
Suara deru motor Ken dipagi hari sangat mengganggu Andin.Andin keluar dari rumahnya dan mengomeli Ken.
"Ken..masih pagi! berisik sekali sih!" Andin mengomel karena biasanya Andin biasa bangun agak siang.Tapi hari ini Andin harus bangun pagi pagi buta karena suara motor balap Ken yang baru saja dibelikan oleh ayahnya.
Lara keluar karena mendengar keributan."Andin..ada apa sayang?" tanya Lara.
"Ini tante,Ken resek.Ken resek masa pagi pagi dah ngegas ngegas motor kencang banget!" ucap Andin.
"Ken.." ucap Lara sambil melihat Ken.
"Mama ini mamanya siapa sih,belain Andin aja terus!" ucap Ken berpura pura marah.Andin menjulurkan lidahnya meledek Ken.
"Kamu ini!,lagian mau kemana sih?tumben hari libur kaya gini bangun pagi!" ucap Lara.
"Hari ini mau nonton konser musik sama Joan mah!" jawab Ken.
"Oh!" ucap Lara singkat.
"Eh Andin dah sarapan belum?.Sarapan bareng tante yuk!"
"Makasih tante,tapi Andin masih mengantuk.Gara gara si kentang nih,jadi bangun!" ucap Andin sambil mendelik ke arah Ken.Setelah tahu bahwa Andin ditinggalkan kedua orang tuanya dulu,Lara mengangkat Andin sebagai anaknya atas persetujuan Syahdan.Ditambah sekarang Andin tinggal sendiri di rumahnya,membuat Lara lebih memperhatikan Andin.
Setelah Irgi dan Seren pindah ke apartementnya,Marinka merasa kesepian karena itu dia menyuruh Chika dan Ichal tinggal di rumahnya.Andin memang anak yang mandiri sejak kecil karena itu dia tidak masalah tinggal sendiri.Ichal juga sedikit tenang karena rumah mereka disamping rumah Lara.Orang yang menurut Andin dan Ichal adalah orang yang sangat sangat baik.
__ADS_1
"Papa belum pulang mah?" tanya Ken.Syahdan sedang diluar kota untuk melihat pengerjaan proyek resort dan spa yang baru berjalan sebulan yang lalu.
"Belum.Sepertinya papa akan lama disana!" jawab Lara.Dia lalu masuk kembali ke dalam rumah setelah Andin juga masuk kembali ke rumahnya. Hari ini Ken berencana membawa mobil karena itu dia hanya ingin memanaskan motornya saja.Ken pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap siap menjemput Joan di rumahnya.
*flashback*
Setelah Ken dan Joan mendeklarasikan cinta mereka diatap hotel.Seren bertanya pada Lara dikamarnya.
"Mah,,memangnya tidak apa apa kalau Ken dan Joan bersama?.Bukannya mama sendiri yang bilang,lebih baik bersama orang lain daripada dengan saudara sendiri?" tanya Seren
"Benar,tapi mama tidak mau menghalangi jika orang yang dicintai Ken memang Joan.Jika dengan saudara mama takutnya jika Ken menyakiti Joan maka hubungan mama dan om Zid bermasalah.Semoga saja adikmu itu tidak akan menyakiti Joan!" ucap Lara
*flashback off*
"Hati hati sayang!" jawab Lara.Kemudian dia melanjutkan kembali menyiram tanamannya.
Ken melaju dengan kecepatan tinggi menuju rumah Zidane.Karena terlalu fokus menatap kado didashboard mobilnya membuat Ken tak memperhatikan saat didepannya ada sebuah belokan.Ken menyenggol seseorang yang sedang bersepeda hingga terjatuh.Ken menghentikan mobilnya dan menghampiri pengendara sepeda yang disenggol oleh mobilnya.
"Mas,,gak apa apa kan?" tanya Ken saat melihat orang yang sedang duduk memegangi lututnya yang terluka.Ken melihat celana orang itu sobek dibagian lutut dan sepertinya lututnya juga berdarah.
"Lo pikir ini jalan punya nenek moyang lo apa?Ngebut ngebut seenaknya!" ucap si pengendara sepeda yang ternyata seorang wanita.
"Dan gue bukan mas mas,,sembarangan aja manggil orang.Lo buta apa!" gerutu si wanita.
__ADS_1
"Ok,maaf gue gak tahu kalo lo cewek.Dan lo gak usah marah marah kaya gitu.Gue tahu gue salah dan gue bakal tanggung jawab.Ayo gue bawa lo berobat!" ucap Ken mengulurkan tangan tapi ditepis oleh wanita itu.
"Gak perlu.Gue malas tinggal semenit lagi buat lihat tampang lo" ucap wanita berperawakan tinggi dan langsing dengan kulit kuning langsat.Dia mempunyai hidung yang mancung dan mata berbentuk oval serasi dengan alis yang membentuk bulan sabit.Bibir tipisnya itu telah mengeluarkan kata kata yang sangat membuat Ken marah.
"Maksud lo apa?.Eh gue berbaik hati mau bertanggung jawab dan lo malah ngehina tampang gue.Lo gak tahu kan,gue Ken paling populer diantara siswi disatu sekolahan gue.Dan lo juga pasti jatuh cinta sama gue kalo lo sering ngelihat muka gue!" ucap Ken penuh percaya diri.Tapi jawaban dari si wanita membuat Ken lebih marah lagi.
"Huweekk..cewek cewek itu aja yang bego,karena suka sama playboy kacangan kaya lo!" ucap wanita itu lalu dia pergi kembali dengan mengendarai sepedanya.
"Tuh cewek mulutnya pedas amat!.Sial gue bakalan telat jemput Joan. Semoga dia gak marah deh sama gue!" Ken segera melaju ke rumah Joan dengan kecepatan tinggi.Ken berharap dia busa datang tepat waktu atau dia akan jadi sasaran kemarahan Joan kembali.
*flashback*
"Jo..jika seandainya suatu saat nanti hati kita berubah.Apa yang akan kamu lakukan.Mencari penggantikukah?"
"Tidak,Ken. Aku hanya akan berharap bahwa kita akan selalu bersama!" jawab Joan saat mereka menonton film di bioskop.Kebetulan film yang mereka tonton adalah film pasangan yang semakin lama mereka bersama dan semakin berubah menjadi bosan dengan pasangannya.
"Aku harap hatiku tidak akan berubah!" gumam Ken.
*flashback off*
"Semoga kita tidak akan berpisah karena hal hal sepele,Jo!" gumam Ken diperjalanannya.Ken sangat takut jika dia terlambat Joan akan marah padanya.
************************************
__ADS_1