Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)

Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)
Para Tamu


__ADS_3

Happy reading 😘😘😘


Pasir waktu terus berjalan. Hingga tiada terasa hari yang dinantikan oleh kedua insan yang telah memantapkan hati untuk menyempurnakan iman dengan mengucap ikrar suci pun tiba. Mereka ... double D, Dylan dan Dara.


Dylan terlihat sangat tegang ketika membuka suara untuk mengucap kalimat kabul. Sampai-sampai, ia gagal mengucap kalimat sakral itu sebanyak dua kali.


"Dylan, jangan terlalu tegang! Hirup nafas dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan, okey! Bismillah, insya Allah kamu bisa mengucapkan kalimat kabul dengan lancar, Nak!" tutur Abimana seraya memberi instruksi. Lantas ia usap pundak Dylan agar putranya itu bisa merasa lebih tenang.


"Baik Ayah," sahutnya dengan mengangguk samar.


Dylan melakukan apa yang diperintahkan oleh sang ayah. Menghirup nafas dalam lalu menghembuskannya dengan perlahan. Kemudian ia kembali mengucap kalimat kabul untuk yang terakhir kalinya.


β€œSaya terima nikah dan kawinnya Dara Larasati binti almarhum Agung Wicaksana dengan maskawin seperangkat alat sholat dibayar tunai.”


"Bagaimana para saksi? Sah?"


Pertanyaan yang dilontarkan oleh bapak penghulu mendapat balasan kompak dari para saksi.


"SAH."


"Alhamdulillah."


Bapak penghulu menengadahkan kedua telapak tangan seraya melangitkan pinta kepada Illahi teruntuk dua insan yang baru saja terikat hubungan suci pernikahan.


TES


Dara meneteskan air mata, meluapkan kebahagiaan dan rasa syukur yang tiada terkira atas anugerah terindah dalam hidupnya.

__ADS_1


Dara sungguh tidak menyangka, doa-doa yang selama ini ia langitkan kini diijabah oleh Illahi. Pria yang ia cintai telah menjadi imamnya.


Setelah Dara menyeka jejak air mata, Kirana menuntun menantunya itu untuk menemui sang mempelai pria. Lantas ia meminta Dara untuk duduk bersebelahan dengan putra bungsunya, Dylan.


Dylan terpaku ketika menatap wajah wanita yang baru saja dinikahinya. Sangat cantik. Bahkan kecantikannya mengalahkan kecantikan wanita yang dahulu sangat ia cintai, Milea.


"Lan, bunda titipkan Dara padamu. Bahagiakan Dara. Curahilah istrimu ini dengan kasih sayang dan cinta. Jangan biarkan orang ketiga, keempat, atau seterusnya masuk ke dalam rumah tangga kalian. Sebagai seorang imam, kamu harus tegas. Tirulah ayah dalam memperlakukan istrimu. Bunda berdoa, semoga rumah tangga kalian senantiasa sakinah, mawadah, warohmah," tutur Kirana seraya memberi wejangan pada sang putra ketika ia menyerahkan Dara.


"Aamiin yaa robbal allamiin. Semoga Allah mengijabah doa yang Bunda langitkan untuk kami. Dylan berjanji akan menjaga Dara, Bund. Dylan juga berjanji akan memberi kebahagiaan pada Dara serta mencurahinya dengan kasih sayang dan cinta. Dylan tidak akan membiarkan orang ketiga, keempat, atau seterusnya masuk ke dalam rumah tangga kami. Dan ... Dylan akan meniru ayah yang selalu memperlakukan Bunda sesuai ajaran Nabi," sahut Dylan dengan mantab dan tanpa ragu.


Hati Dara berbunga-bunga kala mendengar untaian kata yang terlisan dari bibir suaminya. Di dalam benak ia berjanji akan melayani Dylan dengan sepenuh hati dan menyerahkan segala apa yang ia miliki tanpa keraguan pada pria yang kini telah berstatus sebagai suaminya.


Dylan menyematkan cincin di jari manis Dara setelah mereka menandatangani buku nikah. Lantas mengecup lama kening wanita yang baru saja dinikahinya itu dengan lembut dan penuh kasih. Dara tertunduk malu. Ia merasakan gelenyar aneh yang membuat pipinya merona saat bibir Dylan menyentuh keningnya untuk pertama kali.


Dengan tangan gemetar dan kepala yang masih setia menunduk, Dara meraih tangan Dylan lalu menyematkan cincin emas putih di jari manis suaminya itu.


"Ingatkan aku juga Ra, jika suamimu ini terlupa atau melakukan kekhilafan. Aku berjanji akan berusaha menjadi imam yang terbaik untukmu. Insya Allah, sakinah bersamamu istriku."


Dylan mengangkat dagu Dara, lalu kembali melabuhkan bibir.


....


Resepsi pernikahan Dylan dan Dara digelar selepas waktu isya, serta bertempat di hotel milik Albirru yang berada di kota ini.


Sebelum acara dimulai, para tamu terlihat sudah berdatangan. Mereka sangat antusias ingin memberi ucapan selamat dan kado pernikahan spesial untuk sepasang pengantin yang tengah berbahagia. Bukan hanya itu saja, tetapi mereka juga berkeinginan untuk memberikan gift berupa bunga-bunga, kopi, koin, dan vote, agar si penulis kisah ini tak lagi down dan tentunya tetap semangat meski belum pernah merasakan gaji dari MT / NT sepeserpun. (Othornya numpang curhat dikit, efek ganti taun nggak dapet apa-apa dari aplikasi ini, makanya nulis nyambi jualan basreng biar bisa ngisi kuota πŸ€­πŸ™)


Netra Dylan dan Dara berotasi sempurna ketika para tamu spesial hadir secara bersamaan. Gaun yang mereka kenakan pun berwarna senada. Mereka adalah para sahabat penulis yang rela menyisihkan waktunya untuk mendukung kisah yang teramat sangat sederhana ini.

__ADS_1


"Dylan, Dara, selamat atas pernikahan kalian. Semoga senantiasa sakinah, mawadah, warohmah. Jangan lupa, minum STMJ (Susu, telur, madu, jahe) biar nyangkulnya kuat," ucap Nyai Nofi Kahza seraya mewakili para sahabat penulis yang hadir bersamanya. Para sahabat yang hadir bersama Nyai Nofi antara lain, Misshel, Rasti Yulia, Santy Fadhilah, Arthi Yuniar, Indah Mala, Hana Fujji, Ratna0789, Sindipau, Ria Diana Santi, Najwa Aini, Ririn rira, Mama Al, Dina Yomalia, Lady Meilina, Lien Machan, Orttigiz, Elisabeth Ratna Susanti, Irma Kirana, Ghasani, Mama Zoya, Saya Muchu, dan Pecinta Hijau. (Mohon maaf jika ada yang terlewat β˜ΊπŸ™) Usai mengucapkan selamat, Nyai Nofi memberi kotak kado yang dihiasi pita berwarna pink muda.


"Meski kado dari kami sangat sederhana, tapi kami dapat memastikan bahwa kado spesial ini akan sangat bermanfaat bagi kamu dan Dara, Lan," bisik Nofi tepat di telinga Dylan.


Setelah Nofi beserta rombongan meninggalkan panggung pelaminan, kini berganti para pembaca yang masih setia mengikuti kisah 'Pernikahan Tanpa Cinta' mengucapkan selamat dan memberikan kado istimewa untuk kedua mempelai.


"Selamat menempuh hidup baru Dylan, Dara. Semoga pernikahan kalian langgeng sampai kaki nini. Oya, ada kopi untuk kalian. Supaya betah melek hingga pagi," ucap Kak Ida Khanza mewakili para pembaca yang turut hadir di pernikahan Dylan dan Dara. Mereka adalah para pembaca yang telah bersedia berkunjung di 'Pernikahan Tanpa Cinta' pada minggu ini dan masuk ke dalam top fans mingguan.


Kak Ida Hutabarat, Nur Aidah Majid, Huzna, Vayyeit, Iqlima Al Jazira, Siauw Ling, Dian Setya, Syarifah, Erna Susanty, Jumadin Adin, Naim, Retno Noni, Noora, Siti Fatimah, Ummu Zabir, Nurlian Rahman, Retno, Iga Sukma, Ema Afrida, Juemi Re, Alfachsan, Nuraini Dwi, Nurma Yanti, Clasher Pro, Syamsiah, Irmaliya, Mas'adatun Nikmah, Siti Marsiti, Maya Maya, Naura Ragad, Dita Nur Asmara, Mayra Putri, Khas, Putri Handayani, Evi Susilawati, Dia Iyaa, Fitrian Delli, Tie Priyanti, Fitriyani Pipit, Haiva Dianti, Mhd Fathir, Naya Ka, Syam Riya, Vera Setianingsih, Khotim Cewe'ndueso, Askadina, Wahyu Wilujeng, Desi Susilawati, Fitria Handayani, Budak Linglung, Dyah Ayu, Sri Wahyuni, Rita Sugiarti, Sisca Afrianty, Lala Fatimah, dan masih banyak lagi. (Karena jumlahnya cukup banyak, mohon maaf author tidak bisa menuliskan semua β˜ΊπŸ™)


Sebelum para tamu undangan berpamitan, Abimana dan Kirana meminta mereka berfoto bersama kedua mempelai. Bahkan, Abimana mempersiapkan beberapa andong dan becak untuk mengantar para tamu yang tidak membawa kendaraan pribadi.


Seolah tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, para tamu wanita meminta foto bersama dengan Abimana. Meski usianya tak lagi muda, tetapi kharisma seorang Abimana Surya Saputra tetap selalu mempesona.


Kirana mendengkus ketika menyaksikan sang suami dikerubuti oleh banyak wanita. Ia pun bergumam di dalam hati, "lihat saja nanti, Yah. Aku nggak bakal memberimu jatah."


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Maaf jika bertebaran typo πŸ˜‰πŸ™


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak like πŸ‘


Tekan ❀ untuk favoritkan karya


Beri gift atau vote seikhlasnya, agar author tetap semangat berkarya πŸ˜‰

__ADS_1


Trimakasih sudah berkunjung dan banyak cinta 😘❀


__ADS_2