Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Foto Tidak Senonoh Kai


__ADS_3

Setelah perseteruan antara Uno dan Brandon tadi malam Kai akhirnya tidur di mansion, dikarenakan hari ini Kai harus sekolah karena ia dan Kakak-kakaknya sudah cukup lama membolos sekolah.


"Baby bangun ...."kata mami Harlin membangunkan Kai yang masih menyembunyikan tubuhnya di balik selimut.


Mami Harlin menarik selimut itu dan membangunkan Kai dengan menggelitik Kai.


"Ampun geli Mi, iya iya ini Kai bangun"ujar Kai cemberut karena ulah Mami Harlin.


"Cepat bersiap nanti kamu terlambat ke sekolah Baby!!"titah Mami Harlin.


"Iya, Mi"sahut Kai segera beranjak menuju kamar mandi untuk melakukan ritual paginya.


Tidak lama semuanya telah berkumpul di meja makan untuk sarapan.


"Baby, kenapa kamu bisa memakai markas GOLDEN GLADIOL untuk rapat tadi malam??"tanya Papa Arthur pada Kai.


"Kai mengenal beberapa orang diantara mereka, makanya Kai bisa memakai markas mereka untuk rapat kita tadi malam."jelas Kai diangguki Papa Arthur.


"Sebaiknya mulai sekarang kalian berhati-hati, karena kita tidak mengetahui apa yang sedang direncanakan oleh musuh kita, terutama kamu Baby Opa tidak ingin kamu mengalami kejadian seperti beberapa saat yang lalu"peringat Opa Lucifer pada Kai.


"Baik Opa, kami akan lebih berhati-hati"sahut Alden dan diangguki oleh yang lainnya.


Usai sarapan semuanya kembali melakukan aktifitas masing-masing para tetua ke kantor dan para anak-anak mereka sekolah dan kuliah. Sedangkan para Mommy seperti biasa ke butik, restoran dan florist.


Kai dan big brothers sudah berangkat menuju sekolah dengan motor masing-masing.


Suasana sekolah kembali riuh rendah karena kedatangan para most wanted sekolah mereka yang telah cukup lama tidak hadir di sekolah.


"Akhirnya Bos masuk sekolah lagi!!"ujar Zarga senang dan diangguki yang lainnya.


Para inti BLACK HOLE berjalan menghampiri ketua mereka dan juga adik kecil kesayangan mereka, siapa lagi kalau bukan Kai.


"Pagi degem!!"sapa Zarga.


"Pagi juga Abang Zarga"sahut Kai tersenyum warga sekolah yang pagi-pagi telah melihat senyum Kai merasa sangat gemas dan menggigit pipi bagian dalam mereka.


"Kelas!!"titah Alden.


Semuanya mengikuti Alden, dan Kai seperti biasa tenggelam diantara para Titan yang berjalan mengelilinginya.


Sekumpulan Titan itu mengantar Kai terlebih dahulu menuju kelasnya.


"Baby belajar yang benar, jangan nakal!!"pesan Alden.


"Jangan nakal Baby!!"ujar Jo mengusap kepala sang adik.


"Hu um"angguk Kai yang sibuk menyedot yoghurt kesukaannya.


Para Titan itu semakin gemas melihat pipi Kai yang bergerak-gerak karena sibuk menyedot yoghurt itu.

__ADS_1


Alden mencium kedua pipi sang adik dan diikuti yang lainnya. Warga sekolah melihat semua itu dengan berbagai perasaan yang timbul di hati mereka.


"Antri sembako gue!!"bathin Kai.


Setelah selesai adegan antri sembako Kai menendang pintu kelasnya.


"Gubrakkkk"


"Astaga naga"


"E kodok lompat"


"Demi Neptunus....."


Berbagai ucapan latah keluar dari mulut teman sekelas Kai.


"Morning beban bumi!!"sapa Kai pada teman-teman sekelasnya.


Ingin rasanya mereka memarahi pelaku yang menendang pintu kelas itu tapi apa daya, melihatnya kemarahan mereka langsung lenyap.


"Heh bocil Lo baru masuk udah bikin kesal aja, bad mood gue"gerutu Jordan.


"Heleh sok-sokan bad mood Lo, wajah Lo emang udah bad look"balas Kai tidak mau kalah.


"Sudah jangan ribut pagi-pagi!!"tegur Bian. Akhirnya kedua makhluk yang sering terlibat cek Cok itu pun diam seiring dengan bunyi bel tanda masuk.


Kelas mereka duduk membentuk kelompok dengan menggabungkan beberapa meja.


"Pada mau pesan apaan??"tanya Yudha pada teman-temannya.


"Nasi goreng sama es jeruk !!"ujar Kai.


"Samain!!"teriak yang lain.


"Eh bocil Lo ke mana aja nggak masuk satu bulan lebih??"tanya Bian.


"Ada urusan keluarga!"sahut Kai dan diangguki yang lain.


Tiba-tiba


Datang seorang siswi dan geng Tante-tante dengan wajah babak belur ke arah Kai. Awalnya Kai acuh sebab ia merasa tidak ada urusan dengan semua itu.


"Gubrakkkk" terdengar suara gebrakan di meja tempat Kai dan teman-temannya duduk.


"Santai dong Lo, Amber Napa sih datang-datang mukul meja. Bikin kaget tau nggak!!"bentak Tobias.


"Heh j*l*ng Lo kenapa membully nih murid??"tanya Alicia pada Kai


Kai belum sinkron sama sekali dengan pertanyaan yang Alicia ajukan padanya.

__ADS_1


Hingga gerombolan para Titan dan Big Bro nya memasuki kantin.


"Maksudnya apaan dah, kapan gue bully elo dan di mana??"tanya Kai ingin memastikan.


"Di gudang kosong belakang sekolah saat jam pertama"jawab murid itu gemetar ketakutan.


"Baby, ada apa ini!!"tanya Jo penasaran.


Belum sempat Kai menjawab pertanyaan Jo, Cherryl lebih dulu menggebrak meja.


"Heh jaga congor Lo, Kai dari tadi nggak keluar kelas. Kita saksinya!!"bantah Cherryl.


"Tapi benar Kai membully aku, karena aku menanyakan kebenaran foto ini pada Kai."ujarnya semakin gemetar.


Kai dapat melihat siswi ini sedang berada di bawah tekanan.


"Hmmmmm baru hari pertama masuk sekolah udah dikasih drama picisan kayak gini tapi mari bermain, kali ini bakal lebih seru!!"bathin Kai dengan senyum iblisnya.


"Foto apa??"tanya Zylgwin penasaran.


Notifikasi masuk ke setiap handphone milik para siswa lainnya, mereka tercengan melihat di beberapa foto itu terpampang jelas wajah Kai sedang berangkulan dengan laki-laki hidung belang.


Banyak bisik-bisik yang terdengar, sedangkan para Kakak Kai menahan emosi agar tidak menghajar para siswa itu, karena selama ini adik mereka tidak pernah lepas dari pantauan mereka.


"Ini nggak mungkin Kai!!"tolak Jordan berapi-api.


"Iya, ni nggak mungkin Kai. Orang dia kemana-mana pasti dikawal Kakak-kakaknya!!"bela Ririn tidak percaya.


"Kak Alden nggak malu apa punya Adek seperti itu!!"ujar Berta bergelayut manja di lengan Alden.


Alden menghempaskan Berta dengan kasar sebagai pelampiasan emosinya pada gadis itu hingga membentur sudut tembok.


"Ssssst"desis Berta memegangi dahinya yang mengeluarkan darah.


Ke empat anggota gengnya berlari ke arah Berta untuk membantu gadis itu berdiri.


"Itu Kai, lihat saja gadis yang di foto itu juga memiliki tato seperti Kai!!"kata gadis itu bersikeras.


Bisik-bisik kembali mewarnai kantin. Karena memang di tengkuk Kai terlihat sekilas tato bunga Gladiol ciri khas keluarga Adler.


Kai melipat kedua tangannya ke dada dan membiarkan bisikan-bisikan itu berlangsung.


"Tapi gue tetap nggak percaya itu Kai!!"kali ini Matthew yang bicara.


Para laki-laki the Owen dan duo Yamaguchi benar-benar kehabisan kesabaran karena mendengar ocehan-ocehan para murid yang mulai menyudutkan adik mereka. Alden dan Daichi yang ingin melangkah ke arah siswa yang mengaku telah dibully oleh Kai tadi dicegah oleh Kai.


"Stay there Big Bro!!"ucap Kai santai.


"We Will play!!"ucapnya memandang datar ke arah siswi yang sudah sangat ketakutan melihat Kai.

__ADS_1


__ADS_2