
Pagi hari Andin sudah berdiri didepan gerbang rumahnya.Dia memakai seragam sekolahnya dan sedang memesan taxi online,tapi masih belum juga mendapatkannya.Andin memutuskan berlari ke halte yang ada disamping gerbang komplek perumahan.Jarak dari rumah Andin ke gerbang komplek hanya lima menit.
Ken sudah siap berangkat dengan motor hijau andalannya,seperti biasa Ken akan menjemput Joan dulu di rumah pamannya.Tapi saat dia mengendarai motornya keluar dari gerbang komplek,Ken melihat Andin yang celingukan menunggu kendaraan umum.
"Din..sedang menunggu angkot ya?"
"Iya!,aku tidak tahu kenapa hari ini sulit sekali mencari angkutan umum.Pesan taxi online gak dapat,pergi kesini tapi dari tadi tidak ada angkot,bus bahkan ojek saja tidak ada!" jawab Andin.Andin tidak ingin menumpang dengan Ken karena Andin tahu jika Ken pasti akan menjemput Joan.
"Ya udah,bareng gw aja!" ucap Ken
"Tidak usah!,makasih Ken.Kamu mau jemput Joan kan!" tolak Andin.
"Gw telpon si Jo dulu!" ucap Ken.Ken menelpon Joan dan menyuruhnya berangkat naik mobil bersama Jhon.Barulah Andin mau naik ke motor Ken.Diperjalanan Ken mengajak Andin mengobrol.
"Tidak diantar?"
"Kak Ichal kan sedang honeymoon!" jawab Andin.Ken lupa jika setelah acara pernikahan,Ichal dan Chika langsung pergi berbulan madu.
"Kalau gitu bawa mobil sendiri aja.Gw lihat mobil kak Ichal ada di rumah!"
"Aku tidak bisa menyetir,ehmm sebenarnya bisa cuma karena belum ahli jadi aku masih takut buat bawa mobil sendiri!" jawab Andin.
__ADS_1
"Gw ajarin biar lancar,mau gak?"
"Gak usah Ken!,terima kasih!"
"Ya sudah,tak apa apa kalo lo gak mau!"
Andin dan Ken tiba disekolah bersamaan dengan mobil Jhon dan Joan yang baru saja tiba diparkiran sekolah.Joan keluar dari mobil Jhon dan melihat Ken yang sedang membantu Andin melepas helm karena rambut Andin yang tersangkut,helm itu jadi sulit dilepas.Joan merasa cemburu pada Andin.
Andin dikenal siswi paling kalem dan baik.Dia selalu berdandan feminim berkebalikan dengan Joan yang sedikit tomboy.Sedangkan Jhon tumbuh jadi lelaki playboy yang hampir seminggu sekali berganti pacar.Tahun ini mereka menginjak tahun kedua di SMA tapi Jhon sudah hampir satu sekolah pernah dipacarinya.
Setelah Ken berhasil membuka helm yang dipakai Andin.Ken menghampiri Jhon dan Joan diikuti Andin yang berjalan dibelakangnya.Joan langsung berjalan pergi meninggalkan Ken dan Andin.Ken menyusul Joan berjalan kekelas.Andin dan Jhon berjalan santai melihat Joan dan Ken yang berjalan dengan cepat.
"Tolongin apa?" tanya Jhon
"To,," ucapan Andin disela oleh pacar baru Jhon yang berlari menyapa Jhon.
"Baby..!" ucap Ivy.Ivy pacar Jhon yang baru tiga hari jadian.Dia langsung menggrlayut manja dilengan Jhon.
"Hai,Din!" sapa Ivy saat melihat ke arah Andin.
"Oh,iya Ndin,tadi mau minta tolong apa?" tanya Jhon.Andin merasa sedih melihat Jhon dengan pacar barunya.
__ADS_1
"Tidak jadi,aku minta tolong Ken saja nanti.Aku tidak mau mengganggumu!" Andin pergi ke toilet dan menangis diam diam.
(Jhon!!,,sampai kapan aku harus menunggumu melihatku?,semakin lama hati jadi semakin sakit melihatmu dengan wanita lain) gumam Andin sambil menutup mulutnya dengan telapak tangan.Andin berharap selamanya tak akan pernah ada yang tahu tentang perasaannya pada Jhon.
tap tap tap tap...terdengar langkah kaki yang masuk kedalam toilet.Andin masih didalam bilik toilet paling ujung tembok.Dan dia mengintip dua orang siswi yang sedang berdandan menghadap cermin diatas washtapel.
"Vy..lo kok jadian sama si Jhon sih?,bukannya lo bilang gak suka sama Jhon?" tanya teman Ivy.
"Gw gak suka sama Jhon!,tapi gw juga gak suka sama si Andin yang sok kepinteran itu!.Gw tau dia pintar dalam pelajaran,tapi dia tidak pintar menyembunyikan perasaannya!" ucap Ivy
"Maksud lo gimana sih,Vy!,gw gak ngerti!" ucap teman Ivy.
"Gw pengen nyakitin hati Andin,biar nilainya turun.Karena biasanya saat sakit hati maka otaknya tidak akan fokus pada pelajaran.Nah pasti nilai dia turun tuh!.Gw bosen dimarahin mulu sama bokap!.Bokap gw tiap hari bilang gini ^Nilai kamu sama Andin itu hanya terpaut dua angka saja!,masa kamu tidak bisa mengalahkan koma dua dibelakang nilai Andin!.Papa malu sama kolega papa,masa anak papa yang sudah papa sewain guru les privàt dari Fakultas internasional bisa kalah sama anak yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya^.Dan lo tahu gak,kata kata itu tiap hari gw dengar dari mulut bokap!" ucap Ivy
"Oh,jadi maksud lo si Andin suka sama si Jhon,jadi lo jadian sama Jhon buat manas manasin hati Andin gitu?" ucap teman Ivy
"Tepat banget!,,.Eh udah bel,yuk masuk ke kelas!" Ivy pun menarik temannya keluar dari toilet.Mereka sama sekali tidak tahu jika Andin yang mereka bicarakan ada disalah satu bilik toilet.Mendengar langkah mereka menjauh,Andin pun keluar dari toilet membasuh bekas air matanya dan juga mata sembabnya yang tampak memerah.Setelah itu Andin pun keluar dari toilet.
Andin juga tidak tahu kalau dibilik toilet sebelah ada Joan.Joan yang sempat salah faham ketika melihat Andin dan Ken tadi pagi itu akhirnya tahu.
"Jadi Andin suka sama Jhon,sejak kapan?" Joan bertanya tanya sendiri.Joan langsung keluar dari kamar mandi,karena dia dan Andin hanya duduk di toilet untuk melampiaskan kesedihan mereka.Setelah tahu jika Andin menyukai saudara kembarnya Jhon dia bersumpah akan memisahkan Ivy si rubah betina yang memanfaatkan kebaikan Jhon.
__ADS_1