Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Love story (Seren&Irgi)


__ADS_3

Irgi selesai mandi dan keluar hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawah tubuhnya.Menyisakan pemandangan dada bidang serta otot perutnya yang terlihat menonjol kekar.Seren berbalik seketika,wajahnya memerah karena ini pertama kalinya Seren melihat tubuh Irgi.


Irgi menghampiri dan memeluk Seren yang membelakanginya.


"Kenapa berpaling?,malu?" tanya Irgi di telinga Seren.Satu tangan Irgi melepaskan ikatan sanggul Seren membuat rambut Seren sekarang tergerai bebas.Irgi mencium rambut Seren.


"eehh..Gie.ee.Aku..mau mandi dulu!" ucap Seren.


"He ehm..aku kan lagi bantuin kamu buka baju biar tinggal mandi saja kan!" Irgi mengusap pundak Seren yang sedikit terbuka dan satu tangannya yang lain menurunkan resleting gaun pengantin Seren hingga kebawah.Jantung dan nafas Seren sama memburunya.Seren kemudian menjauh dari Irgi dan berbalik menghadapnya.


"Melihat punggungmu saja aku sudah sangat bergairah,sayangku!.Cepatlah mandi aku sudah tak sabar!" tambah Irgi.


Seren berlari masuk ke kamar mandi.Seren menurunkan gaun yang sudah terbuka resletingnya.


"Ya Tuhan.Aku sangat gugup! apa aku akan mengecewakan Irgi?" gumam Seren seraya membasuh tubuhnya dibawah shower.Selesai mandi,Seren keluar dengan handuk kimono dan handuk kecil yang dia pakai untuk mengeringkan rambut.Irgi sedang menyalakan lilin aromatherapy disetiap sudut kamar.


"Gie,ini wangi mawar ya?" ucap Seren sambil menghirup aromatherapy yang lilin itu sebarkan.Irgi diam saja tak menjawab.


"Gie,kok diem aja?.Marah ya sama aku?" tanya Seren dengan heran menatap Irgi yang tak mau merespon ucapan Seren.

__ADS_1


"Gie..GIE GIEE!" teriak Seren.


Irgi membungkam mulut Seren dengan mulutnya.Seren terdiam kaku.


"Sayang!,panggilah aku sayang mulai dari sekarang!,aku tidak mau kamu masih memanggilku GIE GIE..!" ucap Irgi.


"Ehmm..sayang..aku akan panggil sayang,jadi kamu tidak marah lagi kan!" ucap Seren.Irgi menggeleng lalu melumat Seren dengan penuh gairah sambil mendesak Seren berjalan mundur menuju ranjang king size yang bertabur bunga.


"Uuhhmm..sshh..sayang,,oucchhh!" Seren menggelinjang geli bercampur nikmat saat Irgi mulai menggerayangi Seren dari atas sampai bawah.Irgi lalu meloloskan handuk kimono yang dipakai Seren dan melemparnya sembarangan.Irgi menjelajahi kembali tubuh Seren,kali ini tanpa penghalang kain apapun.


"Aahhh..hhaaahhh" Seren mendesah sambil menjambaki rambut Irgi dengan pelan.Irgi mempermainkan bukit kembar nan mengkal milik Seren,Irgi menjilati,mencucup bahkan menghisapnya dengan penuh gairah.Ciuman Irgi turun perlahan lahan ke perut,pàha sampai jari kaki Seren dia hisap.


Irgi lalu melepas handuk yang melilit dipinggangnya.Irgi mengusap usap gua yang terbentang didepannya,kemudian Irgi memasukan jari tengahnya dan mempermainkan gua Seren hingga dia belingsatan


"Serenia Azwar!,bersediakah malam ini kau serahkan jiwa dan ragamu untukku?.Ijinkan aku mereguk madu cinta ditubuh serta hatimu.Jadilah milikku selamanya mulai malam ini dan seterusnya hingga maut memisahkan kita!" ucap Irgi dengan lembut.Seren mengangguk.


"Aku bersedia,menyerahkan jiwa dan ragaku padamu.Reguklah madu cintaku sepuas hatimu,suamiku!" jawab Seren.Irgi lalu melumat lembut bibir Seren dan bersiap membenamkan miliknya di gua Seren.Irgi menekannya perlahan lahan tapi miliknya tak juga bisa masuk.Dengan sedikit hentakan akhirnya milik Irgi bisa masuk setengahnya.tapi Seren menjerit


"Aawwwhhh..sakit sayang!" rengek Seren.Irgi menariknya kembali dan menekannya kembali kali ini Irgi merasakan sesuatu yang menghalangi jalam miliknya itu tersobek.

__ADS_1


"Aahhhwww..hiikkss hikkss..sakitt..ahhh!" Seren menjerit saat Irgi berhasil menembus selaput daranya.Irgi tidak mau egois dengan membiarkan Seren kesakitan.Dia mendiamkan miliknya di gua Seren sampai Seren sedikit mereda dan tidak terlalu kesakitan barulah Irgi mulai menggerakannya maju mundur perlahan.


"Pelan pelan sayang!!,,"ucap Seren.Irgi menuruti keinginan Seren.Saat mereka berdua merasa semakin mendekati puncak barulah Irgi mendesak miliknya dengan cepat.Tubuh Seren bergerak gerak cepat seirama hentakan Irgi.Tak lama Seren mengejang mencapai puncak pertamanya.Tapi Irgi masih bersemangat dengan membalik tubuh Seren dan kembali membenamkan miliknya di gua Seren.Irgi menciumi tengkuk serta punggung Seren.Seren sudah dua kali mendaki puncak tapi Irgi masih belum mendapatkan puncak kenikmatannya.


"Ehmm..sayang..nikmat sekali aahh" Irgi mendapatkan puncak kenikmatannya berbarengan dengan Seren yang kembali mendapatkan puncak untuk ketiga kalinya.Irgi mengecup kening Seren.


"Terima kasih sayang,sudah menjaga kehormatanmu untukku!" ucap Irgi.Dia lalu menggulingkan tubuhnya disamping Seren.Seren berbalik dan memeluk Irgi.


"Sayang!,minggu depan aku akan mengambil cuti.Kamu mau kita honeymoon kemana?.Atau mau menyusul Chika ke Korea?" tanya Irgi.


"Ehmm kalau aku ingin ke Barcelona,apa kamu setuju?" tanya Seren.


"Tentu saja,kemanapun kamu mau!,aku akan ikuti kemauanmu.Tapi untuk itu harus ada imbalannya!" ucap Irgi


"Imbalan?,imbalan apa?"


"Temani aku main kuda kudaan sampe puas!!" ucap Irgi lalu kembali naik keatas tubuh Seren dan melumat kembali bibir Seren.Mereka kembali bercinta hingga benar benar lelah.Setelah itu mereka mandi dan tidur dengan lelap.


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

__ADS_1


next kisah Jhon-Andin


see you next chapter


__ADS_2