
Lara sampai kerumah jam 11 malam.Bi Neni membukakan pintu untuk Lara dan melaporkan Syahdan
"Nyonya malam sekali.Tuan nungguin nyonya dari tadi sampai ketiduran di sofa!"ucap Neni
"Oh.Iya bi soalnya dah lama gak kerja.perlu belajar lagi.Makasih ya bi!"ucap Lara.Dia melangkah ke ruang tamu dan melihat Syahdan yang tidur telentang di sofa ruang tamu sambil memeluk bantal sofa.Lara memperhatikan wajah lelah Syahdan yang sedang tertidur.Lara tidak tega melihat betapa lelahnya wajah Syahdan
"Pasti banyak sekali pekerjaanmu mas.Karena hampir seminggu ini kamu terus lembur!"Lara berjongkok didekat sofa sambil terus memperhatikan suaminya.Tapi kemudian bayangan Syahdan yang berpelukan dengan wanita tadi pagi berkelebat dalam pikiran Lara.Larapun berdiri seketika
(Siapa dia mas?,aku sangat ingin bertanya siapa dia,tapi aku terlalu takut.Aku takut saat aku bertanya nantinya malah membuat rumah tangga yang selama ini kita bina bersama hancur.Apa yang harus aku lakukan)gumam hati Lara
"Sudah puas belum mandangin mas?Mas sudah boleh buka mata belum?"Syahdan bicara sambil tetap menutup mata.Syahdan sebenarnya sudah bangun saat Lara mengetuk pintu dan bicara dengan dengan bi Neni
" Sudah bangun mas?"tanya Lara.Syahdan membuka matanya lalu duduk bersandar disofa
"sudah,kamu gak angkat telpon dari mas?apa sangat sibuk?"tanya Syahdan datar sambil menatap Lara
"Aku gak dengar mas karena ponselku didalam tas!"Lara mencari alasan.Dan berbicara dengan gugup didepan Syahdan
__ADS_1
"Aakhh"Lara memekik saat Syahdan menarik tangan Lara membuatnya jatuh terduduk di pangkuan Syahdan.Syahdan melingkarkan tangannya di pinggang Lara
"Apa kau tahu sayang?Seharian ini aku menunggu telpon darimu!,saat ku telpon kamu juga gak angkat panggilan dariku.Aku sangat merindukan suaramu!"ucap Syahdan.Lara menatap kedua manik coklat mata Syahdan dengan banyaknya pertanyaan yang tak dia temukan jawabannya.Syahdan menggenggam tangan Lara dan mengecupnya
"Kenapa terus menatap mas dengan pandangan seperti itu?"tanya Syahdan
"Hahh..tidak ada."ucap Lara.Syahdan menarik Lara agar lebih merapat padanya.Wajah Syahdan dan Lara begitu dekat,mereka saling pandang dari jarak dekat.Syahdan lalu menarik tengkuk Lara dan menciumnya.Lara membalas ciuman Syahdan.Mereka menyudahi acara ciuman mereka disofa dan masuk kedalam kamar untuk melanjutkan.
" Mas,apakah mas bahagia denganku?"tanya Lara
"Mas sangat mencintai kamu,mas sangat bahagia hidu bersamamu dan selamanya ingin selalu bahagia bersamamu dan keluarga kecil kita!"ucap Syahdan memeluk erat tubuh Lara
"Sudah dini hari..sebaiknya kita mandi air hangat dan pergi tidur karena besok kita harus bekerja.Ayo kita mandi!"ajak Syahdan
"Gak mau!!"Lara menahan tangannya saat ditarik bangun oleh Syahdan
"Kenapa gak mau mandi?,masih mau lagi ya?,ayo kalau gitu!"Syahdan mendekati Lara dan Lara memekik pelan
__ADS_1
"Tidak!"ucap Lara
"Terus kenapa gak mau mandi?"tanya Syahdan sambil mencolek dagu Lara
"Aku gak mau mandi bareng.aku mandi sendiri sajaa!!"ucap Lara berlari kekamar mandi dan segera menguncinya.Syahdan berdecih geli
"Cchhh..lucunya istriku!"ucap Syahdan yang melihat Lara lari ke kamar mandi
Didalam kamar mandi Lara mengatur air hangat di shower sambil bergumam pelan
"Heh..mandi berdua!,yang benar saja.Yang ada bukannya mandi malah nambah lagi sambil mandi.Memangnya aku gak hafal gitu kelakuannya..Ckkckk dasar sekali mesum tetap aja mesum!"gumam Lara.Lara kemudian mandi dan setelah Lara selesai mandi giliran Syahdan yang pergi mandi.Lara mengganti sprei merahnya dengan yang berwarna krem dan menyimpan sprei merah ke cucian.Saat Syahdan keluar dari kamar mandi ternyata Lara sudah tertidur.Syahdan mengecup puncak kepala Lara lalu menaikan selimut Lara sampai ke dada.Syahdan merebahkan tubuhnya disamping Lara dan tak lama kemudian Syahdanpun sudah pergi ke alam mimpi
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
silahkan like n koment ya readers
sampai disini dlu..kita lanjut next part
__ADS_1
♡♡♡readers