
Semua yang ada di ruangan itu mencari asal suara dengan bariton itu. Suara dengan ciri khas berat yang begitu mereka kenal. Kai yang melihat asal suara itu segera berlari dan memeluk si empunya suara. Dua orang laki-laki kembar memasuki ruangan itu dengan aura dingin yang menakutkan.
"That's enough Little Bee, now it's my turn"ucap laki-laki itu menggendong dan meletakan wajah Kai di ceruk lehernya.
Semua yang ada di ruangan itu tidak percaya dengan apa yang terjadi di depan mata mereka. Jika ini mimpi mereka berharap untuk tidak bangun dari mimpi ini.
Laki-laki kembar itu terus melangkah menuju ruang keluarga. Dan tersenyum pada Opa Matius dan Opa Lucifer.
"Don't Miss us?"ucapnya tersenyum.
Dengan langkah gemetar Opa Matius mendekat ke arah laki-laki kembar itu, dan memegang wajahnya.
"Bagaimana mungkin??"ucap Papa Arthur tidak percaya.
"Apakah ini betul kau Jacob??"tanya Opa Matius.
"Yes, i'm"jawab laki-laki itu sembari terus mengelus puncak kepala Kai.
"Dan kau??"tanya Opa Matius penasaran.
"I'm Jason, Jacobs young brother"jawabnya tersenyum tipis.
Ketiga wanita yang tadi berkoar-koar memprovokasi keluarga the Owen memucat dan mencoba untuk melarikan diri disela percakapan keluarga itu. Mereka lebih terkejut lagi mengetahui fakta bahwa Jacob memiliki saudara kembar.
Tapi mata elang seorang Kai tidak bisa ditipu.
Matanya terus mengikuti pergerakan ketiga wanita itu. Dan tiba-tiba Kai melayangkan shuriken ke arah ketiga wanita itu.
"Ahhhhh"
Tentu saja teriakan ketiga wanita itu mengagetkan semua orang yang ada di ruangan itu.
Kai turun dari gendongan Papa Jacob.
"Mau ke mana heh"ucapnya dengan senyum miring.
"Papa Papi it's time to party"ajak Kai pada Papa Jacob dan Papi Jason.
"Sesuai keinginanmu Little Bee!"jawab Papa Jacob dan Papi Jason tersenyum iblis.
__ADS_1
Kai memberikan pukulan pada ketiga wanita itu kemudian menendangnya ketengah keluarga yang masih dalam keadaan loading dengan kedatangan Papa Jacob dan Papi Jason.
"Tadi gue suruh cabut, Lo pada kagak mau, nah sekarang Lo adepin noh tu malaikat maut Lo"ejek Kai pada ketiga wanita itu.
"Mat, tolong aku dari anak pungut sialan ini"ucap Oma Rose memelas.
"Plaaaaaak "
"Baby....."
Opa Matius berusaha mencegah Kai untuk menampar Oma Rose namun dicekal oleh Papa Jacob dengan menggelengkan kepala.
"Tapi bagaiman pun dia ibumu Jacob.
"Little Bee...show it!!"perintah Papa Jacob
"With pleasure Papa"turut Kai.
Kai ke kamarnya untuk mengambil laptop. Beberapa saat kemudian Kai kembali ke ruang keluarga. Kai memainkan keyboard laptop itu dengan lincah kemudian menunjukkannya pada Opa Matius.
"Silakan Opa...."ucap Kai memberikan laptop itu pada Opa Matius.
"Jangan Opa tidak baik seorang laki-laki memukul seorang perempuan, biar Kai saja yang mewakilkan amarah Opa"ucap Kai yang dibalas anggukan oleh Opa Matius.
"Jadi Nyonya Rose Hilton MC Cullen, Lo mau gue main kayak apa??"tanya Kai dengan kedua alis terangkat.
"Degh"
Opa Lucifer dan Opa Matius terkejut mendengar marga yang disebut oleh Kai.
"MC Cullen????"gumam Opa Matius.
Sedangkan Oma Rose dan Mama Rosalind sudah menegang karena identitas mereka telah terungkap.
"Iya Opa, Mc Cullen sekarang ga main-main lagi dengan ambisinya untuk menguasai dunia bawah, bahkan dengan menyusupkan anggota keluarga mereka sendiri. !!!"seringai Kai penuh arti.
Para Dady dan Opa sangat terkejut dengan fakta bahwa mereka kebobolan karena telah disusupi oleh musuh.
"Dan satu lagi Opa Mama Rosalind ini adalah putri kandung dari Nyonya Rose Hilton Mc Cullen. Betulkan Mama Rosalind yang cantik???"ucap Kai menunjuk dada Mama Rosalind yang sudah mematung.
__ADS_1
Dan lagi satu kejutan membuat lelaki the Owen menggeram marah. Kali ini mereka benar-benar kecolongan.
"Baby bagaimana kamu bisa mendapatkan semua informasi itu???"tanya Papa Arthur heran.
"Papa lupa Kai di latih dibawah the Brontes, organisasi penyedia segala keperluan kriminal untuk dunia bawah, dan juga dilatih langsung oleh Grandpa Yamaguchi betul kan Uncle Twins???"ucap Kai tersenyum ke arah Uncle Twinsnya.
"Yeah, dan kemampuan meretas Kai di atas rata-rata Kakak ipar, apa kalian pernah mendengar julukan "the Pretty Chucky"???"tanya Uncle Pablo
"Ya siapa yang tidak tau dengan julukan itu, seorang psykopat yang ditakuti di dunia bawah"ujar Papi Dixon.
"Nah, sekarang dia ada di depan kalian"sahut Uncle Pablo dengan senyum tipis nan menggoda.
Semua yang mendengar ucapan dari bibir Uncle Pablo sangat terkejut, mereka tidak menyangka jika psykopat yang ditakuti dunia bawah itu seorang gadis remaja yang bahkan belum genap berusia empat belas tahun dan gilanya lagi dia sekarang menjadi putri bungsu keluarga The Owen.
"Apa maksud kalian ****???"tanya Mommy Fanny tidak percaya.
"Lapochka, sejak kecil putrimu itu telah senang bermain darah. Di umur empat tahun dia telah membunuh salah satu pelayannya karena terlambat memberikan susunya. Kami kesulitan untuk mengendalikan rasa hausnya terhadap darah. Akhirnya ia dimasukkan ke bagian Bloody oleh Kak Ian. Dan mengenai kemampuan meretasnya juga dimulai dari usia empat tahun itu. Serta jangan lupa dengan kemampuan spesial nya dalam membuat racun tanpa penawar. Itulah kenapa sekarang The Brontes makin bersinar, karena adanya duplikat Maximilian ini malah ia lebih menakutkan dibandingkan dengan Kak Ian."jelas Uncle Pablo bangga.
"Jadi Baby selama ini misi yang kamu maksud adalah melakukan pembunuhan???"tanya Mama Silvia tidak percaya.
"Hu um"jawab Kai dengan wajah gemoynya membuat mereka ingin menggigit pipi tembem itu.
"Tidak hanya membunuh Ma, tapi memberikan apapun yang kolega kami perlukan. Senjata, obat, racun dan juga kadang meretas data"jawab Kai santai.
"Jadi untuk mengetahui siapa sebenarnya curut ini tidaklah terlalu sulit untuk Kai Papa.
Jadi Nyonya Rose, apa sudah puas lebih kurang dua puluh tahun berada di keluarga ini???"tanya Kai pada Oma Rose.
Para lelaki the Owen kali ini benar-benar Lola(loading lama) dengan semua yang terjadi pada hari ini.
"Jadi bagaimana awal dari semua permasalahan ini Kak Jacob???"tanya Papi Dixon.
"Sebelum itu kalian harus berkenalan dengan adik kembarku, Jason Matius Owen. Dia juga saudara kalian. Cuma selama ini ia selalu menjadi kartu as dalam setiap langkahku. Tapi dengan mudah diungkap oleh Nona Muda the Owen."papar Papa Jacob memulai penjelasannya.
"Jadi kalian telah lebih dulu mengenal Baby??"tanya Dady Aldric tidak percaya.
"Ya dan asal kau tau Al, kami lah yang lebih dahulu menjadi Papa dan Papi bagi anak nakal ini"ujar Papi Jason menambahkan.
"Penyebab aku diserang ketika melakukan pembasmian hama di Meksiko kala itu adalah wanita tua ini. Dia membocorkan semua rahasiaku pada klan mafia RED DEVILS milik keluarga Mc Cullen."terang Papa Jacob mengenang hari paling mengerikan dalam hidupnya itu.
__ADS_1