
Seren dan Chika sampai di kamar Chika.Chika tidak masuk ke kamar mandi tapi berbaring diranjang
"Chik..sekarang cuma ada kita berdua.Tolong cerita sama aku ada apa?"tanya Seren duduk di ranjang memperhatikan wajah kusut Chika
"Aku tidak ingin cerita didepan mama Ser!,kamu tahu jantung mama lemah.Bagaimana kalau dia mendengar ceritaku.Kamu bayangkan akan seperti apa kondisi mama kalau dia tahu anak gadisnya anak satu satunya diculik,dibuang dihutan dan hampir saja diperkosa hikss hikss!"Chika bangun dan memeluk Seren.Chika menangis dalam pelukan Seren,sekuat tenaga dia menahan agar suara tangisnya tak terdengar oleh ibunya.Seren mengusap usap punggung Chika
"Siapa yang udah tega ngelakuin itu Chik?,siapa manusia brengsek itu? aku akan balas dia berkali kali lipat Chik!"ucap Seren pelan tapi penuh dengan amarah
ceklekk..Irgi menyusul mereka ke kamar dan langsung membuka pintu.Irgi mendengar kemarahan Seren
"Siapa yang akan kamu balas sayang?"tanya Irgi pada Seren.Seren dan Chika menoleh kearah pintu
"Tunggu tunggu..!!sayang? kak Irgi panggil Seren sayang?"tanya Chika menatap Irgi dan Seren bergantian
"Iya..karena Seren dan kakak udah jadian kemarin!"ucap Irgi
"Bebarkah??,,wah selamat kalo gitu!"ucap Chika
"O iya,kakak dan Seren bisa keluar sebentar.Aku ingin mandi dan berganti baju!"ucap Chika
"Baiklah..kami tunggu kamu diruang tamu"jawab Seren.Irgi dan Seren keluar dari kamar Chika dan menunggu Chika di ruang tamu.Ibunya Chika menyuguhkan teh dan cemilan untuk Seren dan Irgi
"Nak Seren,nak Irgi minum dulu sambil menunggu Chika!"ucap Yuni
"Nak Seren apakah Chika sudah cerita sama nak Seren soal kenapa dia kemarin bisa ada di gunung?"tanya Yuni
"Belum tante,sudahlah tante tidak usah khawatir.Yang penting sekarang Chika sudah pulang dan baik baik saja!"ucap Seren.Yuni mengangguk meski masih terlihat gurat kekhawatiran.Chika selesai mandi dan berganti baju lalu menyusul ke ruang tamu
"Mah..Chika boleh pergi jalan jalan bareng kak Irgi?"tanya Chika
"Tapi sayang!,kamu baru saja pulang dan terlepas dari marabahaya.Masa kamu sudah mau pergi lagi!" ucap Yuni khawatir
"Tante..Chika baru saja mengalami hal yang tidak menyenangkan jadi kami ingin mengajak Chika jalan jalan agar dia tidak sedih berlarut larut.Kali ini kami akan menjaga Chika sampai pulang kembali ke rumah!"ucap Seren
"Iya tante.Bagaimanapun Chika adalah adik Irgi.Jadi Irgi tidak akan membiarkan Chika terluka untuk kedua kali!"sambung Irgi
"Baiklah kalo gitu.tante titip Chika sama kalian.tolong jaga Chika!"ucap Yuni
"Pasti tante!"jawab Seren
Seren,Chika dan Irgi pergi ke pantai.Chika ingin membalas perbuatan Tita dan teman temannya.Chika perlu tempat yang tenang untuk menyusun rencana bersama Seren dan Irgi
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
__ADS_1
**Dirumah Seren
Ichal yang naksir berat pada Seren segera mencari informasi tentang alamat Seren.Kebetulan yang menguntungkan untuk Ichal karena rumah disamping rumah Syahdan itu hendak dijual.Ichal membeli rumah itu dengan uang kiriman dari ayahnya yang tinggal diluar negeri.Ichal dan adik perempuannya tinggal berdua di Indo.
Ichal pindah hari itu juga ke rumah itu
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Chika,Irgi dan Seren sudah sampai dipantai.Pantai dihari kerja adalah tempat yang sepi dan cocok untuk Chika mengatur rencana
"Kita sampai..ayo turun!"ajak Irgi.Chika dan Seren keluar
"Kalian cari tempat yang sejuk untuk duduk.Aku beli minuman dulu kesana!"Irgi menunjuk ke seberang jalan.Disana ada warung kecil yang menjual minuman dan makanan.Irgi pergi berjalan ke arah warung itu.Sedangkan Chika dan Seren melangkah menuju pohon besar yang terlihat teduh.Chika duduk dipasir dibawah pohon tanpa alas karena memakai jeans panjang tapi Seren karena dia memakai rok sekolah jadi dia hanya berdiri
Irgi datang membawakan mereka minuman.Irgi duduk disamping Chika dan melambaikan tangannya pada Seren
"Sini duduk sayang!"ucap Irgi
"Aku gak bisa Gie Gie.Rokku kan pendek mana bisa duduk!"ucap Seren
"Ekheemm Gie Gie!!,;cuit cuiitt..aku gak tahu ternyata temanku yang tegas ini bisa lebay juga hhahhaah"Chika menggoda Seren
"Chikaa..ngeledek mulu nih.Aku kan malu!"Seren menutup wajahnya dengan kedua tangan
"Sini duduk disini!"Irgi menepuk jaket yang sudah diletakan dipasir
"Makasih Gie!"Seren duduk berselonjor dan menaruh tas dipangkuannya agar roknya tidak tersingkap terkena angin pantai
"Jadi Chika.Karena disini aman dari ibumu,sekarang katakan siapa yang sudah membuangmu kehutan?"tanya Seren
"Tita,Rini dan Nayaka!"ucap Chika
"Haahh!!,,Tita and the geng?,mereka berani melakukan hal sekeji itu!!"Seren meradang mengepalkan tangannya dengan amarah yang memuncak
"Kalo gitu tunggu apa lagi.Kita ke sekolah sekarang dan melaporkan dia ke kepala sekolah!"ucap Seren
"Kita tidak ada bukti Ser!"ucap Chika
"Benar kata Chika sayang!,kita harus punya bukti agar laporan kita kuat jika tidak ada bukti maka kita akan dianggap cuma memfitnah dan menuduh tanpa bukti!"ucap Irgi
"Buktinya kan Chika sendiri!,apa itu tidak cukup?"Seren sudah sangat emosi
Irgi mengusap pundak Seren agar sedikit meredakan amarahnya.Seren sangat sensitif jika ada yang melukai sahabatnya.Irgi menggenggam tangan Seren
__ADS_1
"Sabar sayang!,kalo kamu marah begitu nanti cantiknya pacarku jadi hilang!"ucap Irgi
deg deg deg deg..jantung Seren memompa lebih cepat saat Irgi menggenggam tangannya dan menggodanya.Seren menarik tangannya dengan canggung,karena disana bukan cuma ada mereka berdua tapi juga ada Chika
"Em..kamu ngapain sih ngegombal gitu!,"ucap Seren.Wajah Seren bersemu merah bagai kepiting rebus
"Terus gimana caranya kita nyari bukti Chik?"tanya Seren.Chika menyeringai sinis membayangkan kemarin betapa jahatnya mereka meninggalkan Chika dihutan dan mendoakan kematian Chika
"Aku ingin mencari bukti dari mulut mereka sendiri!!,,aku sudah lelah dan gerah dengan mereka yang suka membully siswa yang lebih lemah dari mereka!"ucap Chika penuh dendam
"Kalian kemarilah,aku bisikan rencanaku dan kalian harus membantuku!"ucap Chika.Seren dan Irgi mengangguk dan mendekat kearah Chika
"Jadi gini rencanaku adalah.***************************"" Chika membisikan pada Seren dan Irgi
"Ok..aku pasti bantu kamu Chik,ya kan Gie Gie?"Seren menatap Irgi
"Tentu saja kakak bantu kamu!"ucap Irgi
"Makasih kak Gie Gie hehem!"Chika terkekeh meledek Seren
"Ih kok ikutan manggil Gie Gie sih!"ucap Seren cemberut
"Itukan panggilan sayangku!"gumam Seren
Irgi tersenyum memandang Seren yang cemberut.Pandangannya berhenti dibibir tipis Seren yang sedang cemberut.Bibir merah muda yang dipoles lipgloss itu sungguh membuat Irgi berkhayal bagaimana rasa dari bibir itu bila dia mengecupnya
"Pasti manis!"Irgi bergumam membuat Seren menoleh dan bertanya
"Apa yang manis?"tanya Seren
"Ah tidak!!,,itu kamu cemberut kaya gitu jadi menggemaskan dan terlihat manis hehehe!"Irgi mencari alasan.Chika memandang mereka dengan bahagia
(Dua orang yang sama sama sangat peduli padaku.Mereka bersama sungguh sangat membahagiakan untukku.Semoga kalian bisa terus bersama!)Chika berdoa dalam hati dan tersenyum melihat mereka yang sedang bersenda gurau
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
silahkan tinggalkan jejak kalian readers
like n koment seperti biasa aq tungguin
coba tebak apa rencana Chika buat balas dendam pada Tita n the gengs
♡♡♡♡for readers
__ADS_1