
Kini para bungsu the Owen berada di kantor polisi untuk melihat keadaan kakak-kakak mereka.
Edric yang melihat kedatangan sang adik bungsu menundukkan kepala karena merasa malu untuk menemui sang adik, sedangkan Carl dan Dallen hanya membisu. Kai mendekati ketiga kakaknya berusaha untuk memberi kekuatan pada sang kakak. Namun mereka terlihat enggan untuk mendekat pada sang adik.
"Kakak tidak ingin bertemu Kai??"tanya Kai sendu pada ketiga kakaknya membuat para bungsu yang lain ingin menangis melihat keadaan Kakak mereka.
"Maafkan Kakak Baby, Baby pasti malu kan memiliki Kakak seperti kami??"tanya Carl lirih.
"Kai yakin kalian tidak bersalah. Kami akan mencari bukti-bukti untuk segera membebaskan kalian"jawab Kai mencoba untuk tidak menangis.
"Iya Kak, kami akan lakukan yang terbaik. Kakak harus kuat di sini, karena Kak Ace pun sedang berjuang di rumah sakit"ucap Alan lirih.
Sementara itu Edric yang duduk di pojokan hanya menunduk menatap lantai, tidak kuat rasanya ia melihat wajah adik perempuannya, ia takut sang adik akan merasa jijik jika berdekatan dengannya. Kai yang memiliki kepekaan tinggi segera mendekat ke pada Edric.
"Kakak kenapa??"tanya Kai pada Edric.
"Kakak malu Baby"jawab Edric.
"Kak walaupun kita tidak memiliki ikatan darah, tapi Kai yakin seorang Owen's tidak akan melakukan hal menjijikkan itu"ucap Kai memeluk sang kakak.
"Benar Kak Edric, kita akan lakukan yang terbaik untuk membebaskan kalian. Jangan tunjukkan kelemahan kalian di sini!!"ujar Daichi.
"Tapi semua bukti memberatkan Kakak Daichi, dan sudah konkrit."timpal Edric.
"Jangan menyerah sebelum berjuang Kak"balas Daichi.
"Sudah, yang penting jaga kesehatan Kakak di sini, kami akan berusaha sebaik mungkin. Sekarang kami akan kembali ke Owen's Hospital. Dan membahas masalah ini dengan para tetua."ucap Alden.
"Baiklah kalian hati-hati, jaga Baby baik-baik!!"titah Edric.
"Kak Edric, Kak Carl, dan Kak Dallen tenang saja, selama ada kami tidak akan ada yang mengusik keluarga kita!!"ujar Kai tersenyum.
"Ya Baby"jawab mereka bertiga.
Sementara itu di Owen's Hospital.....
Beberapa orang laki-laki yang kira seumuran dengan Ace mencoba untuk menemui Kai di Owen's Hospital.
"Maaf apa kami bisa bertemu dengan Kai???"tanya salah seorang dari mereka.
"Maaf Anda-anda ini siapa???"tanya Frank pada segerombolan pemuda itu dengan penuh selidik.
"Kami Kakak Kai"jawab salah seorang dari mereka yang berkepala plontos.
"Sebentar saya akan menghubungi Bos saya"ujar Frank.
Frank segera menuju ruang rawat Ace untuk bertemu dengan Opa Matius.
"Tuan besar, di luar ada beberapa orang laki-laki yang mengaku sebagai Kakak dari Nona Muda dan ingin menemui Nona Muda"kata Frank pada Opa Matius.
"Kakak Baby???"tanya Opa Matius mengerutkan dahinya.
__ADS_1
"Iya Tuan Besar"jawab Kai.
"Suruh mereka masuk!!!"titah Opa Matius pada Frank.
"Baik Tuan Besar"jawab Frank dan segera undur diri.
Tidak lama Frank datang dengan sekelompok laki-laki berbadan atletis dan beraura dingin.
"Selamat malam Tuan Owen"sapa salah satu dari mereka.
"Malam, silakan masuk!!!"jawab Opa Matius.
Opa Matius memperhatikan mereka dengan seksama, tiba-tiba terdengar pintu kamar rawat Ace dibuka. Terlihat Dady Aldric, Mommy Fanny, Papa Jacob dan Papi Dixon memasuki ruangan dengan pandangan heran pada sekelompok laki-laki yang duduk di sekeliling Opa Matius.
"Pa, mereka siapa??"tanya Papa Jacob curiga.
"Katanya mereka Kakak Baby"jawab Opa Matius.
"Perkenalkan saya Bryan,
saya Ernest
saya William
saya Jo
saya David
saya Zion
saya Dominic
saya Steven
saya Billy
saya Kim
saya Hiro
saya Aslan, kami Kakak Kai yang ditugaskan di setiap perusahaan yang Kai miliki"jawab William mewakili mereka semua.
"Kamu yang waktu itu membantu Baby memperbaiki mobil saya kan??"tanya Mommy Fanny pada Zion.
"Benar Tante"jawab Zion.
"Ada keperluan apa Anda semua datang ke sini??"tanya Opa Matius.
"Kami ingin membahas beberapa masalah perusahaan dengan Kai,"jawab Juan.
"Tapi Baby sedang di kantor polisi, dia sedang menjenguk Kakak nya di sana"sahut Mommy Fanny.
__ADS_1
"Kami akan menunggu"jawab Ernest.
Setelah menunggu cukup lama, Kai pun kembali dengan para bungsu the Owen. Kai kaget melihat semua inti GOLDEN GLADIOL ada di ruang rawat Ace.
"Pada ngapain ke sini??"tanya Kai.
"Astaga Lo benar adek kagak punya akhlak, bukannya disambut malah diketusin"ujar Juan melow.
"Iya..iya... maaap dah, ada apaan datang ke sini??"tanya Kai.
"Kita ada masalah di pelabuhan, ada yang sengaja membakar pelabuhan di sisi timur. Dan lagi kita harus ngadain rapat evaluasi tiap cabang"kata Billy menerangkan.
Para Owen menyimak pembicaraan antara Kai dan para laki-laki yang mengaku sebagai Kakak Kai itu.
"Masalah pelabuhan, Lo bisa atasi dulu kan Bang??"tanya Kai pada Billy.
"Bisa, tapi masalah rapat bagaimana semua pimpinan cabang udah berkumpul di sini??"tanya Billy.
"Kayaknya ditunda dulu Bang, ada banyak masalah yang tiba-tiba nongol dalam keluarga gue Bang"jelas Kai.
"Masalah apa??"tanya Dominic.
"Kemarin mansion the Owen diserang, paginya Kak Edric ditangkap atas tuduhan pelecehan, siangnya Kak Ace ditembak dan dinyatakan lumpuh dan terakhir Kak Carl dan Kak Dallen ditangkap karena menyimpan narkoba."jelas Kai.
Para Owen agak keberatan karena Kai menceritakan masalah yang dialami keluarga Owen pada Kakak-kakaknya itu. Kai seperti paham dengan raut ketidak sukaan itu.
"Tidak apa-apa semua, mereka orang yang dapat dipercaya"ujar Kai meyakinkan keluarganya.
"Tenang saja Tuan Owen, kami tidak akan buka rahasia"kata William.
"Jadi apa yang udah Lo dapat dek??"tanya Kim si ahli IT GOLDEN GLADIOL.
"Belum dapat apa-apa gue Bang, gue sama Abang-abang gue udah meretas semua cctv di tempat kejadian perkara namun zonk. Ntah sudah dihapus ntah sudah dirusak."ucap Kai frustasi.
"Lo cuma cek cctv di TKP doang ngga cek cctv yang lain??"tanya Zion.
"Maksud Lo apaan Bang, jangan bikin gue emosi gue tebas gaji Lo ntar"emosi Kai.
"Idih Lo mah ngancamnya cuan Mulu, Gedeg gue"omel Zion.
"Lo lama-lama begok kayak Juan kalau lagi panik ya dek."ledek Zion pada Kai.
"Sialan Lo Bang, ngatain gue begok"ketus Kai.
"Lo nggak dikasi tau Ama Dominic??"tanya Zion pada Kai.
"Lo juga nggak ngasih Dom??"tanya Zion pada Dominic.
"Sorry lupa gue"ujar Dominic santai.
"Kasih tau apaan dah"tanya Kai penasaran.
__ADS_1
"Di tiap keluarga Lo ntu ada Eagle Eyenya ege"ujar Zion yang membuat semua Owen terkejut tidak percaya.
???????????