Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Pengasuh Cantik Sang Putri CEO
Lembaran baru di putih abu abu ch 29


__ADS_3

Irgi duduk disamping Seren yang sedang sibuk mengelap bajunya.


"Jadi benar,itu ulah kamu sendiri sayang?"


"Hehe..!"


"Eh malah senyum!.Pasti ada alasannya kan?"


"Habisnya sekretaris kamu itu mau mencelakaiku.Dia mencampur obat kedalam jus jeruk itu.Dia pikir aku tidak tahu!"


"Terus kamu tahu dari mana?"


"Dari cctv,tuh laptopnya terbuka!"


"Dasar nakal!,kamu kan bisa tidak usah meminum jusnya kalau tahu ada obatnya.Kenapa malah bikin kekacauan kaya gini?"


Irgi tersenyum dengan kelakuan Seren.Wanita yang terlihat lembut diluar tapi tegas dan tak mudah ditindas.Irgi jadi makin bangga mempunyai kekasih seperti Seren.


"Karena dia mengataiku gadis murahan yang tidak pantas buat kamu!."


Irgi merasa sedih melihat wajah murung Seren.Irgi mengusap puncak kepala Seren dengan lembut


"Tidak ada yang lebih pantas daripada kamu sebagai pendampingku!,jangan sedih begitu.Jelek!"


"Biarin weekkk!"


Irgi tertawa terbahak bahak melihat Seren yang ngambek dikatai jelek.Mereka mengobrol dan bersenda gurau menghabiskan waktu berdua.


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Ichal sudah sampai dirumah.Andin segera masuk ke kamarnya dan mengerjakan PRnya.Ichal duduk ruang tengah sambil melamun membayangkan senyum Chika.


ting tong ting tong..


"Siapa ya?"


Ichal melangkah membuka pintu dengan penasaran.Karena teman teman sekampusnya tidak ada yang tahu jika Ichal pindah rumah


"Siang,kak!"


"Ken..ada apa,tumben?"


"Iya..mau belajar bareng Andin!"


"Oh.,,Andin dikamar!,kakak panggil dulu ya!.Masuklah!"


Ken menunggu di ruang tamu.Ichal masuk ke kamar Andin dan memberitahu jika Ken sedang menunggunya.Andin keluar menemui Ken



"Ken!,ada apa?"


"PRmu sudah dikerjakan?"


"Sedang aku kerjakan!"


"Kita kerjakan bersama yuk!"

__ADS_1


"Boleh.Jadi kalau ada yang gak bisa aku kerjain bisa nanya!"


Andin dan Ken belajar bersama di ruang tamu.Joan yang melihat Ken masuk ke rumah Andin jadi sedih.Jhon menghampiri Joan yang duduk di ayunan seorang diri


"Jo..mama besok pulang!"


"Aku tahu!"


"Nanti setelah mama pulang,kita balik ke rumah lagi.Nanti tambah sedih deh!"


"Ngapain sedih,aku malah dah bosen disini!"


Jhon mendorong ayunan Joan dengan perlahan.Joan sedikit tersenyum,setidaknya masih ada Jhon yang menemaninya main.Mereka bergantian bermain ayunan dan mendorongnya juga bergantian


Mereka berhenti bermain ayunan saat melihat mobil yang masuk dan parkir dihalaman.Dan ternyata itu adalah Rina dan Zidane yang memajukan jadwal kepulangan mereka.Rina dan Zidane turun dari mobil.Joan langsung turun dari ayunan dan berlari menghampiri Rina


"Mamaaa..hiks hiks hiks"


Joan memeluk Rina dan menangis tersedu sedu.Zidane menoleh ke arah Jhon,seolah bertanya ada apa dengan Joan.Jhon hanya mrngangkat bahu.Rina membelai rambut Joan


"Joan kenapa?,kok nangis sayang?"


"Joan kangen papa dan mama hiks hiks hiks"


"Sekarang kan mama sudah datang,Joan jangan nangis lagi.Sudah cep cep cep..jadi jelek kan princes mama!"


"Tante sama om ada dirumah?"tanya Zidane


"Tante ke puncak kemarin,terus om tadi pagi menyusul tante ke puncak!"jawab Jhon


"Benar benar si sumsum itu,ditinggal sehari saja langsung menyusul!"ucap Rina


"Suami mesum!"


Zidane tertawa mendengar jawaban Rina.Mereka masuk kedalam rumah.Joan menggamit lengan ibunya dan tak mau dilepas


"Mah..Jo mau pulang sekarang!"


"Tapi kan tante sama om tidak ada,masa kita pergi.Kita tunggu om dan tante datang dari puncak !"


"Gak mau..Joan mau pulang sekarang!"


"Ya sudah kamu dan Joan pulang duluan.Biar aku dan Jhon disini menunggu Lara dan Syahdan pulang.Kemarin sih aku sempat telpon katanya Lara cuma dua hari,jadi harusnya hari ini mereka pulang!"


"Baiklah kalau begitu!"


Joan berlari ke kamar Seren dan segera mengemasi barang barangnya.Setelah selesai berkemas,Joan dan Rina pulang ke rumah mereka


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Lara selesai dengan pembukuannya.Dia melirik jam dinding yang menunjukan jam 3sore.Syahdan sudah bangun dan mandi.Syahdan keluar dari kamar dan melihat Lara yang sedang melamun


"Kenapa sayang?"


"Eh mas.Sudah bangun?.Ini loh mas!,separuh pendapatan caffe ini tidak tercatat di pembukuan pak Jojo.Sedangkan dilaptop tercatat dan sesuai dengan jumlah orderan dari bagian dapur!"


"Itu berarti,pak Jojo yang sudah korupsi!"

__ADS_1


"Terus aku harus bagaimana mas?"


"Ya dipecat lah!.Tapi sebaiknya Zidane saja yang mengambil tindakan!,yang jelas kamu sudah tahu penyebab caffe ini merugi selama sebulan ini!"


"Ya sudahlah.Sekarang kita pulang,biar nanti aku bicarakan dengan Zid!"


Lara dan Syahdan keluar dari ruangan itu dan menguncinya.Merekapun kembali ke kota J.


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Ken selesai mengerjakan tugas dan kembali ke rumah.Diruang tamu Ken bertemu Zidane dan Ken yang sedang menonton tv


"Ken darimana?"tanya Zidane


"Belajar bersama teman om.Tante kemana?kok tidak kelihatan?"


"Oh tante dan Joan pulang ke rumah lebih dulu.Kalau om dan Ken sedang menunggu papa dan mamamu!"


"Oh.Ken ke kamar dulu om!"


Ken pun masuk ke kamarnya.Dia merasa sedih mendengar Joan sudah pulang.Ken heran kenapa dia sedih!,padahal mereka bisa bertemu di sekolah dan mereka juga selalu piknik sebulan sekali bersama sama.Lalu kenapa dia harus merasa kehilangan.


Dikantor Irgi,Seren melirik jam dinding sudah jam 4.


"Gie..kamu pulang kerja jam berapa?"


"Jam 3 sore!"


"Ini sudah jam 4 loh!"


Irgi melihat jam dan menepuk jidatnya.Saking asyiknya mengobrol berdua dengan Seren,Irgi sampai lupa waktu


"Maaf ya sayang!.Aku sampai lupa waktu!.Ya sudah kita pulang sekarang!"


Irgi mengantarkan Seren pulang.Dijalan,Irgi meledek Seren sampai Seren salting


"Yang katanya kissnya nanti,gimana nih!"


"Hahh.."


Seren menganga mendengar Irgi meledeknya.Seren menunduk malu,wajahnya merah merona bak tomat cherry.Irgi benar benar sangat suka saat melihat Seren malu dan memerah.Dia mengusap puncak kepala Seren


"Aku cuma menggodamu saja.Aku tidak akan melakukannya sebelum kamu cukup umur!,haha"


"Maksud kamu,aku masih anak kecil?"


"Iya!,tuh buktinya.Melihat wajah pacarnya aja gak berani!"


"Besok tidak usah jemput,aku sebel sama kamu!,humm!"


Seren memalingkan wajahnya ke arah kaca samping.Irgi makin tersenyum geli saat Seren ngambek.Irgi menepikan mobilnya dan berhenti,lalu membalik wajah Seren dan langsung mencium Seren dengan lembut


degg..Seren terkejut dan jantungnya serasa berhenti berdetak sekilas.Seren mengedip ngedipkan matanya dan tak lama,Irgi melepas kan ciumannya.Irgi kembali melajukan mobilnya.Seren malu setelah Irgi mendadak menciumnya


(dia benar benar polos,bahkan ciuman saja tak bisa,tapi aku senang.Itu berarti Seren anak yang baik dan bisa menjaga diri dengan baik.Aku akan menjagamu sampai tiba waktunya kamu menjadi ratu di istana cintaku.Semoga saja kamu jadi istriku kelak Serenia Azwar)


Irgi bergumam dalam hati dengan senyuman bahagia yang menghias wajah tampannya

__ADS_1



__ADS_2