
Setelah melapor kepada Ronald,Irgi pamit mengantarkan Seren.
"Om,tante, Seren pamit pulang.Dikantor sedang banyak pekerjaan,jadi Seren harus pulang dan bersiap pergi ke kantor!" ucap Seren
"Oh,ya sudah.Hati hati sayang!" ucap Marinka
"Pah,mah,Irgi antar Seren dulu!"
Mereka pergi tanpa pamit pada Chika,karena baru saja dia tertidur setelah meminum obat.Irgi masih berpikir keras,siapa orang yang sudah mencelakai adiknya.Seren memperhatikan Irgi yang fokus menatap jalan,tetapi pikirannya justru melayang entah kemana.
"Gie Gie!,kamu melamun?"tanya Seren
"Ah..iya sayang!,aku masih tidak habis pikir.Kenapa orang itu ingin mencelakai Chika." ucap Irgi
"Coba kamu pikirkan dengan kepala dingin,tenangkan dirimu sedikit.Selama tiga minggu setelah kepulangan Chika,dia kemana saja,bertemu dengan siapa saja?" tanya Seren
Irgi mengingat kembali keseharian Chika yang dia ketahui dan kesehariannya menurut cerita Marinka saat Chika di rumah.Semuanya bersih tidak ada masalah dengan siapapun.
Irgi kemudian mengingat sesuatu yang dikatakan Chika.
*Flashback*
"Aku pulang!" ucap Chika setelah pergi makan malam bersama Ichal.Marinka,Ronald dan Irgi sedang berkumpul di ruang tamu,mereka memanggil Chika yang akan naik ke kamarnya.
"Chika,,honey.Sini sayang!" panggil Marinka
__ADS_1
"Ada apa,mah?" Chika menghampiri mereka yang sedang memilih kartu undangan dan cincin.
"Sebulan lagi kakakmu Irgi akan menikah!,menurut kamu,Seren cocok pake gaun pengantin yang mana?" tanya Marinka.
"Beneran kak,Seren terima lamaran kakak?" tanya Chika penasaran.
"Iya,setelah membujuknya begitu lama,akhirnya dia menerima lamaran kakak!" jawab Irgi.
"Tapi tadi siang Seren bilang tidak mau memikirkan pernikahan dulu?,kenapa jadi diterima sekarang?" gumam Chika.
"Karena Ken sudah membujuk Seren!.Ken akan mulai bekerja setelah pulang sekolah,jadi Seren tidak terlalu mengkhawatirkan masalàh perusahaan sekarang!" ucap Irgi lalu menunjukan model cincin pernikahan pada Ronald.
"Oh!" jawab Chika
*Flashback off*
"Benar juga!,aku pernah dengar Chika mengatakan sesuatu yang aneh tentang designer yang mengontrak Chika.Aku antarkan kamu dulu ke rumah,nanti baru aku selidiki.Ingat!,kamu harus banyak istirahat.Tinggal dua minggu lagi kita akan menikah!" ucap Irgi.Dia lalu menepikan mobilnya di pinggir jalan.
"Ada apa?,kok berhenti Gie?" tanya Seren.Irgi melepas sabuk pengaman yang dipakainya juga yang dipakai Seren.Seren hanya bengong tak mengerti maksud Irgi.Saat Irgi mendekatinya barulah Seren mengerti dengan maksud Irgi.
"Gie,ini di jal..uuhhmm..ehm" ucapan Seren terbungkam bibir Irgi yang mengecup bibir Seren.Irgi menurunkan sandaran jok tempat Seren duduk hingga jok itu sejajar dan membuat tubuh Seren terbaring.Perlahan tapi pasti kecupan kecupan lembut Irgi dan Seren berubah menjadi saling melumat dan bergantian menghisap lidah.
"Ehhm...uummm..Gie!" Seren mendesah saat lidah Irgi turun keleher Seren.Lidah Irgi menyapu bersih leher Seren.Kemudian tangan Irgi menarik keluar ujung kemeja Seren lalu menyusupkan tangannya kedalam kemeja Seren.
"Gie..aahh..hentikan Gie..in..ii dijalan!" Seren mencengkram kedua bahu bidang Irgi dengan kedua tangannya.
__ADS_1
"Sayang!,panggil aku sayang!"ucap Irgi sambil kembali melumat bibir Seren.Tangan Irgi menaikan kemeja Seren.Dan Irgi menurunkan kecupan dibibir Seren turun terus hingga dia mengecupi kedua bukit kembar Seren bergantian dengan satu tangan yang memilin bukit kembar itu bergantian pula.
"Sayy..aangghh hentikan,nanti ada orang yang menghampiri kesini!,,Aakkhh.." Seren makin tak kuasa menahan gairah
"Aakkhh hh sshhh..sayang..hentikan!" Seren memekik kaget dan bergetar hebat merasakan jari jari Irgi yang mengusap usap guanya.Irgi bahkan memasukan jari tengahnya kedalam mulut gua Seren.Irgi tersenyum melihat mata Seren yang terpejam sambil giginya menggigit bibir bawahnya .
"Aku sangat tidak sabar!,menunggu kamu mendesah dan menggeliat dibawahku,sayang!" ucap Irgi sambil memainkan jarinya.
"Sayang,,hentikan atau aku akan mengundur pernikahan kita!" ancam Seren.Irgi dengan segera menarik tangan nakalnya dan menurunkan kembali rok Seren.Irgi merapikan rok Seren dan menaikan kembali sandaran jok.
"Aaww!!" Irgi memekik saat Seren menjewer telinganya.
"Rasain!,dasar nakal!" ucap Seren seraya merapikan bajunya.Seren mendelik menatap Irgi yang tersenyum senyum jail.
"Makin gak sabar aku saat dengar desahan kamu sayang!" goda Irgi.
"Berani bicara lagi,aku turun!.Cepat antarkan aku pulang,dasar cabul!" rungut Seren.Irgi segera menjalankan mobilnya kembali dan mengantarkan Seren kerumahnya.Irgi turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Seren.
"Salam buat tante!,aku tidak bisa mampir hari ini ada rapat.Jadi aku langsung balik,ok!" ucap Irgi.Seren hanya mengangguk lalu berlari masuk kedalam rumahnya.Irgi pun melajukan mobilnya pergi dari halaman rumah Seren.
Seren langsung pergi ke kamarnya.Dan merebahkan tubuhnya untuk menenangkan detakan jantungnya akibat perbuatan Irgi tadi di mobil.Selama ini mereka tak pernah bercumbu sejauh itu.
"Apa karena tak lama lagi kami akan menikah,karena itu Irgi berani berbuat mesum padaku seperti tadi?" Seren bertanya tanya sendiri
"Eh..kalau sudah menikah mesumnya pasti lebih parah.Hiihhh kok merinding bulu kudukku!" gumam Seren.Dia lalu pergi ke kamar mandi,membasuh tubuhnya lalu berganti baju dan langsung berangkat ke kantor menggunakan mobil sedan birunya.
__ADS_1