Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Jhon&Andin


__ADS_3

Sampai didepan gerbang rumah ternyata Andin tertidur.Jhon memarkir mobilnya dihalaman rumah Andin.Dia mematikan mesin mobilnya tapi tidak membangunkan Andin.Jhon duduk menyamping menatap Andin yang tertidur,Jhon perlahan mengulurkan tangannya seolah ingin menyentuh pipi Andin tapi Jhon menarik kembali tangannya sebelum menyentuh pipi Andin.Andin terbangun lalu menggeliat dan mengucek matanya.Jhon segera berbalik menghadap kedepan kembali.


"Sudah sampai,Din!" ucap Jhon


"Eh..maaf aku ketiduran.Kalau begitu aku turun!"ucap Andin.Saat Andin turun dan masuk ke rumahnya,Jhon merasakan kehampaan dalam hatinya.Dia merasa saat saat bersama Andin meskipun singkat tapi sangat membuatnya bahagia.Jhon memutar kemudinya dan pulang ke rumah.


"Eh..Jhon!,sudah pulang?"tanya Rina.


"Iya mah!"


"Cepat ganti baju!,kita makan siang bareng!" ucap Rina.Jhon masuk ke kamarnya dan mengganti baju.Mereka makan bertiga dalam diam.Setelah makan Jhon masuk kembali ke kamarnya sedangkan Joan membantu mamanya mencuci piring.Rina memperhatikan wajah murung Jhon dan bertanya pada Joan.


"Jo..apa ada masalah dengan Jhon disekolah?"tanya Rina


"Tak ada!,kenapa mah?"


"Kamu tidak lihat wajahnya murung begitu!"ucap Rina.Joan juga penasaran kenapa pulang mengantar Andin wajah Joan jadi murung.Selesai membantu Rina cuci piring Joan pergi ke kamar Jhon.


tok tok tok..ceklek..Joan membuka pintu dan masuk tanpa ijin dari Jhon.Jhon diam dan malas mengomel.Biasanya kalau Joan masuk tanpa ijin maka Jhon akan memarahinya tapi kali ini dia tak semangat untuk banyak bicara.Joan menghampiri Jhon yang tiduran menutupi matanya dengan lengannya.Joan duduk di tepi ranjang dan menepuk lengan Jhon.


"Hey..Jhon!,abis nganterin Andin kok malah murung?.Dia ngeselin ya,atau bikin lo marah?.Lihat saja gw akan menjambak rambut si Andin itu,akan gw tampar dia terus gw bikin dia..!"Joan sengaja berpura pura marah untuk memancing reaksi Jhon.


"Apa apaan si,lo!.Berani lo nyakitin Andin gw bakal bikin lo dikurung sama mama dan papa!" ancam Jhon.Joan terkekeh dengan reaksi saudara kembarnya itu.Jelas sudah di mata Joan kalau Jhon juga suka pada Andin.

__ADS_1


"Lo,suka sama Andin?" tanya Joan serius.Jhon bangun dan duduk bersila diranjangnya.


"Gw suka sama dia,dari pertama kita masuk SMA!" jawab Jhon.


Saat SMP mereka tidak satu sekolah.Andin satu SMP dengan Ken sedang Joan dan Jhon di SMP yang berbeda dengan Andin dan Ken.Tapi terkadang mereka bertemu sekilas saat Jhon dan keluarganya main ke rumah Lara.Terkadang mereka mengobrol bersama Ken dirumah Lara,terkadang juga mereka mengobrol di rumah Ichal.


"Hah..nasib cinta kalian kenapa menyedihkan begitu sih!.Padahal suka sama suka tapi sama sama disembunyikan.Kalian benar benar pintar menyembunyikannya,gw aja tidak bisa melihat perasaan kalian!" ucap Joan menatap Jhon yang sedang melamun.


"Hem..iya!"jawab Jhon bergumam.Kemudian Jhon sadar dari lamunannya dan mengingat ucapan Joan kembali.


"Apaa tadi lo bilang?,coba ngomong sekali lagi!" ucap Jhon menatap Joan dengan serius.


"Andin juga menyimpan perasaannya sama lo dengan begitu rapi sampai gw gak sadar kalau ternyata Andin suka sama lo!" jawaban Joan membuat wajah muram Jhon jadi berbinar.Joan menggeleng gelengkan kepalanya melihat Jhon senyum senyum sendiri.Joan memilih pergi dan membiarkan Jhon sendiri.


"Wuuuwwwhh..jadi dia juga suka sama gw!,dia suka sama gw..yeesss!" Jhon berteriak sampai terdengar ke ruang tamu,Rina hanya menggeleng dan menghela nafas berat saat mendengar teriakan Jhon dari kamarnya.


"Hhuuuhh..anak jaman sekarang lebih sulit dimengerti!.Barusan dia muram serasa dunia ini sudah runtuh tapi sekarang seolah mendapatkan undian dia kegirangan sampai teriak teriak!" gumam Rina yang sedang menonton tv.


Keesokan harinya disekolah Jhon sengaja segera menghampiri Ivy yang duduk didepan Andin.


"Hai baby,,!"ucap Jhon.


"Hai juga baby,!.tumben nyamperin aku?,biasanya harus aku yang nyamperin kamu ke bangku depan!" ucap Ivy sambil memegang tangan Jhon.Jhon sesekali melirik ke arah Andin yang terlihat murung dan mencoret coret sampul buku setelah memeriksa PRnya.Jhon jadi makin semangat membuat Andin cemburu.

__ADS_1


"Baby,,cayangku!,kita nonton yuk pulang sekolah!"ucap Jhon.


Brakk..Andin menggebrak meja


"Kalian itu berisik tahu tidak!,kalau mau pacaran jangan ganggu orang lain dong!" ucap Andin dengan emosi.


"Jadi lo keganggu?" goda Jhon.


"Iya,,aku terganggu sama kalian!,kenapa?" jawab Andin.


"Lo biasanya gak pernah bilang kalo gw ngeganggu!"ucap Jhon.


"Karena pacar kamu bukan dia,tapi karena pacar kamu sekarang dia,aku merasa terganggu.Kamu tahu tidak kalau dia cuma manfaatin kamu!" ucap Andin.


"Baby..jangan percaya sama ucapan dia.Dia bohong soal aku baby!" ucap Ivy menatap tajam ke arah Andin.


"Lo biasanya gak pernah ngurusin sama siapa gw pacaran.Kenapa lo sekarang ikut campur?"tanya Jhon sarkastis


"Karena gw..karena..gw ..itu" Andin tidak bisa menjawab.Andin tidak mungkin menjawab jika dia cemburu dan kasihan pada Jhon.Andin merasa kasihan karena Jhon dijadikan alat untuk menjatuhkan Andin oleh Ivy.Jhon berwajah marah menatap Andin tapi hatinya jadi semakin senang melihat Andin yang gugup menjawab pertanyaannya.Sedangkan Ivy tertawa meremehkan Andin.


Ivy merasa dia telah berhasil membuat Andin cemburu dan berharap Andin patah hati.Ivy sangat ingin melihat Andin down dan nilai pelajarannya merosot dibawah nilai miliknya.Guru datang tak lama kemudian dan Jhon kembali ke kursinya didepan.


"Kenapa?,lo cemburu kan lihat Jhon sama gw!.Gw akan buat Jhon jadi benci sama lo karena Jhon pikir kalo lo udah fitnah gw barusan!" bisik Ivy.Andin merasa sangat jengkel dengan kelakuan Ivy.Andin cuma bisa merengut kesal dengan Jhon.

__ADS_1


(Dia itu kapan sih bisa merasakan apa yang aku rasain.Apakah aku benar benar tidak bisa masuk dalam daftar wanita yang bisa kamu jadikan pacar,Jhon!) gumam hati Andin.Pelajaran dimulai dan Andin mengikuti pelajaràn seperti biasanya.Andin sudah terlatih untuk tetap fokus pada pelajaran meskipun sedang banyak masalah.Itulah kenapa Andin merasa lucu pada Ivy yang mati matian untuk menjatuhkan nilainya.


__ADS_2