Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
eps 9


__ADS_3

author abal2 in here



yukks cuss


Gaspoll terus Syahdan Lara nya



happy reading smoga kalian suka


-------------------------------------



Dirumah Lara,Zidane berniat membangunkan Lara karena dia sudah tidur dari sore.Zidane berniat menyuruh Lara makan



tok tok tookk.Zidane mengetuk pintu berulang ulang.Karena tidak biasanya Lara susah dibangunkan,Zidane merasa heran



"La makan la.Lo dah tidur dari sore"tetap tidak ada sahutan dari dalam.Zidane akhirnya memberanikan diri masuk ke kamar Lara setelah ucapannya sama sekali tak mendapat respon dari dalam



"La gue masuk ya?"



Zidane kaget melihat kasur yang berantakan menandakan Lara tadi memang tidur dikasur itu.Lalu kemana dia sekarang,Zidane tak melihat Lara keluar kamar.Karena saat Lara keluar Zidane tengah berada di caffe



Zidane memutuskan menelpon Lara.Saat ponselnya berbunyi Lara sedang menyelimuti Syahdan yang sudah dia baringkan di kasur



Lara mengambil ponselnya yang dia simpan di nakas samping tempat tidur sebelum mandi tadi.Saat Lara mengangkat panggilan dari Zidane ternyata tombol Loudspeaker tersentuh membuat Syahdan yang pura pura pingsan mendengar ucapan yang menyakitkan



"Hallo Zid"ucap Lara



tombol loudspeaker aktif"Lara sayaaang.Kamu kemana kok gak ada dikamar"jawab Zidane berteriak khawatir pada Lara.



"issshh kupingku bisa tuli dengar kamu"Lara menjawab dan mematikan tombol loudspeaker



Setelah itu Syahdan tidak tau diseberang telpon mengatakan apalagi.Syahdan merasa sangat sakit dihatinya.



"La andai aku yang panggil kamu sayang,aku pasti jadi pria paling bahagia"ucap Syahdan dalam hati



"Ya udah kamu tidur.Selamat malam Zid.Iya aku juga sayang banget sama kamu"Lara menutup panggilannya.Hanya kata kata itu yang Syahdan dengar.


__ADS_1


"Aahh pusing banget"Syahdan berpura pura siuman dari pingsan.



"Mas udah bangun,minum dulu mas!!"Lara bertanya sembari memberikan air di gelas.Syahdan memang selalu menyediakan segelas air di nakas samping tempat tidur



Lara duduk disamping tempat tidur dengan posisi menghadap Syahdan.



"Mas gapapa?"tanya Lara



"Gapapa makasih ya La"ucap Syahdan dan menaruh kembali gelas yang dipegangnya di atas nakas



Tiba tiba hujan turun diiringi petir yang cukup keras.



"Tante...papa..."terdengar Seren berteriak memanggil mereka



Tanpa membuang waktu mereka segera berlari ke arah kamar Seren dan membuka pintu.Terlihat Seren terduduk di kasurnya dengan menutup telinga.Lara dan Syahdan menghampiri Seren



Seren langsung memeluk saat Lara duduk disamping tempat tidur.




"Tante sama papa tidul disini sama Selen"pintanya pada mereka



Dan mereka kompak kaget"Haahh apaa"ucap mereka barengan



Mereka tidak tega melihat Seren yang ketakutan.Mereka mengalah dan mengikuti kemauan Seren.Lara tidur disamping kanan Seren dan Syahdan disamping kiri Seren.Merekapun tidur



Saat tengah malam Seren terbangun karena sesak dipeluk dari kanan dan kiri.Hujan sudah berhenti sejam yang lalu.Seren pindah kebelakang papanya.Kasur Seren memang besar meskipun Seren masih kecil.Saat pagi datang bi Eli ke kamar Seren untuk membangunkannya



Tapi saat membuka pintu bi Eli melotot melihat tuannya tidur di ranjang Seren dengan berpelukan.Bi Eli keluar lagi dari kamar pelan pelan,dia tidak jadi membangunkan Seren yang tertidur disamping ayahnya



Bi Eli takut membangunkan tuannya juga.Dia benar benar kaget melihat tuannya tidur memeluk Lara.Dan Lara juga memeluknya.



Cahaya matahari menerpa wajah Syahdan dengan setengah sadar Syahdan meraba punggung yang sedang dipeluknya.Matanya masih terpejam tapi hatinya merasa aneh



"Apa Seren sudah bertambah besar.Kenapa punggungnya lebar sekali?"kernyit Syahdan tapi belum membuka matanya

__ADS_1



Lara terusik tidurnya karena merasakan belaian lembut di punggungnya.Saat Syahdan membuka mata dia kaget melihat yang sedang dipeluknya bukanlah Seren Tapi Lara.Begitupun dengan Lara saat membuka mata kaget ternyata yang memeluk erat tubuhnya adalah Syahdan



Dan teriakan Lara terdengar sampai ke ruang tamu dimana bi Eli sedang menyapu lanrai



""Aaagghhhhh"Lara berteriak bangun dan teriakannya membuat ayah dan anak itu langsung terduduk.Lara memukuli bahu Syahdan berkali kali



"Dasar mesum,cabul,kamu ngapain peluk peluk saya mas.Nyari kesempatan dalam kesempitan ya?"Lara mengomeli Syahdan



Syahdan hanya terdiam.Seren yang sudah terbangun langsung ke kamar mandi di kamarnya.Dan ketika Seren sudah tidak terlihat,Syahdan beraksi menggoda Lara



Syahdan memegang kedua tangan Lara,menarik dan menjatuhkan Lara ke ranjang dan menindihnya.Lara terdiam wajahnya merah merona dengan posisi seperti itu.Syahdan memajukan wajahnya hendak mencium Lara.Lara memejamjan mata rapat sekali



Lara tidak berani menatap mata Syahdan.Jantungnya berdetak keras seperti akan loncat keluar.



Syahdan berhenti sebelum bibirnya menyentuh bibir Lara.Dia sadar kalau dia tak boleh mengganggu Lara.Syahdan melepaskan cekalan tangannya pada Lara.Dia segera bangkit menuju ke kamarnya


---------------------


Hadeuhh udah deg deg an tapi ga jadi dicium wkwkwk....


Sabar ya Lara tar juga dpt kiss dari mas Syahdan haha



so readers jngn kecewa..














__ADS_1


__ADS_2