
Sebulan kemudian.Hari minggu pagi jadwal liburan keluarga Zidane dan Lara tiba.Rencana liburan kali ini mereka putuskan ke pantai Marbela-Anyer.Zidane dan Rina sedang memasukan barang bawaan mereka kedalam bagasi mobil.Jhon sudah turun dan menunggu Joan di garasi bersama Zidane dan Rina.Tak lama Joan turun dan merekapun segera berangkat ke rumah Lara seperti biasanya mereka akan konvoi.
Syahdan menunggu dihalaman rumahnya sambil menyesap kopi susu.Chika dan Ichal yang baru pulang dari Korea juga akan ikut bersama Andin.Mereka sudah selesai berkemas dan menghampiri Syahdan.
"Eh..nak Ichal,bagaimana sudah siap?" tanya Syahdan.
"Sudah om!.Seren dan Irgi juga ikut kan om?"
"Tentu saja!,ini acara yang om wajibkan untuk semua keluarga ikut!.Agar kebersamaan keluarga tetap terjaga.Jadi saat om meninggal nanti,kalian yang masih muda harus melanjutkan tradisi keluarga!" ucap Syahdan.
"Om jangan berkata seperti itu,om masih muda dan tampan.Ichal yakin om akan berumur panjang,jadi om tetap bisa menyatukan keluarga kita seperti saat ini!" ucap Ichal.
"Hahaha nak Ichal ini bisa saja!" jawab Syahdan.
"Pagi semuanya!" sapa Seren dan Irgi yang baru saja tiba.Setelah menikah Seren dan Irgi tinggal di apartement Irgi.
"Serenn..i miss you!" Chika berpelukan dengan Seren.
"I miss you too,,Chikaku!" jawab Seren.
"Hah..begitulah wanita kalau sudah bertemu sahabat.Pasti suaminya langsung dilupain!" ledek Irgi.
"Biarin..weekk!" Seren meledek Irgi kembali.
"Om sama tante belum datang,pah?" tanya Ken yang baru selesai mandi dan berganti baju.
"Tadi katanya sudah dijalan,paling sebentar lagi sampai!" jawab Syahdan.
__ADS_1
tidd tiidd
"Nah itu mereka datang!" ucap Syahdan.Rina dan Zidane turun untuk menyapa mereka semua.
"Selamat pagi semuanya,yuk langsung berangkat!"ucap Zidane.
"Sebelum berangkat biar om umumkan dulu pembagian kamar hotelnya.Om pesan 6 kamar Seren dan Chika masing masing satu kamar,om dan om Zidane masing masing satu kamar kemudian Joan dan Andin sekamar,Jhon dan Ken sekamar.Sudah mengerti kan!.Untuk acara karena semuanya sudah besar dan bukan lagi anak kecil jadi kalian tentukan sendiri saja!yang sudah tua sih ikut saja!" ucap Syahdan.
"Papa..kok gitu sih!,harusnya yang muda yang harus nurut sama yang tua!" ucap Seren menggelayut manja di lengan Syahdan.
"Heehh..kamu itu sudah bersuami!,masa masih manja aja sama papa!.Nanti suamimu cemburu loh!" goda Syahdan.Irgi hanya tersenyum.
"Ya udah hayu berangkat!" ucap Ken.Liburan kali ini Ken yang menyetir karena Syahdan sudah tidak sanggup menyetir lama.Mereka konvoi empat mobil menuju pantai Marbela.
Tiga jam perjalanan yang mereka tempuh untuk menuju hotel Marbela.Hotel Marbela terletak tepat ditepi pantai Marbela.Pantai pasir putih dibelakang hotel itu begitu indah dengan barisan pohon kelapa dibibir pantai.Setelah sampai mereka langsung menuju kamar hotel untuk menaruh barang barang mereka setelah itu mereka berkumpul di kamar Syahdan.
"Benar sekali,kami yang sudah tua akan beristirahat saja untuk hari ini.Kalian pergilah berkeliling dan berjalan jalan!" ucap Zidane.Merekapun akhirnya bubar.Seren dan Irgi serta Ichal dan Chika karena mereka masih pengantin baru,mereka lebih memilih tinggal didalam kamar hotel.Jhon,Andin,Joan dan Ken memilih pergi ke pantai Marbela.
Mereka tak perlu berjalan jauh menuju pantai karena pantai itu terletak dibelakang hotel.Jhon bergandengan tangan dengan Andin menyusuri tepian pantai sambil bercanda ria.Sedangkan Ken dan Joan hanya duduk di pasir dibawah pohon kelapa.
"Ken..jangan disini!,mending disana aja tuh!" ucap Joan.
"Bawel lo,ah!.Emang kenapa kalau disini?" tanya Ken
"Gw takut ketimpa kelapa lah!,masih nanya!" ucap Joan.Dia bangun dan berjalan ke arah pohon beringin yang rindang dan duduk dibawahnya.Ken menyusul Joan dan duduk disampingnya.
"Aduhh!!,,aww!" Joan mengaduh membuat Ken khawatir.
__ADS_1
"Kenapa Jo?" tanya Ken menatap Joan dengan panik.
"Ketimpa buah beringin!" ucap Joan.Tawa Ken seketika meledak.
"Hahaha ahaahaa..kalo udah takdir memang tidak bisa dirubah.Lo takut ketimpa kelapa jadi lo duduk disini tapi malah ketimpa buah beringin hahaha" Ken tak bisa menahan tawanya.Joan yang merasa kesal memukuli Ken hingga Ken terjengkang dan terbaring dipasir bersama Joan yang menimpa Ken dan tak sengaja bibir mereka bersentuhan.Kedua mata Joan dan Ken membelalak lebar.Joan segera menjauhkan wajahnya dan hendak bangun tapi Ken menahan pinggang Joan dan terus menatapnya.
"Ken!,,lepasin gw!" ucap Joan dengan gugup.
"Jo!,,gw suka sama lo!" ucap Ken sambil menatap kedua manik mata berwarna coklat milik Joan.Joan hanya terpaku mendengar pengakuan Ken.Kemudian Joan berontak dan duduk kembali dengan tegak.Ken juga bangun dan duduk kembali disamping Joan.
"Lo,,kalo bercanda jangan kelewatan deh,Ken!.Masa iya lo suka sama gw,hehe!" Joan berusaha menutupi kegugupannya dihadapan Ken.
"Gw serius!,gw suka sama lo!"ucap Ken dengan tegas.
"Lo ingat gak sebulan lalu pas dihotel gw ajak lo ke atap gedung?" tanya Ken.Joan tidak menjawab dia hanya terus menunduk tak mampu memandang wajah Ken.
"Gw ajak lo kesana karena gw mau nembak lo!"ucap Ken kembali.
"Gak bisa Ken!,mama bilang aku sudah dijodohkan sejak masih bayi dan lulus SMA ini,kami akan bertunangan!" ucap Joan.
"Gw gak perduli,gw cuma pengen lo tahu perasaan gw dan gw juga mau lo buat jujur sama gw!.Lo sama sekali gak pernah tahu siapa calon tunangan lo!,apa lo yakin mau bertunangan dengan dia?,jawab Jo!" Ken mengguncang kedua pundak Joan.
"Gw juga suka sama lo Ken!,hiks hiks..tapi gw tidak bisa dan gak akan pernah melawan keputusan mama dan papa!.Jadi lupain aja perasaan lo!,gw sudah berusaha sejauh ini untuk tetap menganggap lo sebagai sepupu gw.Jadi biarlah kita tetap jadi sepupu!" ucap Joan lalu berlari ke hotel dan masuk kedalam kamarnya.
Ken dan Joan sama sama tahu sedari kecil Zidane sudah menjodohkan Joan dengan anak laki laki pilihannya.Itulah sebabnya meskipun menurut Andin,Joan dan Ken bisa bersama tapi Joan selalu ingat kembali pesan Zidane.
^Joan harus ingat!,sampai lulus SMA jangan pacaran.Jangan buat papa malu,setelah lulus SMA kalian akan bertunangan.Lelaki yang papa jodohkan itu adalah anak dari saudara angkat papa!.Papa ingin memperkuat hubungan saudara dengan saudara angkat papa.Jangan kecewakan papa Jo!^.Ucapan itu selalu Zidane ulang hampir setiap minggu.
__ADS_1
Ken bersandar kebatang pohon beringin sambil menatap hamparan lautan luas.Meskipun Joan menolaknya tapi setidaknya Ken tahu bahwa perasaan Joan dengannya sama.Ken tidak ingin menyerah,dia akan berusaha meyakinkan Joan agar membatalkan pertunangannya dan menerima cinta Ken.