
hello readers
happy reading n smoga suka
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Hukuman Seren dan Tita berakhir di jam istirahat.Mereka menghabiskan jam istirahat dikelas.Seren duduk kelelahan karena menyapu lapangan ditengah panas.Tita juga kelelahan duduk bersandar dikipasi menggunakan buku oleh Rini dan Naya.Seren menyuruh Chika pergi saja beristirahat ke kantin dan Chika pun pergi
"Hem..emang enak!!,,ngebelain teman sampe dihukum eh temannya yang udah dibelain malah enak enakan pergi ke kantin..haha.Makanya jangan sok jadi superhero!"Tita meledek Seren.Seren sudah bangun dari tempat duduknya hendak membalas Tita tapi tidak jadi dan hanya mengepalkan tangannya ke arah Tita
"Apaa??mau tanding lagi sama gw.Sini lo,gw gak takut!"Tita terus memprovokasi Seren tapi Seren memilih duduk lagi dan mengipasi wajahnya dengan buku
"Serenn..nih aku beliin jus jeruk buat kamu.Ini rotinya juga buat kamu!"Chika memberikan segelas jus jeruk dan roti.Chika membeli dua gelas jus dan dua bungkus roti.Seren membalas meledek Tita
"Ahh segarnyaa..jus ini.lebih segar daripada dikipasin!"ledek Seren.Tita bangun dan merutuk kesal
"Lo..iihhhkk.awas ya!"Tita keluar dengan menghentakkan kaki diikuti teman temannya
"Maaf ya Ser!,gara gara aku kamu jadi harus dihukum!"Chika merasa sangat bersalah pada Seren
"Bukan karena kamu kok Chik.Emang aku dah lama pengen jambak tuh badut!"ucap Seren.Jam istirahat sudah habis dan pelajaran dimulai kembali
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**dikantor Syahdan
Jam makan siang tiba,Syahdan melirik ponselnya.Syahdan menunggu telpon Lara.Dia sudah terbiasa mendengar suara Lara saat jam makan siang,bertahun tahun kebiasaan seperti itu berlangsung karena itu dua hari tak mendapat telpon dari Lara membuat hati Syahdan sedikit sedih
"Ayolah Syahdan..dia kan sekarang sibuk.Entah dia juga sudah makan siang atau belum!"gumam Syahdan sambil menyandarkan punggungnya kesandaran kursi
tok tok tokk
"Masuk!"ucap Syahdan
"Dan..mau makan siang bareng?"tanya Bandi
"Enggak deh Ban!,aku mau ke caffe Lara saja.Mau makan siang bareng dia!"Syahdan bangun menyambar jasnya dan memakainya sambil berjalan ke parkiran lalu melaju pergi menuju caffe
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**di caffe
"Mba Lara..ini makanannya sudah saya bungkus!"ucap Ninis memberikan bungkusan makanan pada Lara
"Oh iya makasih ya Nis!"Lara menerima bungkusan itu lalu menelpon pak Samin
tuttt tuttt tuttt
(Halo nyah)
"Em pak Samin tolong jemput anak anak di sekolah.Saya tidak sempat.Makasih ya pak!"ucap Lara lalu menutup telpon dan pergi.Lara berencana memberikan kejutan pada Syahdan dengan membawakannya makan siang.Diperjalanannya Syahdan melihat Hanum yang sedang kepanasan menutupi kepala anaknya menggunakan kedua tangan.Karena Syahdan ingat dia adalah teman Lara jadi Syahdan menepikan mobilnya dan keluar menghampiri Hanum
"Hanum kan!,temannya Lara?"tanya Syahdan
__ADS_1
"Iya..mas ini?"Hanum lupa siapa nama suami Lara
"Saya Syahdan suaminya Lara."jawab Syahdan
"Oh mas Syahdan.Mau kemana?"tanya Hanum
"Mau pergi makan siang.Mba panas panasan disini lagi nunggu taxi?"tanya Syahdan
"Iya tapi gak ada yang lewat dari tadi.Anak saya juga sudah lelah berdiri dari tadi!"ucap Hanum
"Saya antar saja kalau gitu.Mba mau kemana?"tanya Syahdan
"Sebenernya dekat sih mas.saya mau ke perumahan S tapi kalau harus jalan lumayan juga!.Emang gak ngerepotin?"Hanum tak enak hati sebenarnya tapi karena sudah lelah berdiri.Akhirnya Hanum mau diantar Syahdan
"Ga kok mba kebetulan satu arah kalau ke arah perumahan S!.yaudah ayo saya antar sekalian!"Syahdan membukakan pintu mobil untuk Hanum tanpa Syahdan ketahui ternyata di seberang jalan Lara melihat dia membukakan pintu mobil untuk seorang wanita.Lara tidak melihat wajah wanita itu karena dia menutupi wajahnya dengan tangan untuk menghindari terik matahari
"Heehh..niatnya aku mau kasih kejutan sama kamu mas.Gak disangka malah aku yang terkejut!,,hikss hikkss!"Lara menangis membenamkan wajahnya disetir mobil
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**dimobil Syahdan
"Mba Hanum dari mana?"tanya Syahdan
"Saya habis check up ke dokter!"ucap Hanum
"Oh.Itu tadi bukannya klinik dokter ahli kejiwaan.Maaf bukan maksud menyinggung!"ucap Syahdan
"Iya.Saya sedang mengobati authis anak saya!"jawab Hanum
"Tentu.mba mau tanya apa?"
"Apa dikantor mas butuh pegawai baru?,,saya butuh pekerjaan!"ucap Hanum
"Sepertinya ada.Tapi itu bagian office girl!"jawab Syahdan
"Tak apa mas.Saya sangat butuh uang untuk biaya berobat anak dan kebutuhan sehari hari saya dan anak saya!"ucap Hanum
"Oh..yasudah mba bisa datang saja langsung kekantor besok pagi!"ucap Syahdan
"Terima kasih mas!"Hanum tersenyum gembira.Syahdan memperhatikan wajah Hanum seraya berpikir
(Kasihan sekali seorang diri membesarkan anak.Masih harus mencari nafkah sendiri)gumam hati Syahdan merasa simpati pada nasib Hanum
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**dimobil Lara
Lara masih belum menjalankan mobilnya.Mobilnya masih terparkir ditempat tadi dia melihat Syahdan.Matanya sudah sangat sembab karena menangis
drrtttt drrtttt..ponsel Lara didashboard bergetar
"Halo!"ucap Lara
__ADS_1
(Mba..ini ada pelanggan yang ingin menyewa caffe untuk acara ulang tahun.Pak Joni tadi pulang setengah hari karena sakit.Jadi gimana mba?)
"Saya segera kembali ke caffe.Suruh tunggu sebentar 10 menit lagi saya sampai!"ucap Lara.Dia mematikan sambungan telpon dan menyimpannya lagi didashboard mobil.Lara putar balik ke arah caffe dan sampai dicaffe sepuluh menit kemudian.Lara langsung masuk ke kantor sedang pelanggannya Ninis membawanya ke ruang tunggu disamping kantor
"Nis..suruh orangnya masuk.saya tunggu didalam!"ucap Lara lalu masuk ke kantor
"Baik mba!"ucap Ninis
Ninis berjalan ke ruang tunggu dan menghampiri pelanggannya
"Pak Andi,silahkan ikuti saya!"ucap Ninis.Andi bangun dan mengikuti Ninis ke ruangan Lara
"Mba Lara ini pelanggan kita pak Andi!"ucap Ninis
"Pak Andi silahkan bapak diskusikan rencana bapak dengan mba Lara.Dia owner caffe ini.Saya permisi!"Ninis keluar setelah mengantar tamunya
"Kamu habis nangis La!"Andi to the point mengomentari mata sembab Lara
Diparkiran caffe Syahdan sudah tiba setelah mengantar Hanum pulang terlebih dulu
"Bapak kenal saya?"tanya Lara karena cara Andi memanggilnya begitu akrab
"Aku Andi masa lupa?"tanya Andi.Lara mengingat ingat dan lalu Lara ingat Andi ini adalah sepupunya Denis.Mereka pernah bertemu beberapa kali saat dulu Lara berpacaran dengan Denis.Syahdan melangkah masuk kedalam caffe dan berjalan menuju ruangan Lara
Lara yang tak menyangka bisa bertemu lagi dengan Andi jadi merasa senang.Lara menggenggam tangan Andi
"Aku senang banget bisa bertemu lagi sama kamu!"Lara dan Andi saling menggenggam dan saat Lara mengucapkan hal itu bertepatan dengan Syahdan yang membuka pintu kantor dan melihat Lara yang sedang menggenggam tangan Andi dan mengucapkan kegembiraannya bisa bertemu lagi dengan Andi
"Jadi kesibukan kamu di jam makan siang adalah ini.Sampai sampai tak sempat untuk menelponku!,bagus sekali La.Ok..silahkan dilanjut.Saya permisi!!"ucap Syahdan dengan amarah yang memuncak dia keluar dari kantor Lara dan membanting pintu
Bbrraakkk...
Lara dan Andi terlonjak karena kaget.Lara melepaskan genggaman tangannya.Ninis diluar juga kaget melihat Syahdan keluar dari ruangan Lara dengan emosi.Syahdan langsung menaiki mobilnya putar balik ke kantor dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi
Diruangannya Lara menghela nafas kesal
"La..kamu kok diem aja sih dituduh selingkuh.Aku kan jadi gak enak.Dikiranya aku beneran jadi pebinor lagi!"ucap Andi
"Udahlah jangan dipikirin,gak usah dibahas juga.Oh iya kamu kesini mau ada acara apa ingin menyewa caffeku?"tanya Lara
"Oh..untuk ulang tahun pernikahanku dan juga ulang tahun putriku yang hari lahirnya bertepatan dengan hari ultah pernikahan kami.Aku ingin acaranya bertema princess dan Ratu.Aku ingin menjadikan mereka ratu dan putri yang bahagia!"ucap Andi
"Bisa aku atur.Tulis tanggal dan detail acaranya disini.Kamu bisa bayar DPnya 30% dulu dan sisanya setelah acara selesai!"ucap Lara.Andi mencatat dibuku agenda reservasi dan menyerahkan check sebesar 10 juta sebagai DPnya.Setelah itu Andi berjabat tangan dengan Lara lalu pergi dari ruangan Lara.Lara mendesah menghempaskan tubuhnya berbaring disofa dan memijat mijat kepalanya.Lara sengaja tak membela diri saat dituduh selingkuh dengan Andi karena sedang sangat kesal padanya
(Dua kali aku lihat kamu dengan wanita lain tidak mungkin kali ini juga salah lihat.Sudah bosankah kamu sama aku mas?)gumam Lara sedih
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Sampai sini dulu ya readers
tinggalkan jejak kalian ya genk's
like n komenan kalian aku tunggu
__ADS_1
kalau sudi kasih☆☆☆☆☆buat author jg hehe..berharap
♡♡♡redears eemmuuaccchhh