Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Hama di mana-mana


__ADS_3

Bel pulang sekolah telah berbunyi, Kai dan Kakak-kakaknya melangkah menuju parkiran sekolah.


"Bang, Kai langsung ke kantor saja ya, ntar kesorean!!"kata Kai pada Kakaknya.


"Kami antar??"tawar Alden pada sang adik.


"Nggak usah Bang, Abang langsung pulang aja."tolak Kai.


"Baik, kamu hati-hati Baby!!"kata Alden mencium kening sang adik begitu pun dengan yang lain.


"Ok, Bang"Kai segera menyalakan motornya dan beranjak pergi dari area sekolah.


Di tengah perjalanan Kai teringat pada Putri dan Bundanya.


"Mereka pasti belum makan siang, gue samperin dulu deh!!"monolog Kai.


Sebelum ke rumah sakit Kai menyempatkan mampir ke restoran miliknya untuk membawakan makan siang untuk Putri dan Bundanya serta untuk yang lain juga. Dan untuk dirinya sendiri bagi Kai badannya adalah aset yang paling berharga dan harus dijaga. Tanpa tubuh yang sehat semuanya akan menjadi kacau. Begitu prinsipnya.


Dari restoran Kai langsung menuju rumah sakit untuk mampir sejenak, setelah berkendara hampir dua puluh menitan akhirnya Kai sampai di Owen's Hospital.


"Siang,"sapa Kai pada penghuni ruang rawat VVIP itu.


"Kai..."panggil Bunda Putri.


"Gimana Bun, perkembangan Om Reza??"tanya Kai.


"Siapa, Bun??"tanya ayah Putri.


"Oh, ayah kenalkan ini Kai teman sekolah Putri yang telah membantu pengobatan ayah dan yang mencarikan donor ginjal untuk ayah!!"jelas Bunda Putri.


"Anak yang manis, terima kasih atas pertolongan kamu nak, maaf ya keluarga kami sudah merepotkan kamu apalagi ayah dengar Putri sempat membuat masalah dengan kamu!!"tutur ayah Putri dengan wajah yang masih sedikit pucat.


"Yang lalu nggak usah diungkit lagi, Om. Kai juga nggak apa-apa"sahut Kai tersenyum lebar.


"Panggil ayah!!"kata ayah Putri.


"Baik, Yah!!"kata Kai.


"Bun, ini Kai bawain makan siang buat Bunda sama Putri. Lah Putri nya mana Bun??"tanya Kai celingak-celinguk mencari keberadaan Putri.


"Putri pulang ke rumah untuk melihat adik-adiknya sekalian untuk mengambil baju ganti untuk Bunda, Kai ada perlu dengan Putri??"tanya Bunda.


"Enggak sih Bun, ya udah Bunda makan ya. Kai pamit dulu mau ke kantor!!"pamit Kai.


"Ke kantor??"beo ayah Putri.


"Iya ,Yah belajar mengelola perusahaan....hehe...he."cengir Kai.


"Kamu anak yang hebat, semoga selalu bahagia Nak!!!"ucap ayah Putri tulus.


"Iya, makasih yah. Ayah juga cepat sehat ya. Kai pergi dulu!!"kata Kai menyalin tangan ayah dan bunda Putri.


"Hati-hati Nak!!"kata Bunda Putri.

__ADS_1


"Siiip!!"kata Kai melangkah keluar ruang rawat ayah Putri dan berjalan menuju ruang kerja sang Kakak.


"Tok....tok...tok."


"Masuk"


"Hai Kak B!!"tegur Kai kesal karena sang Kakak tidak melihat ke arahnya dan masih sibuk menatap lembaran kertas di mejanya.


"Maaf, Baby kakak sangka tadi perawat yang masuk. Ada apa hmmmm?"tanya Brandon memeluk sang adik


"Ini Kai bawakan makan siang untuk Kakak dan salad buah kesukaan Kakak!!"kata Kai memberikan paper bag pada sang Kakak.


"Terima kasih Baby, apa kamu sudah makan siang??"Brandon balik bertanya pada sang adik mencium puncak kepalanya.


"Kai makan siang di kantor saja Kak, ini mau jalan!!"kata Kai pada Brandon.


"Jadi mulai hari ini kamu akan ikut mengawasi perusahaanmu??"tanya Brandon.


"Iya ,Kak. Kai pergi dulu ya nanti kesorean Bang William bisa mengamuk!!"ujar Kai mencium pipi Brandon kemudian bergegas pergi.


"Iya, Baby mau Kakak antar??"tanya Brandon.


"Nggak usah Kak, Kai jalan dulu!!"kata Kai tersenyum.


"Hati-hati"pesan Brandon pada sang adik.


"Ok"


Sesampai di perusahaan, Kai memarkirkan kendaraannya di basement. Kai naik melalui lift khusus untuk para petinggi menuju ruangan William. Sesampainya Kai di lantai yang dituju Kai menemui sekretaris William menanyakan apa William ada di tempat atau tidak.


"Permisi Kak, apa Bang William ada di ruangannya??"tanya Kai.


"Kamu mau apa??"tanya wanita itu ketus.


"Saya ada keperluan dengan beliau"kata Kai masih mencoba menahan sabarnya.


"Keperluan apa anak sekolah seperti kamu dengan Pak William. Bukannya pulang sekolah langsung ke rumah ini malah keluyuran mencari laki-laki."oceh wanita itu.


"Hadeh, nggak di sekolah nggak di kantor, nggak di mansion kenapa ada aja perempuan hama kayak gini"bathin Kai.


"Heh, gue mau ngapain tu urusan gue. Jangan menguji kesabaran gue lebih dari ini atau Lo bakalan menyesal!!"bentak Kai kemudian meninggalkan sekretaris itu dan berjalan ke ruangan William.


"Anak kurang ajar ini!!"kesal sekretaris itu mengejar Kai.


Wanita itu mencekal tangan Kai, dan menarik tangan Kai agar meninggalkan ruangan itu. Tapi sayang tenaganya tidak sekuat tenaga Kai. Dengan mudah Kai menyentak tangan sekretaris itu.


"Berani juga Lo nyentuh gue!!"seringai Kai.


Mendengar keributan yang terjadi beberapa karyawan lain mencoba melihat apa yang terjadi.


Kai mematahkan tangan sekretaris William begitu saja. Karyawan lain yang melihat ketakutan dan segera melapor pada William.


"Tok....tok.."

__ADS_1


"Masuk"


"Pak, itu ..... ada....."


"Ada apa"bentak William.


"Ada anak sekolahan sedang berkelahi dengan sekretaris Bapak!!"lapor karyawan itu pada William.


William pun bergegas melihat apa yang terjadi.


"Astaga, ni perempuan kenapa malah buat masalah sama iblis ini sih"gerutu William.


"Kai, .....udah!!"tegur William pada Kai.


Kai pun menghentikan apa yang ia lakukan.


"Kumpulkan semuanya di aula!!"titah Kai pada William dengan aura yang menyesakkan.


"Kan nambah kerjaan gue ni perempuan. Zayn bereskan wanita ini, kumpulkan semua karyawan di aula sekarang!!"titah William pada asistennya.


"Baik, Tuan!!"


William menyusul Kai ke ruangannya.


"Lo kok nggak bilang kalau udah sampai dek??"tanya William.


"Kalau gue bilang tadi pasti gue nggak bakal lihat ulah karyawan lo Bang!!"tegas Kai.


Semuanya telah berkumpul di aula.


William naik ke podium untuk memperkenalkan Kai sebagai pemilik dari perusahaan itu.


"Baiklah, tanpa basa basi saya ingin memberi tau tujuan kalian saya kumpulkan di sini. Hari ini saya akan mengumumkan pada kalian siapa pemilik dari KN SHIPPING LINES ini, yaitu KAI NARARYA. Kai..."panggil William pada Kai agar naik ke podium.


"Selamat siang semua, saya Kai Nararya pemilik dari KN SHIPPING LINES ini, semuanya tidak akan berubah kalian tetap akan dipimpin oleh Bang William namun saya tidak ingin kejadian seperti tadi terulang lagi. Tolong hargai siapa pun yang datang ke perusahaan ini. Berikan atitude yang baik. Apa kalian paham??"tanya Kai mengeluarkan aura dinginnya.


"Paham Nona!!"jawab mereka.


"Silahkan kembali bekerja!!"titah Kai.


Semuanya kembali pada pekerjaan masing-masing begitu pula dengan Kai dan William yang kembali ke ruangan William.


"Lo udah makan siang Bang??"tanya Kai pada William.


"Belom, ntar pesan aja. Abang malas turun!!"kata William.


"Nih makan dulu, gue bawa dari restoran kita tadi!!"kata Kai mengeluarkan makanan yang ia bawa dan menatanya di meja.


"Makasi, adek Abang tersayang!!"tutur William mencium puncak kepala Kai.


"Hmmmm"


Keduanya menyantap makan siang yang dibawa oleh Kai. Kemudian William memberikan berkas laporan yang harus Kai periksa dan tanda tangani.

__ADS_1


__ADS_2