasti Indra nyariin gw!"ucap Tita dengan percaya diri.Mereka masih berdiri di parkiran.Dan Irgi masih setia menunggu didekat gerbang
"Ya udah sono samperin.kesempatan gak datang dua kali tahu!"ucap Rini.Tita pun berlari menghampiri Irgi
"Indra..nungguin gw ya?"tanya Tita
"Iya.Kita makan siang bareng yuk!"ucap Irgi
"Kita..berr dua?"tanya Tita ragu
"Sama teman teman kamu juga lah.Gak enak kalo mereka ditinggal!"ucap Irgi tersenyum manis
(Ya ampun senyumnya Indra benar benar manis banget..bikin hati gw meleleh)Tita bergumam dan senyum senyum sendiri
"Hei..kok bengong sih.Aku dah lapar nih!"ucap Irgi mendesak Tita
"Ya udah tapi gw bawa mobil sendiri sama teman teman gw!"Tita berbalik,Irgi mencegah Tita
"Kita bareng aja.Kunci mobil kamu ditinggal aja disatpam nanti supirku yang antarkan ke rumah kamu!"ucap Irgi
"Oh.ya udah kalo gitu.tunggu sebentar!"ucap Tita.Dia sama sekali tidak merasa curiga kenapa Irgi tiba tiba mengajaknya makan bersama.Tita pergi mengambil tasnya dan memanggil Rini dan Nayaka.Tita juga menitipkan kunci mobilnya ke satpam
"Yuk kita jalan!"ucap Tita.Rini dan Naya duduk dikursi belakang sedangkan Tita duduk didepan disamping Irgi
"Kita mau makan dimana Ndra?"tanya Tita dengan manja.Irgi merasa risih tapi dia tahan
"Gak jauh kok.Tuh caffenya dah kelihatan!"Irgi menunjuk caffe Ern didepannya
"Oh iya aku telpon supirku dulu ya Tit!"ucap Irgi
"Iya!"jawab Tita singkat.Irgi menelpon Seren didepan Tita.Tapi Irgi berpura pura menelpon supirnya
"Halo pak.tolong bawa mobil teman saya ya pak kerumah.saya dah kirim alamatnya!"ucap Irgi.Setelah menelpon Seren,Irgi membawa Tita dan teman temannya makan dicaffe
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
*dirumah Seren
Ken dan duo kembar sudah pulang dari sekolah dijemput pak Samin.Mereka berganti pakaian dan makan siang bertiga.Setelah makan siang Jhon langsung bermain game online.Ken dan Joan bermain ayunan dihalaman depan.Tiba tiba pandangan Ken tertuju pada mobil yang berhenti disamping rumahnya
__ADS_1
"Ken!,bukannya rumah itu kosong ya?"tanya Joan.Ken tak mendengar pertanyaan Joan karena matanya sedang tertuju pada gadis cilik seusianya yang baru saja turun dari mobil.Tembok pemisah rumah Syahdan dan rumah disebelahnya memang hanya setinggi dada Ken.Karena disana komplek perumahan yang terkenal aman jadi pagar rumah warga juga kebanyakan pendek tidak terlalu tinggi
"KEENNN!"Joan berteriak ditelinga Ken
"Aakkhhh....!"Ken berteriak karena kaget sampai terjatuh dari ayunan.Gadis cilik yang sedang dilihat Ken itupun menoleh dan tersenyum geli melihat Ken jatuh tersungkur
"Kamu ngapain sih Jo?,teriak didekat kuping.kalo kupingku jadi tuli gimana?"ucap Ken
"Biarin aja!! Ken kan emang dah tuli.Buktinya dari tadi ditanta diem aja!"ucap Joan kesal.Joan pergi meninggalkan Ken ditaman,Joan masuk ke kamarnya.Ken sebenarnya masih ingin melihat gadis cilik itu tapi karena insiden jatuh tadi membuat Ken malu untuk menatap wajah gadis itu.Ken pun menyusul Joan kedalam rumah
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**Dihutan
"Chik!,kemarin kamu ditinggalkan disini?"tanya Seren yang terlihat takut
"Iya..makanya aku pengen mereka juga ngerasain apa yang aku rasain kemarin malam.Masih mending mereka gak bakal ngerasain perasaan takut saat mau diperkosa,udah cepetan siap siap.Ikat aku kaya mereka ikat aku kemarin!"ucap Chika.Seren selesai mengikat Chika.Chika juga sudah berganti baju mengenakan seragamnya yang kotor dan lusuh.Setengah jam kemudian Irgi,Tita dan teman temannya datang ke lokasi.Seren dan Chika sudah menyembunyikan mobil Tita yang tadi dibawa dari parkiran sekolah,setelah itu mereka juga bersembunyi
"Ndra kamu ngapain bawa kita kita kehutan kaya gini.mana udah mau sore sebentar lagi juga gelap!"ucap Tita yang sudah mulai ketakutan didalam mobil
"Turun kalian semua!!"bentak Irgi
"Tapi Ndra!!"ucap Tita
"Gak ada tapi tapian.Kalian semua turun!"Irgi kembali membentak.Dengan ketakutan mereka semua turun dari mobil Irgi.Mereka berdiri saling berpegangan
"Apa yang kalian lakukan pada Chika hah..?"Irgi mengintrogasi mereka dengan berteriak teriak
"Apa maksud kamu Ndra?,aku gak tahu!"ucap Tita mengelak
"Kalian udah bunuh adikku.Aku mencari Chika semalam dan saat aku cek CCTV digang rumah Chika ternyata kalian menculik dan membuang Chika disini.Dia ditemukan disini dan meninggal saat menuju ke rumah sakit.Kalian ini ada masalah apa dengan adikku hah.ayo jawab!!"bentak Irgi
"Ndra..gw ini tetanggaan dengan sama kamu dari kecil.Gw tahu kamu anak tunggal lalu bagaimana bisa Chika itu adik kamu?"tanya Tita heran
"Dia adik tiriku!,adik yang baru kujumpai seminggu yang lalu tapi kau sudah memisahkan kami kembali.Apa salah Chika padamu Tit?"tanya Irgi berpura pura sedih.
"Sekarang kalian rasakan pembalasanku.heh!!"Irgi pergi dengan mobilnya.Haripun sudah berganti sore dan dihutan itu mulai gelap
"Titt..hiks hiks gw takut Tit.Gimana caranya kita pulang hiks hiks"Rini mulai menangis.Chika mulai bergerak menakuti mereka dengan suara semak semak yang dia gerak gerakan
"Akkhhh..Tit.gw takut.apa itu Tit!"ucap Rini dan Naya bergantian
"Kalian pikir aku gak takut apa!"ucap Tita.Merekapun berjongkok berpelukan.Chika berjalan mendekati mereka
"Tit..toloong akuu Tit!"ucao Chika dengan suara pelan.Tita,Rini dan Naya menoleh ke arah suara itu lalu berteriak bersamaan
__ADS_1
"AAHHHH...!!"teriakan mereka terdengar sampai ditempat persembunyian Irgi.Dia tersenyum geli mendengar teriakan Tita dan teman temannya
"Pergi Chik..gw mohon pergi!!,gw salah gw dah jahatin lo kemarin.Tapi gw gak bunuh lo.lo mati bukan karena kita kita!"ucap Tita dengan gemetaran
"Lalu apa yang kalian padaku kemarin?"Suara Chika dibuat selemah mungkin.Seren dibalik pohon sudah bersiap merekam dengan ponselnya
"Gw tahu emang gw yang nyulik dan buang lo dihutan ini!,hiks hiks gw minta maaf Chik.gw minta maaf!"ucap Tita.Rini dan Naya juga menangguk mengiyakan permintaan maaf Tita
"Kalian harus menemaniku hahahaha hiiiihiihiiii""Chika berjalan makin mendekati mereka dan mereka tambah ketakutan
"Aahhh Aakkhhh gak..gw gak mau GAAKKK"Tita,Rini dan Naya pingsan saking ketakutannya.Seren keluar dari persembunyiannya
"Gimana Ser..udah kan rekam pengakuan mereka?"tanya Chika.Seren menelpon Irgi agar menjemput mereka ditempat tadi.Irgi bersembunyi tak jauh dari mereka.Irgi sampai ditempat Chika lima menit kemudian
"Sekarang biar kakak bawa mereka satu satu kedalam mobil Tita dan tunggu mereka sadar.Irgi membopong Tita dan teman temannya kedalam mobil Tita.Mereka kembali bersembunyi.Tita sadar tak lama kemudian
"Dimana ini?"Tita melihat sekeliling dan sadar kalo mereka berada dihutan.Rini dan Naya dijok belakang masih pingsan.Tita yang ketakutan langsung tancap gas,pulang kerumahnya
"Ayo Chik!,kita juga pulang!"ucap Irgi pada Chika.Irgi menggandeng tangan Seren
"Ayo sayang kita pulang!"ucap Irgi menarik Seren.Mereka bertiga pulang jam 8 malam
Chika mengganti bajunya kembali ditoilet umum yang tak jauh dari persimpangan jalan tempat angkot sering mengetem menunggu penumpang.Setelah mengantar Chika,Irgi mengantarkan Seren
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**dirumah Seren
Lara yang sudah pulang dari sore sedang mondar mandir menunggu Seren pulang.Syahdan belum pulang karena sedang lembur.Lara melihat mobil yang berhenti didepan pagar.Lara menghampiri mobil itu
"Selamat s
malam sayang!.dadah"Irgi melambaikan tangan dan langsung pergi setelah Seren masuk ke pintu gerbang rumahnya.Setelah mobil Irgi berlalu.Lara tidak bertanya pada Seren tapi langsung menamparnya
Plaakk..Lara refleks menampar Seren
"Aakkhh,,mama!"Seren menatap tak percaya baru saja Lara menamparnya.Lara mengepalkan tangannya dan melangkah mundur.Lara tak percaya dengan yang baru saja dilakukannya
"Màa..mama itu ituuu mama!"Lara berkata dengan terbata melihat Seren yang menatapnya dan memegangi pipinya yang baru saja ditampar.Seren segera berlari masuk kedalam rumah dan langsung masuk ke kamarnya.Lara berdiri mematung melihat kepergian Seren
"Ya Tuhan. apa yang sudah kulakukan padanya.Aku sudah menyakitinya hiks hikss..!"Lara terjatuh duduk ditanah.Seluruh tubuhnya lemas menyadari apa yang dilakukannya pada Seren
Tidd tiidd..Syahdan pulang dan kaget melihat Lara yang terduduk dihalaman.Syahdan membuka gerbang dan memasukan mobilnya ke garasi lalu menghampiri Lara setelah mengunci gerbang
"La!,,sayang.kamu ngapain disini duduk melamun?"tanya Syahdan khawatir.Lara menoleh ke arah Syahdan dan langsung memeluk Syahdan yang berjongkok didepannya
__ADS_1
"Mas..hiks hiksss aku sudah melukainya mas!,aku sudah melukainya hiks hikss!"Lara menangis dalam pelukan Syahdan
"Melukai siapa sayang?"tanya Syahdan yang tidak mengerti ucapan Lara.Tapi Lara tidak menjawab dan hanya menangis tak mau berhenti.Syahdan akhirnya membopong Lara kekamar karena Lara tak mau bangun dan terus duduk ditanah