Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
ekstra part


__ADS_3

***4tahun kemudian


 


Rina keluar dari mall dengan satu tangan menggendong gadis kecil berumur 3 tahun,sedang satu tangannya yang lain menggandeng anak laki laki dengan umur yang sama persis.Dari umur mereka bisa disimpulkan mereka anak kembar


Rina sampai di parkiran,saat hendak membuka pintu ada seorang pria yang memanggilnya.


 


"Rina..lo masih inget gue kan?"tanya pria itu


 


Rina membuka pintu belakang dan menyuruh anak anaknya masuk.Rina tidak mau anaknya kepanasan dan juga Rina tidak mau sampai anak anaknya mendengar hal hal kasar.Setelah anak anak duduk di kursi belakang Rina menutup pintunya,Rina lalu menoleh ke arah pria yang berada tiga langkah darinya


 


"Ga usah sok akrab Dim!!"jawab Rina ketus


"Ga usah galak galak Rin.Lo jadi single mother ya?gue dengar Zidane dah mati..Hmm gimana kalo lo jadi istri kedua gue aja heh"Dimas bicara sambil telunjuk kanannya mencolek dagu Rina


plakk.Rina yang kesal dengan kelakuan Dimas pun menamparnya.Dimas tidak terima dan hendak menampar balik Rina


"Aahhh"Rina yang ketakutan menutup matanya dengan kuat.Tapi sebelum tangan itu menempel di pipi Rina tangan itu dicekal seseorang yang berdiri di belakang Dimas.


"Kalau berani jangan sama cewe!!"pria itu menarik lengan pria itu dengan kuat sampai terhuyung kebelakang.Lalu pria itu berjalan menghampiri Rina dan merangkulnya setelah berada disamping Rina


"Sayangnya Dim,gue masih hidup dan Rina masih istri gue.Jangan pernah lo deketin istri gue lagi!!"Zidane mengancam Dimas.Dan Dimas hanya mendengus kesal.


"Ayo sayang kita pulang.Kasihan Joan dan Jhon dah pengen bobo siang"Rina masuk ke mobil duduk disamping kursi kemudi dan Zidane duduk dibalik kemudi


(flasback 4tahun lalu)


 


Rina yang menangis diiringi hujan tersadar kenapa dia malah menangis.Rina bangkit dan memapah Zidane kedalam mobil yang terparkir depan caffe.Rina membawa Zid ke rumah sakit malam itu.Setelah sampai dia langsung berlari ke UGD


 


"Dokter tolong tunangan saya pingsan di mobil!"Ucap Rina dengan khawatir


"Suster.. bawa pasien ke UGD "teriak dokter itu.Suster mendorong brankar dan membawa Zidane ke UGD setelah Zidane ditidurkan di brankar.Setengah jam berlalu dokter keluar dari ruang UGD,Rina menghampiri


"Dokter gimana keadaan tunangan saya"tanya Rina cemas


"Maaf mba saya harus segera bertemu wali dari pasien"jawab dokter


"Tunangan saya yatim piatu dan dia hanya mempunyai adik sepupu.Tapi Zid tidak mau adiknya tau dok.Memang ada apa dok?"


"Kami harus segera mengoperasi pasien!sebelum semuanya terlambat"ucap dokter


"Haah operasi dok?tapi tunangan saya punya penyakit apa?kenapa harus dioperasi?"tanya Rina yang heran


"Pasien menderita sirosis pada organ hatinya,pasien harus menjalani transplantasi hati!"ucap dokter


"Tapi dok bukankah mencari pendonor hati itu sulit?"tanya Rina


"Pasien sebenarnya sudah mendapatkan pendonor yang cocok,tapi pasien bilang dia ingin dioperasi setelah adiknya menikah,tapi melihat kondisi pasien sekarang sepertinya operasi harus dilakukan saat ini juga.Jika mba setuju menjadi wali dan menanda tangani surat persetujuan operasi akan kami persiapkan sekarang."dokter menjelaskan panjang lebar


"Saya akan tanda tangan dan tolong selamatkan tunangan saya dok!"Rina menandatangani formulir itu dan setelah mendapatkan tanda tangan dokter langsung bergerak.4jam lebih operasi baru selesai..

__ADS_1


**1 hari kemudian


 


Zidane sudah dipindah ke ruang rawat inap,dan juga sudar siuman dari koma pasca operasi.Rina menemui Zidane diruang rawatnya


 


"Sore sayang,,dah bangun"tanya Rina


"Hai sayang..dari mana?"Zidane bertanya balik


"Aku habis nelpon Lara,gimanapun juga dia akan sangat marah jika tau dari orang lain.Tapi tenang sayang aku cuma bilang kamu operasi usus buntu"Rina tersenyum manis pada Zidane


"Sayang,,jika kedepannya tidak ada masalah dengan hatiku karena operasi ini.Maukah kamu menikah denganku"Zidane melamar Rina.Dan Rina berkaca kaca mendengarnya


"Sayang,,tidak bisakah kamu romantis sedikit.Masa ngelamar aku di rumah sakit hahaa ha"Rina meledek Zidane


 


Zidane tersenyum mendengar Rina meledeknya.Lara dan Syahdan datang lima menit kemudian


 


"Hai Zid,bagaimana keadaanmu?kenapa tidak memberitahu kami kalo kamu sakit!"sapa Syahdan


"Gue gapapa kok.Lagian masa iya gue kasih tau lo berdua.Yang ada malam pertama lo bisa bubar hahaha"Zidane meledek mereka dan wajah Lara memerah


**sebulan kemudian


 


Rina dan Zidane menikah.Mereka mengadakan pesta di caffe seperti Lara


 


(flashback off)


***3 tahun yang lalu(Lara story)


"Maaf pak"dokter mengatakan hal yang mengejutkan.Syahdan meneteskan air mata dia teringat kembali saat dia kehilangan Ranti di ruang bersalin karena pendarahan


"Bapak tidak perlu khawatir bayi dan ibunya selamat!"ucap dokter itu


"Terus maksud dokter tadi 'maaf' untuk apa?"tanya Syahdan


"Saya belum selesai bicara tapi bapak sudah shock duluan.Maksud saya maaf karena istri anda belum sadar jadi tidak boleh ditemui dulu.Keadaannya baik baik saja.Kita hanya perlu menunggu pasien sadar,saat pasien sadar nanti baru kami pindah ke ruang rawat dan anda boleh menemui dan menemaninya"jelas dokter


"Syukurlah"Syahdan bernafas lega


"Terima kasih dok!..Oh iya anak saya laki laki atau perempuan dok?"tanya Syahdan


"Anak anda laki laki.Selamat ya pak!"ucap dokter


"Terima kasih dok."Syahdan menyalami dokter.Dokter pun berlalu dari hadapan Syahdan.Syahdan lalu duduk di bangku depan ruang UGD


"Pah. dede bayi udah kelual ya pah?"tanya Seren


"Iya sayang dede bayi dah lahir.Seren punya dede laki laki"jawab Syahdan


"Holleeee Selen punya ade!!"Seren bersorak gembira.Syahdan tersenyum menatap putrinya

__ADS_1


(flashback off)


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


***saat ini


 


Syahdan sedang berdiri didepan pintu.Menatap sang putra dan sang putri sedang bermain ayunan di halaman depan rumahnya.Kenandra Azwar sang putra yang sedang tertawa bermain dengan Seren..


Tiba tiba sepasang tangan melingkar di perut Syahdan,tangan lentik sang istri melingkar dari belakang.Syahdan mendekap tangan itu


 


"Sayang,,"panggil Syahdan


"Hemm.Apa mas?"tanya Lara


"Seren sudah berusia 8thun dan Ken sudah berusia 3thun"ucapan Syahdan sengaja digantung


"Iyaa,,teruuss"tanya Lara penasaran


"Kayanya dah waktunya mereka punya adik baru"jawab Syahdan.Lara langsung melepas pelukannya.


"Hahh apa mas?"Lara gugup mendengar ucapan Syahdan.Syahdan membalikan badannya kebelakang untuk menghadap Lara.Syahdan tidak menjawab pertanyaan Lara tapi langsung membopong Lara dan melangkah masuk ke dalam menuju ke kamar


"Mas yakin telinga kamu mendengarnya kan sayang"Syahdan berbisik di telinga Lara.Lara bergetar merasakan hembusan nafas Syahdan ditelinganya.Mereka sampai dikamar,Syahdan membaringkan Lara di ranjang dan menindihnya.Syahdan menaruh kedua tangan Lara disamping kanan dan kiri


Syahdan menyatukan kedua tangannya dengan tangan Lara.Menautkan jari jemari mereka berdua.Syahdan lalu mencium kening Lara.Lara memejamkan matanya,ciuman Syahdan beralih ke kedua mata Lara lalu turun ke hidung.Terakhir dia mendaratkan ciumannya di bibir Lara.Awalnya ciuman lembut tapi lama kelamaan ciuman itu berubah menjadi acara saling melumat dan menghisap lidah bergantian


"Ehhmmm emmm"Lara mendesah saat Syahdan menjilat telinganya.Lalu Syahdan menggigit leher Lara..Dan selanjutnya mereka melakukan ritual inti mereka saling memuaskan birahi masing masing.


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


hiks hikss hikkss


Akhirnya kisah mereka benar benar tamat


Author berterima kasih sebanyak banyaknya pada para readers yang sudah setia mendukung dan membaca karyaku


Terima kasih juga pada tim Mangatoon yang sudah memperkenankan aku berpartisipasi berkarya disini


Say goodbye for Lara dan Syahdan


jangan lupa ya genks mampir ke lapakku yang lain


*Aunty opposite door i love youAp


*cinta ada karena terbiasa


sekali lagi makasih banyak readers


i love you all emmuuacchh


ini imajinasi author..kalian stuju gak ya??




__ADS_1



THE END


__ADS_2