Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Lembaran baru di putih abu abu ch 10


__ADS_3

Lara selesai merapikan make upnya,dia segera turun dari mobil dan masuk ke dalam caffe.Lara langsung masuk ke kantor dan duduk melamun memikirkan apa yang tadi dilihatnya


"Aku pasti salah lihat.Pasti salah lihat hiks hiks hiks.Itu bukan mas Syahdan.bukan!!"Lara terisak sedih.Lara segera menghapus kembali air matanya.Dia tidak mau Zidane melihatnya menangis. Dan benar saja,setelah Lara selesai menghapus air matanya Zidane masuk ke kantor caffe


"La..udah datang!,udah ijin belum sama Syahdan kalau kamu mulai bekerja lagi!"ucap Zidane


"Belum.Aku tadi pergi ke kantornya tapi dia tidak dikantor.Jadi belum sempat bicara dengan mas Syahdan!"ucap Lara


"Oh iya aku dan Rina akan berangkat sekarang,ini kunci rumah.Baju anak anak sudah rapi didalam koper,aku titip mereka ya La.maaf harus merepotkanmu!"ucap Zidane


"Aku tidak repot sama sekali.Kemana kalian akan berlibur?"tanya Lara penasaran


"Aku dan Rina akan berlibur ke Jepang!"jawab Zidane


"Wahh..pintar sekali kamu Zid memilih tempat liburannya.Rina sangat ingin melihat bunga sakura dari dekat,ini kan musim bunga sakura mekar!"ucap Lara dengan antusias.Zidane hanya tersenyum melihat senyum ceria Lara.Zidane tak tahu ada luka yang sangat perih didalam senyuman Lara

__ADS_1


"Kapan kapan gantian.Kamu dan Syahdan yang berlibur berdua.Biar aku dan Rina menjaga anak anak,gimana?"tanya Zidane


"Kurasa ide yang bagus.Jam berapa kalian berangkat?"tanya Lara


"Penerbangan jam 11,kami berangkat sekarang karena takut terjebak macet!"ucap Zidane.Lara menerima kunci dari Zidane dan melirik jam tangannya.Jam setengah sepuluh,Lara mendorong Zidane keluar


"Sudah jam setengah sepuluh.Pergi sana cepat nanti ketinggalan pesawat!"ucap Lara.Zidane pun hanya pasrah didorong keluar dengan pelan oleh Lara.Zidane memesan taxi online,Rina sudah siap dengan dua koper milik mereka.Rina dan Zidane menunggu taxi didepan caffe.Tak lama taxi mereka datang.Zidane memasukan koper kedalam bagasi lalu mereka masuk kedalam taxi,taxipun melaju meninggalkan parkiran caffe


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**jam 12 siang


"Nis..saya jemput anak anak dulu.Saya titip caffe dulu sama kamu!"ucap Lara berpamitan pada Ninis salah satu karyawan senior dicaffe Lara


"Siap mba Lara!"ucap Ninis

__ADS_1


Lara masuk ke rumah Zidane terlebih dulu untuk mengambil koper Jhon dan Joan.Setelah menikah dengan Rinapun Zidane tetap menempati rumah disamping caffe.Alasannya karena dekat dengan caffe jadi meski sedang sibuk sekalipun Zidane tetap bisa berkumpul dengan keluarga kecilnya.Lara selesai memasukkan koper ke bagasi mobil,setelah itu langsung melajukan mobilnya ke SD Pelita


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**Di SMA Pelita 1


Bel pulang sudah berbunyi.Semua anak anak kelas 11G sudah keluar semua.Seren dan Chika sengaja keluar terakhir karena malas meladeni Tita dan gengnya.Digerbang sekolah Irgi sudah berdiri menunggu Chika dan Seren.Tita ternyata mengenal Irgi karena rumah mereka bersebelahan.Tita juga sudah lama naksir Irgi.Saat melihat Irgi digerbang sekolahnya Tita merasa senang karena berpikir Irgi aka Indra menjemputnya


"Indra..kamu kok disini,jemput gw ya?"ucap Tita dengan percaya diri


"Maaf tapi kamu salah Tit.Aku kesini jemput Chika.Permisi!"ucap Irgi.Irgi berjalan melewati Tita dan menyusul Chika yang baru sampai parkiran dengan Seren.Seren dan Chika saling pandang dengan heran


"Hai Chik..hai Seren!"sapa Irgi setelah berdiri didepan mereka.Sapaan Irgi sama sekali tidak dijawab karena mereka berdua masih terpaku menatap Irgi yang ada didepan mereka


"Heii kok pada bengong sih?"tanya Irgi heran.Merekapun sadar kalau Irgi bertanya pada mereka

__ADS_1


"Oh maaf kaka Irgi.Aku kira aku bermimpi melihat kak Irgi!"ucap Chika.Irgi tersenyum geli


"Jadi semalam kalian kompak mimpiin aku gitu!,karena kalian bengong bareng hehehe!"ucap Irgi.Ucapan Irgi membuat Seren salah tingkah


__ADS_2