Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
2.Marah


__ADS_3

Joan mondar mandir dengan jengkel karena Ken masih juga belum datang.Joan yang sudah siap dengan T-shirt putih polos dilapis jaket jeans biru sebagai luaran.Hari ini celana jeans biru model legging membalut indah ditubuh bawah Joan. Dia menendang nendang jalan dihalaman rumahnya.Karena Ken tak kunjung datang,Joan masuk kembali ke rumah dan mengganti baju dan celananya dengan kaos longgar dan celana pendek longgar sebatas lutut.


Setelah Joan selesai mengganti bajunya barulah Ken datang.Mendengar suara mobil yang masuk ke halaman Joan segera mencari Rina didapur yang sedang mencuci piring bekas mereka sarapan.


"Ma,Joan gak mau ketemu sama Ken.Tolong usir Ken!" ucap Joan lalu berlari ke kamarnya dan mengunci pintunya.Rina hanya menatap kepergian Joan dengan heran.


ting tong ting tong..Rina segera berjalan ke pintu depan dan membukanya.


"Selamat pagi,tante.Joan sudah siap?" tanya Ken.


"Pagi Ken,kalian mau kemana memangnya?" Rina bertanya balik pada Ken.


"Hari ini kita mau pergi nonton konser!" jawab Ken.


"Tapi....Joan sepertinya marah sama kamu!,soalnya dia pesan sama tante buat ngusir kamu!" ucap Rina dengan tak enak hati.Bagaimanapun juga Ken adalah keponakan Zidane.Meskipun Zidane dan Rina hanya sepupu angkat.


"Oh,Ken tahu Ken memang terlambat tante!,bisakah tante ijinkan Ken coba bicara sama Joan?.Ken mau minta maaf!" Ken dipersilahkan masuk karena dia memohon pada Rina.Ken mengetuk pintu kamar Joan.


tok tok tok..Ken mengetuk pintu berkali kali tapi Joan tidak menjawab atau pun membuka pintunya.Jhon yang sedang tidur merasa terganggu dan keluar dari kamar sebelah kamar Joan.


"Woi..berisik lo Ken!,ganggu gue aja!.Kenapa lagi sih lo ma si Jo?" tanya Jhon sambil mengucek matanya.

__ADS_1


"Dia ngambek kayanya,soalnya gue telat datang.Rencananya gue sama Jo mau nonton konser Rui" jawab Ken dengan lesu.Dia benar-benar tidak bermaksud telat.Ken bahkan bangun lebih pagi dari biasanya.Karena insiden tabrakan dengan gadis bersepeda di jalan tadi membuat Ken telat datang.


"Udahlah Ken nyerah aja!,lo sama Jo kayanya gak jodoh.Soalnya lo berdua tuh berantem melulu.Gak kaya gue sama Andin,adem ayem"ledek Jhon.Dia masuk kembali ke kamarnya dan menutup pintu.


Di dalam kamar Joan mendengar pembicaraan Jhon dan Ken. Dia berpikir apakah benar dirinya tidak berjodoh dengan Ken.


" Apa mungkin gue gak berjodoh sama lo Ken? "gumam Joan. Dia merebahkan tubuhnya tengkurap di ranjang dan menyembunyikan wajahnya di bantal.


Di depan pintu kamar Ken masih berdiri dan meminta maaf pada Joan.


" Jo,gue minta maaf!.gue tahu gue salah.Ayo dong,Jo.Buka pintunya .Maafin gue!"Ken tak henti meminta maaf tapi Joan menutup telinganya dan tidak mau mendengarkan Ken. Dia terpengaruh ucapan Jhon dan menjadi sedih.


"Hemm..sikapnya kasar dan tegas pada orang yang salah,tapi penuh kasih pada orang yang tidak mampu.Gadis yang sangat jarang ditemui lagi di jaman sekarang" gumam Ken dengan senyum kagum saat melihat gadis itu mengeluarkan sebuah box makanan untuk diberikan pada pemulung yang sedang mengais sampah.Ken makin kagum melihat betapa gadis itu begitu santai bersalaman dan mengusap punggung kotor pemulung wanita setengah baya itu tanpa merasa jijik sedikitpun.


Mobil itu pun melaju kembali setelah si gadis menutup bagasinya.Ken bagai tersihir,dia pun melaju mengikuti mobil sang gadis.Hingga tanpa sadar Ken tertangkap basah menguntit si gadis.Gadis itu sengaja turun dan masuk kedalam gang lalu sembunyi.Karena Ken ingin tahu kemana tujuan si gadis,akhirnya Ken pun turun dan mencari si gadis.Saat Ken baru saja akan belok ke dalam gang,gadis itu keluar dari gang dan menangkap basah Ken.


"Mencariku?" sapa si gadis dengan tatapan tajam.


"Tertangkap ya!,ya sudah gue balik lagi kalau begitu!" ucap Ken dengan santai.Si gadis bersedekap dan menghadang jalan Ken.


"Lo,cowok yang nabrak gue tadi pagi kan?.Ngapain lo ngikutin gue,lo stalker ya?" tanya si gadis dengan tatapan curiga.

__ADS_1


"Kalau seandainya gue benaran stalker,emang lo gak takut ya?.Siapa tahu gue stalker phsycho dan bakal culik lo!" ucap Ken menakuti si gadis.Tak ada ketakutan yang terlihat di mata si gadis.


(ni cewek asli pemberani atau cuma pura pura berani?) gumam Ken di dalam hatinya.


"Oh,lo mau nyulik gue! silahkan coba saja kalau berani!" ucap sang gadis sambil melebarkan sedikit kakinya seolah sedang bersiap memasang kuda kuda."Gue juara silat di sekolah gue,lo boleh coba culik gue kalo lo bisa!" tantang si gadis dengan tangan yang sudah terkepal di depan dadanya.Ken tersenyum geli melihat gadis.


"Lo ngetawain gue?" tanya si gadis dengan kesal.


"Gue jamin,gue bisa kalahin lo dalam satu kali gerakan!" ucap Ken dengan tatapan dingin.Si gadis yang sudah sangat jengkel dengan Ken itu maju dengan melayangkan kepalan tangannya ke arah Ken. Dengan gesit Ken menghindar dan mengunci tangan si gadis di belakang tubuhnya.Si gadis melawan dengan tangan yang satunya lagi dan Ken juga berhasil menangkap tangannya.


Di belakang mobil Ken, Joan yang berniat menemui Ken dengan menggunakan taxi itu menyuruh sang supir berhenti karena melihat mobil Ken terparkir dan di depan mobil Ken juga terparkir mobil yang lain.Joan turun dan menghampiri mobil Ken tapi tidak ada di dalam mobil.


"Ilmu lo gak seberapa buat gue!" ucap Ken yang menelikung kedua tangan si gadis ke belakang. Dan Ken lalu berbisik di telinga si gadis."Gue suka kalo ada cewek yang menantang kaya lo" bisik Ken. Dan semua pemandangan itu terlihat dengan jelas oleh Joan.


Karena penasaran dengan Ken,Joan mencari keberadaannya sampai ke gang dan seketika tubuh Joan menegang kaku melihat Ken yang terlihat seperti memeluk sang gadis dari belakang dan mencium pipi sang gadis.Ken menatap ke arah depan dan matanya bertemu dengan Joan. Posisi Joan yang berada di depan mereka membuat Ken langsung bisa melihat Joan.


Si gadis yang sangat jengkel dengan Ken itu memiliki ide.Dia tahu bahwa yang ada di depannya pasti kekasih Ken. Saat Ken melepaskan tangannya dan bengong melihat ke depan.Si gadis berbalik,mencium bibir Ken sekilas lalu berlari dengan kencang dan kabur dengan mobilnya.


"Lo jahat Ken, gue benci lo!" Joan juga berlari secepat mungkin dan pulang menggunakan taxi.Ken mengejar Joan tapi keburu naik taxi.


"Ah,,sialan tuh cewek!!.berani beraninya bikin Joan salah faham sama gue.Gue bakal cari lo kemanapun.Lo harus jelasin pada Joan,,Cewekk sialaann!!" Ken teriak teriak kesal.Ken tidak mau mengejar Joan ke rumahnya, karena sudah pasti Joan tidak akan menerimanya.Ken tidak mau membuat keributan di rumah tante dan pamannya.Akhirnya dia hanya bisa teriak teriak frustasi di dalam mobilnya lalu mengendarai mobilnya dengan ugal ugalan menuju ke rumahnya.Ken akan pikirkan cara agar bisa menemui Joan dan menjelaskannya pada Joan.

__ADS_1


__ADS_2