Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)

Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)
Resepsi


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


Setelah prosesi ijab qabul selesai, Dhava Alfathan dan Nabilla Annisa Chairanie dipersilahkan untuk berganti pakaian.


Mereka mengenakan pakaian yang berwarna senada, sehingga terlihat semakin serasi, bagaikan raja dan ratu. Dhava mengenakan stelan jas berwarna putih, sedangkan Annisa mengenakan gaun pengantin syar'i yang juga berwarna putih. Keduanya sengaja memilih warna putih sebab warna tersebut melambangkan kesucian, cinta, dan kasih sayang.


Dhava memandu tangan istrinya agar melingkar di lengannya yang terbuka, lantas mereka berjalan beriringan menuju panggung pengantin yang berada di halaman rumah utama.


Dua insan yang tengah berbahagia itu berdiri di panggung pengantin untuk menyambut para tamu yang berkenan hadir ke pesta resepsi pernikahan mereka. Keduanya diapit oleh Ilham, Suci, Raikhan, dan Alya.


Para tamu undangan memberi ucapan selamat secara bergantian. Para tamu tersebut didominasi oleh kaum Hawa. Mereka merupakan sahabat yang telah berkenan mendukung penulis kisah ini selama berkarya, mulai dari kisah Cinta Gadis Biasa "Alya", Istri Comel Pilihan Abi, Mantan Jadi Besan, dan Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story).


Dhava mengundang para pengusaha muda yang menjadi rekan bisnisnya. Mereka datang bersama dengan pasangan masing-masing.


Terlihat salah seorang pria berwajah tampan ditemani oleh istrinya yang sangat cantik, berjalan menaiki panggung.


"Bro, selamat atas pernikahan kalian. Semoga kalian selalu bahagia dan rukun," ucap pria itu yang tak lain adalah Darren.


"Trimakasih Bro," balas Dhava. Kedua pria berwajah tampan itu saling berpeluk.


Jen, Istri Darren, terlihat cantik dan modis. Jen pun mengucapkan selamat dan memberi pelukan singkat kepada mempelai wanita, Annisa.


Selain Darren dan Jen, hadir pula beberapa pasangan muda yang sangat terkenal sukses di dalam dunia bisnis. Mereka adalah Kendra - Ayra, Farhan - Ayu, Alam - Ina, Mirza - Via, Devan - Naya, Yoshi - Ana, Tristhan - Azura, Alif - Iren (bukan Alif putra angkat Kirana), Arfan - Fayra, Damaresh - Aura, dan Randy - Halwa. (Mon maaf jika ada tokoh yang terlewat 😊🙏).


Pandangan netra Dhava dan Annisa seketika tertuju pada seorang pria muda yang sedang digandeng oleh dua orang wanita, dia adalah Axton. Sebenarnya, pria itu hanya ingin datang bersama istri keduanya, Naora. Namun istri pertamanya yang bernama Lana, selalu saja ingin ikut serta.


"Hufff ulet keket datang, ingin rasanya kulempar dengan pot bunga," gumam Dhava di dalam hati. Ia sungguh tidak suka melihat Lana yang selalu sok lemah lembut untuk menutupi kebusukan hatinya. Dhava teramat jengkel terhadap Axton sebab masih saja percaya pada tipu daya istri pertamanya itu.

__ADS_1


Nampak Wisnu dan Jenar berjalan ke arah panggung pengantin untuk memberikan selamat. Keduanya terlihat serasi meski usia mereka terpaut 21 tahun. Wisnu merupakan duda berusia 40 tahun. Sedangkan Jenar, gadis belia berusia 19 tahun.


"Selamat ya Mas Dhava. Semoga sakinah, mawadah, warohmah. Jenar dan Mas Wisnu ikut berbahagia atas pernikahan kalian," ucap Jenar sembari menangkubkan kedua telapak tangan di depan dada.


"Aamiin, trimakasih Jen," sahut Dhava dengan menerbitkan senyum.


Setelah memberi selamat pada Dhava, Jenar memeluk Annisa. Wanita cantik yang kini sudah sah menjadi istri Dhava itu pun membalas pelukan Jenar.


"Mbak, selamat atas pernikahan kalian. Jenar yakin, Mbak Annisa adalah wanita terbaik yang telah dipilih Allah untuk mendampingi Mas Dhava."


"Aamiin, saya berharap demikian Mbak. Trimakasih atas ucapan dan doa Mbak Jenar," balas Annisa.


Perlahan, kedua wanita itu saling melepas pelukan.


"Va, berbahagialah! Semoga kalian mampu meraih sakinah, mawadah, warohmah," ucap Wisnu sembari memberi pelukan singkat.


"Aamiin, trimakasih Mas Wisnu. Semoga Allah mengabulkan."


Dengan gaya bahasanya yang khas, Keyan mengucapkan selamat kepada Dhava dan Annisa. "Dhava, Annisa, selamat atas pernikahan kalian. Semoga langgeng sampai tua."


"Trimakasih Key." Dhava dan Keyan saling berpeluk.


"Hmmm, semangat membobol pertahanan istrimu Va. Jangan kalah sama aku yang sudah sukses membuat perut Jasmine buncit," bisik Keyan tepat di telinga Dhava.


Meski berbisik, tetapi suara Keyan terdengar oleh Jasmine. Sehingga wanita itu pun mendaratkan cubitan kecil di pinggang suaminya.


"Aww, sakit Sayang," rintih Keyan saat merasakan pinggangnya seperti digigit semut merah.


"Mau lagi?" tanya yang terlisan disertai senyuman ala iklan pasta gigi.

__ADS_1


"Tentu saja tidak," lirih Keyan.


Dhava dan Annisa tersenyum geli melihat tingkah Keyan dan Valonia Jasmine.


Netra Dhava dan Annisa berotasi sempurna saat rombongan tamu spesial datang dengan mengenakan kostum bertuliskan 'Loyal Readers' (para pembaca setia). Mereka adalah pembaca setia Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story).


"Selamat atas pernikahan kalian, Dhava, Annisa. Semoga sakinah, mawadah, warohmah," ucap Kak Vayyet mewakili para sahabat yang berdiri di belakangnya. Mereka adalah Kak Ida Khanza, Tanhua, Bang Ajat, Khas Khabibah, Askadina, Syarifah, Lala Fatimah, Ariea Cantiq, Ema Afrida, Umaymay Sifa, Vera Setianingsih, Zaskia Azzahra, Nur Maryayu, Anis Qomariyah, Wendy Pasi, Ret Ni, Wahyu Wilujeng, Lena Sari, Resty Laila, Sapana_23, Elviraaprillia Vira, Alfachsan, Mega Ackerman, Endah Widy, Noora, Atiqoh R. Harumingtyas, Rita Sugiarti, Naura Ragad, IIs Vebriati, Siti Marsiti, Kasmawati Kamaruddin, Fitriyani Pipit, Dinda Ayu Prasisca Dinda, Mas'adatun Nikmah, Dyah Ayu, Khotim Cewe'ndueso, Eli Ernawati, Sisca Afrianty, Helva Dianti, Iqlima Al Jazira, Tie Priyanti, Budak Linglung, Juemi Re, Retno Noni, Ruli Dwi Utami, Shinta, Sri Danti, Fitria Handayani, Tari, Sri Harwati, Syam Riya, Sri Wahyuni, Elfya Evelyne Thristant, Nadira Azzahra, Sri Minarti, Rita Resnawati, Kiromah, Erna Trikoriani, Mamath Ilya, Nenk Shonah Tea, depoll_poll aje, Desi Susilawati, Hahharah Sinong, Darotin, Rini Handayani, Kiky Bundanya Suci, Rania Khoirun Nisah (mohon maaf jika ada yang terlewat 😊🙏).


"Aamiin yaa Robb, trimakasih banyak Kak Vay," balas Annisa disertai senyuman manis.


"Oya Va, ini ada amplop spesial untukmu." Kak Vayyet menyerahkan amplop kepada Dhava.


Dhava mengernyitkan dahi dan menerima amplop tersebut. "Kenapa, amplopnya cuma satu Kak? Padahal, kalian 'kan datangnya rombongan. Rugi donk saya," ujar Dhava seraya bercanda.


Kak Vayyet terkekeh. "Amplop yang lain sudah kami masukkan ke dalam kotak. Karena amplop ini sangat spesial, jadi ... Kak Vay sengaja menyerahkan langsung padamu. Percayalah, isi amplop itu sangat berguna untukmu ketika ingin melakukan ritual malam pertama."


Dhava manggut-manggut dan tersenyum. Seolah ia bisa menebak isinya. Tentu saja isi amplop yang diberikan oleh Kak Vayyet.


Setelah bergantian memberi selamat kepada sepasang pengantin, para tamu undangan dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah tersedia di atas meja saji sembari mendengarkan lagu yang dilantunkan oleh Rangga dan Khanza. Sepertiga Malam (lagu Qhutbus Sakha).


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Mon maaf jika bertebaran typo 😉🙏


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak like 👍


Tekan ❤ untuk favoritkan karya

__ADS_1


Beri gift atau vote seikhlasnya, agar author tetap semangat berkarya 😉


Terima kasih sudah berkunjung dan banyak cinta 😘❤


__ADS_2