Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
eps 18


__ADS_3

sweet sweetan dulu ah


haii readers


aq ga bisa crazy up tapi aq usahakan up tiap hari



smoga kalian maklum ya readers



happy reading


---------------------------


Syahdan dan Lara melepaskan pelukan mereka.



"Panas mas,,"ucap Lara menengadah ke atas ternyata matahari sudah tepat di atas kepala



Syahdan melirik jam tangannya,11:30 Sudah jam makan siang.Syahdan menggandeng tangan Lara



"Kamu nginap dimana sayang?"tanya Syahdan



Lara menunjuk villa dibelakangnya.Syahdan menarik tangan Lara



"Kemana mas?"Lara menahan tangannya yang ditarik Syahdan



Syahdan berhenti dan menatap Lara



"Neduh sayang,kamu bilang panas.Kita neduh ke villa kamu.Dan ini juga sudah jamnya makan siang.Kamu lagi mikir yang macam macam ya La,haahahaaa.aawww"Syahdan tertawa menggoda Lara,tapi tawanya terhenti karena sudut bibirnya yang terluka dipukul Zidane kemarin malam



"Kamu kenapa mas?kok bibir kamu biru gini hem?"tanya Lara khawatir sambil tangannya mengusap bibir Syahdan yang membiru



"Dipukul Zidane!"jawab Syahdan



"Hah ko bisa sih"Lara heran kenapa Zidane memukul Syahdan



"Bisa lah,dia kira aku ngapa ngapain kamu sampe kamu kabur!,,meski sebenarnya aku memang pernah ngapa ngapain kamu!"mata Syahdan melirik genit ke arah Lara



Dan Syahdan mendapat hadiah cubitan di pinggangnya dari Lara.



"Iikkhhh mesum mulu"rungut Lara sambil mencubit pinggang Syahdan



"Aawww sakit sayang"Syahdan mencekal tangan Lara agar tidak mencubitnya lagi



"Ya udah ayo kita ke villa.panas banget"Lara berjalan duluan

__ADS_1



"Mau ngapain sayang..Ngajak berendam bareng ya haha"Syahdan terus menggoda Lara



"Maassss iihh"Lara menoleh ke belakang sambil teriak sebal.Lalu pergi meninggalkan


Syahdan dibelakangnya



"Sayang tungguin mas"panggil Syahdan



Tak lama mereka sampai ke villa.Villa itu hanya berjarak beberapa puluh meter dari pantai dengan posisi menghadap tepat ke arah pantai.



"Masuk mas"Lara membuka pintu dan mempersilahkan Syahdan masuk



"Tempatnya indah,kamu sewa berapa hari disini sayang?"tanya Syahdan sambil berkeliling.Sampai ke kamar tidur Syahdan berdiri cukup lama lalu berjalan ke arah tempat tidur dan duduk ditepi tempat tidur



"Aku rencana menginap seminggu mas.kalau gak ada perubahan"jawab Lara



"Aku ikut nginap disini malam ini.Besok aku ingin kita semua kembali ke kota J.Aku tidak bisa jauh darimu begitu juga Seren"Syahdan menatap sendu manik coklat kedua mata Lara



"Baiklah kita pulang besok.Sekarang kita pesan makanan karena tak ada apapun di dapur"ujar Lara



"Tidak usah.Lebih baik kita makan diluar sekalian kita cari Seren dan kak Jeni.Kita makan bareng"Syahdan mengajak Lara keluar




Lara menatap Syahdan penuh cinta,Syahdan mencondongkan wajahnya ke wajah Lara.Lara memejamkan mata merasakan hembusan nafas Syahdan di wajahnya.Dannn cuupp,Syahdan mengecup bibir Lara mesra.Awalnya hanya menempel


sampai Syahdan melepaskan pegangan tangannya dan memindahkan tangannya ke pinggang Lara dan Lara melingkarkan tangannya di leher Syahdan



Perlahan namun pasti kecupan itu berubah menjadi saling melumat dan mencecap lidah bergantian..dan Syahdan menggigit bibir Lara



"Aawwhhhh" Lara memekik pelan


Ciuman itu terlepas karena gigitan Syahdan



"Sakit mas"Lara memukul pundak Syahdan pelan.Syahdan terus menatap ke wajah Lara tanpa menjauhkan diri.Lara mengusap bibirnya yang terasa sedikit perih.Syahdan menahan tangan Lara yang mengusap bibirnya



"Jangan diusap,biar aku obatin"Syahdan menjilat bibir yang sudah digigitnya.Seluruh tubuh Lara terasa tersengat aliran listrik.Belum juga sengatan itu berhenti Lara sudah diserang dengan lumatan ganas dari Syahdan



"Hheemmm"Lara mendesah dan menggeliat karena lumatan gila Syahdan.Tangan Syahdan meremas sebelah pa..dara Lara.



"Aahhhhssshh"Lara makin menggeliat


__ADS_1


Syahdan menurunkan kecupannya ke leher Lara.Lara memegang pundak Syahdan dan mendorongnya pelan.membuat Syahdan menghentikan kegiatannya dan menatap manik mata Lara



"Ma..maaf mass ahemm itu... aakuu gak mau kita berbuat lebih.kita pernah melakukannya sekali dan itu salah.aakkuu gak mau ngulangin itu"Lara mengucapkan itu dengan takut takut.Lara khawatir Syahdan akan marah dengan penolakannya



Syahdan memegang dagu Lara dan mendongakkan wajah Lara agar menatapnya.Tak ada kemarahan di wajah Syahdan


Justru Syahdan tersenyum.


"Sayang kamu gak perlu takut mas gak marah kok.Mas tidak akan memaksa.Saat nanti kita dah nikah mas gak akan lepasin kamu seperti hari ini"Syahdan kembali menggoda Lara



"ikkhhh tetap aja mesum omongannya"Lara memukul dada Syahdan dengan manja.Syahdan menarik Lara dalam pelukannya dan mengecup puncak kepala Lara



"Mas"panggil Lara



"hmm apa sayang"Syahdan menjawab dengan masih memeluk Lara dan memejamkan mata



"Lapar"Lara menjawab dan menyembunyikan wajahnya malu



"Lara sayang"panggil Syahdan



"Ya mas"jawab Lara



"Kamu memang pintar merusak suasana romantis hahaha"Syahdan berujar sambil tertawa kecil



Lara tersenyum sambil tambah menyembunyikan wajahnya rapat pada dada bidang Syahdan.Wajahnya sudah memanas dan Lara yakin sudah sangat merah seperti kepiting rebus



"Yasudah yuk kita cari Seren dan kak Jen"ajak Syahdan dan menggandeng tangan Lara berjalan keluar mencari Seren dan Jenita yang sedang bermain di pantai


------------------------------______________


dikit aja deh mesra mesraannya


disimpan buat nanti kalo


Syahdan dan Lara nikah



seperti biasa.like n koment



semoga tim MT cepat meluluskan







__ADS_1




__ADS_2