Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Dikhianati oleh Kepercayaan


__ADS_3

"Tugas kita udah clear, ayo kembali ke markas!!"kata Alden.


Kai pun masuk ke mobil dan sekarang ia duduk di bangku samping supir. Membiarkan Alden mengambil alih kemudi. Kai mengeluarkan handphone miliknya lalu mencek kondisi mansion the Owen. Ternyata di sana pertempuran masih berlangsung.


"Bang, kita ke mansion. Mansion diserang!!"kata Kai pada Alden.


"Dari mana kamu tau Baby??"tanya Alden pada sang adik.


"Kai tadi telah melihat pergerakan mereka, Kai sangka tadi pertempuran mereka telah usai namun ternyata belum. Sebaiknya kita membantu para bodyguard di mansion Bang!!"kata Alden.


"Astaga Baby lalu bagaimana dengan Mommy dan Oma??"tanya Alden yang teringat dengan para Mommy dan Oma Emma.


"Mereka sudah diamankan oleh Uncle Frank, ke tempat rahasia!!"kata Kai lagi.


"Syukurlah, kalau begitu ayo lanjutkan pestanya!!"seru Alden bersemangat. Alden memacu mobilnya dengan kecepatan maksimum. Dan dua mobil di belakangnya langsung mengikuti mereka.


Sementara itu......


Tim Papa Arthur dan Ace sudah berangkat ke negara tujuan masing-masing. Begitu pun dengan tim Opa Matius telah bergerak menuju markas utama BLACK WOLF dan Papa Jacob yang bergerak ke markas utama BLACK EAGLE.


Shadow dan Hunter telah memberikan kode pada Sam bahwa area di sekitar markas utama BLACK WOLF telah steril. Sam pun memberi tau Opa Matius hal itu disambut dengan sangat gembira oleh Opa Matius dan Opa Lucifer setelah sekian lama akhirnya mereka berdua bisa berolah raga. Opa Matius memberi aba-aba agar timnya segera berpecah menjadi empat dan menempati posisi masing-masing. Opa Lucifer memimpin penyerangan dari arah Utara, lalu Sam memimpin penyerangan dari arah selatan, kemudian Taro memimpin dari arah barat terakhir Xander memimpin dari arah timur. Sesuai dengan aba-aba yang diberikan oleh Opa Matius mereka mulai menjatuhkan pengawal yang berpatroli di sekitar markas utama itu. Di belakang para pemimpin itu ratusan anak buahnya sudah untuk melakukan penyerangan itu dan Kim mengawasi mereka melalui citra satelit.


Kali ini markas utama BLACK WOLF benar-benar telah dikepung oleh tim Opa Matius. Semua pengawal yang berpatroli telah dihabisi dengan menggunakan senjata yang memakai peredam. Semua bagian luar markas telah dipenuhi oleh anggota Golden Gladiol. Mereka mulai memasuki pintu markas itu dari empat sisi berbeda. Sekarang pertarungan sebenarnya dimulai.


Salah seorang anggota BLACK WOLF melihat kedatangan tim Opa Matius dan segera membunyikan alarm penyusup. Semua anggota BLACK WOLF keluar siap dengan perlengkapan tempur mereka masing-masing. Adu tembak dan adu senjata tajam terjadi di mana-mana.

__ADS_1


"crassshhhhhhh"


"dooooooor"


"dooooooor"


"jleeereb"


Itulah suara yang saat ini memenuhi seluruh bagian markas BLACK WOLF. Kepala, potongan anggota tubuh dan teriakan menghiasi area markas utama itu. Kelihaian dan kekuatan dari para Soldiers milik Golden Gladiol tidak perlu diragukan lagi. Apalagi kebiasaan bertarung mereka yang tidak menyukai permainan yang terlalu lama membuat mereka terlihat semakin mengerikan. Satu gerakan, satu tebasan, dan satu nyawa. Itu prinsip mereka. Apalagi sekarang para inti Golden Gladiol yang telah sepenuhnya bersatu dengan Anos, rasa haus akan darah begitu kuat mereka rasakan. Dapat dilihat dari kegilaan Xander, Taro, Sam, Carl, Bryan dan Juan. Mereka menebas dan mematahkan leher musuhnya dengan begitu mudahnya. BLACK WOLF yang mendapat serangan mendadak tentu saja kelimpungan apalagi lawan mereka saat ini adalah klan yang terkenal dengan julukan psykopat. Opa Matius dan Opa Lucifer pun tidak kalah gesit dengan para cucu mereka. Kekuatan mereka patut diacungi jempol. Namun Sam tetap mengintruksikan pada Shadow agar tetap fokus menjaga keselamatan duo Opa itu karena ia tidak ingin dihukum oleh sang ketua nanti karena kelalaiannya. Hingga akhirnya Opa Matius dan Opa Lucifer bisa menyusup ke ruangan pribadi milik Ronney Abraham. Musuh bebuyutannya.


"Long time no see, Bro!!"sapa Opa Matius membuat Ronney Abraham aka Erick Suseno terkejut.


"Kalian bagaimana bisa??"tanya Ronney kaget.


"Apa yang tidak bisa para cucu kami lakukan untuk menemukanmu baj*ng*n??"kata Opa Lucifer mengejek sang musuh bebuyutan.


"Kami tidak membunuh mereka, jika kau ingin menuntut balas maka lakukan itu pada klan BLACK LOTUS dan klan RA ONE. Anak cucumu memiliki hutang dengan mereka dan kami hanya sebagai perantara saja."kata Opa Matius.


"Keparat kalian aku pastikan akan menghabisi kalian hari ini juga!!!!"teriaknya menggema.


Baru saja Ronney Abraham mengambil ancang-ancang untuk menyerang Opa Matius, ia lebih dulu ambruk ke lantai. Ternyata Xander yang menembakkan obat bius pada laki-laki itu.


"Kenapa kau lakukan itu, Boy??"kata Opa Matius geram.


"Opa jangan mengotori tangan Opa. Akan ada orang yang lebih berhak untuk menghabisinya nanti. Itu pesan Princess!!"jawab Xander.

__ADS_1


Jika sudah berkaitan dengan Kai, duo Opa itu akan menyerah tanpa syarat. Xander memerintahkan Shadow untuk membawa Ronney Abraham ke markas Zeus. Karena Kai berpesan demikian.


Usai membabat habis musuh mereka, Opa Matius memerintahkan untuk meledakkan markas itu dan membakar semua mayat anggotanya di dalam bangunan itu.


Di sisi lain........


Kai dan para saudaranya telah sampai di mansion Owen. Perang tembakan masih terjadi. Dua mobil yang dari tadi mengikuti mereka dibuat terkejut melihat keadaan mansion yang sudah sangat kacau. Alden berpikir bagaimana cara menolong para pengawalnya. Sedangkan mereka hanya memiliki desert Eagle di tangan mereka dengan amunisi yang telah menipis. Kai membuyarkan lamunan Alden.


"Abang kenapa??"tanya Kai melihat sang Abang melamun.


"Bagaimana kita menghadapi mereka Baby, amunisi kita menipis."sahut Alden.


"Astaga siapa mereka dan bagaimana keadaan para Mommy??"ujar Jo panik.


"Kita lakukan semampu kita untuk membantu para pengawal!!"ujar Daichi.


"Tenang Big Bro........!!"kata Kai mengeluarkan beberapa pucuk AK 47 dari dalam bagasi mobil miliknya dan sebuah RPG.


Para kakak Kai dibuat melongo dengan senjata yang baru saja adik mereka keluarkan.


"Baby, kau sungguh memiliki semua ini??"tanya Chayton pada sang adik.


"Tentu Kai membutuhkan ini pada misi tertentu. Jadi sekalian saja Kai jadikan bahan koleksi Kai!!"jawab sang adik mulai mengambil sebuah AK 47 dan RPG.


"Let's join the party Big Bro!!"seringai Kai.

__ADS_1


Para kakak Kai pun dengan senang hati menyambutnya. Mereka mengambil senjata masing-masing dan mulai menembaki musuh dengan membabi buta. Kendaraan musuh yang ada mereka ledakkan hingga tidak ada satu pun yang tersisa. Mereka menembaki musuhnya sambil berjalan dengan santai hingga membuat musuhnya bergidik ngeri. Kai melihat tato salah satu anggota klan penyerang itu. Ternyata mereka berasal dari klan BLACK COBRA. Hingga Kai berjalan dengan pelan ke arah lorong mansion. Di sana Kai sungguh dibuat seperti orang bodoh. Orang yang keluarganya percaya selama ini ternyata menjadi mata-mata dari musuh keluarga itu. Kai amat sangat kesal mengetahui semua itu dan merutuki kebodohannya selama ini.


__ADS_2