Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Sepenggal Kisah Inti GOLDEN GLADIOL


__ADS_3

"Ada Eagle Eye?"beo Kai.


"Iya, berlian yang kemaren gue desain buat keluarga Lo gue sisipin Eagle Eye, buat jaga-jaga aja"jelas Dominic.


"Tapi masa penyimpanan rekaman video dari perangkat lain selain dari EAGLE EYE sendiri tidak lebih dari 1*24 jam. Jadi kalau Lo mau mencari informasi sebaiknya bergegas, sebelum semua rekamannya hilang"tambah Dominic.


"Bang Alden laptopnya"pinta Kai.


Alden pun mengambil laptop di sebelahnya dan memberikan pada Kai.


"Sebaiknya yang meretas lebih banyak sehingga informasi yang didapat lebih rinci dan lebih cepat karena kita bertarung dengan waktu. Jika kakak Lo ditangkap pagi kemaren berarti waktu kita tidak banyak lagi"ujar Dominic.


Semua bungsu Owen dan duo Yamaguchi segera menyuruh pengawal untuk mengambil laptop mereka.


"Dan untuk kakak tertua Lo, kirim aja ke Tiongkok ke tempat Jerry Ama Vanes."usul Hiro.


"Iya yah, karena panik gue jadi begok"gumam Kai tanpa sadar.


"Nah ngaku kan Lo begok"ledek Zion.


"Asu Lo Bang"kesal Kai.


"Baby....your words"tegur Opa Matius.


"I'm sorry Opa"jawab Kai.


"Maksud kamu mengirim cucu tertua saya ke Tiongkok bagaimana??"tanya Opa Matius penasaran.


"Begini...."


"Opa panggil saja saya Opa"jelas Opa Matius yang melihat kebingungan di wajah Hiro untuk memanggil Opa Matius.


"Begini Opa, di Tiongkok ada Kakak Kai yang lain yang bisa melakukan pengobatan tradisional Cina, untuk mengobati kelumpuhan pada Ace."jawab Hiro.


"Setiap anggota kami yang terluka berat semuanya akan kami kirim ke sana, ya walaupun mungkin butuh waktu berbulan-bulan untuk kesembuhannya"tambah Hiro.


"Iya Opa, maaf Kai lupa karena Kai panik"cicit Kai.


"It's okay Baby, jadi???"tanya Opa Matius menuntut penjelasan lagi.


"Kak Jerry dan Kak Vanes menguasai pengobatan tradisional Cina, sudah banyak anggota Kai yang diobati oleh mereka berdua. Tidak ada salahnya kita mencoba membawa kak Ace ke sana. Tapi bawa dengan pesawat pribadi milik Kai saja agar tidak terendus oleh musuh"jelas Kai pada sang Opa.


"Dan lagi sebarkan rumor kalau Ace koma!!"usul Jo.


"Untuk apa??"kata Papa Jacob.

__ADS_1


"Agar musuh menjadi lengah dan lupa daratan Om, dan cari seseorang yang mirip Ace untuk menggantikannya tidur di sini dan buat seolah-olah penjagaannya sangat ketat. Itu akan sangat mengulur waktu dan ketika kalian siap untuk menghancurkan musuh, mereka tidak akan memberikan banyak perlawanan."papar Jo panjang kali lebar kali tinggi.


"Lo beneran licik Bang"puji Kai pada Jo


"Udah lama gue ikut Lo, gue harus selangkah di depan Lo kalau nggak gimana gue bisa lindungin Lo. Adek gue."kata Jo.


Para Owen tidak menyangka penjagaan di sekeliling kesayangan mereka begitu ketat. Sejenak ada rasa cemburu yang timbul di dalam hati mereka. Kesayangan mereka dikelilingi orang-orang yang berkompeten di bidang mereka masing-masing dan juga sangat menyayangi bungsu mereka.


"Terima kasih atas usulan kamu, Jo. Al sebaiknya kita segera bicarakan ini dengan Brandon. Dia nampak begitu tertekan dengan semua masalah ini. Apalagi Edward pun tidak bisa membantu karena sibuk mengurus masalah perusahaan dan ZEUS sendirian."imbuh Papa Jacob pada Dady Aldric.


"Aku setuju Kak, aku akan segera memanggil Brandon kemari"sahut Dady Aldric.


Tak lama Brandon pun masuk ke ruang rawat sang kakak. Terlihat Brandon masuk dengan wajah penasaran melihat beberapa laki-laki duduk didekat adik bungsunya.


"Siapa mereka Dad?"tanya Brandon.


"Mereka Kakak Baby juga B"jawab Dady Aldric.


"Jadi??"tanya Brandon pada sang Dady.


"Kakak Baby mengusulkan untuk membawa Ace ke Tiongkok untuk melakukan pengobatan di sana."jelas Dady Aldric pada Brandon.


"Dady yakin??"tanya Brandon dengan kening berkerut.


"Tenang saja Kak, yang melakukan pengobatan di sana masih Kakak Kai. Kai yang jamin keselamatan Kak Ace selama di sana"tutur Kai meyakinkan Brandon.


"Dady dan Mommy akan menemani Kakak kalian di sana. Dan kau B pastikan keamanan semua adik-adikmu, karena hanya kau dan Edward yang saat ini yang bisa diandalkan"kata Dady Aldric.


"Hingga masalah ini selesai kami akan membantu menjaga keamanan mereka Om"sela Bryan.


"Terima kasih"ucap Dady Aldric tulus.


"Aku akan mengurus keberangkatan Kak Ace Dad"ucap Brandon melangkah meninggalkan ruang rawat itu.


"Aku akan mencari pengganti Ace"ujar Papi Jason.


"Papa akan membantumu"ujar Opa Matius.


"Baik, ayo Pa kita segera pergi"ajak Papi Jason pada Opa Matius.


"Saya dan David akan mengantar kalian ke Tiongkok"ujar Steven menawarkan diri.


"Yeah, sebaiknya Abang nganterin mereka, untuk jaga-jaga."tambah Kai.


"Apa kalian memang hanya membantu Baby di perusahaan saja??"tanya Papa Jacob semua inti GOLDEN GLADIOL.

__ADS_1


"Iya, Om"jawab mereka kompak.


"Panggil saja saya Papa Jacob"ujar Papa Jacob.


"Iya, Pa"


"Tapi kenapa cara berpikir dan bertindak kalian seperti seorang mafia??"tanya Papa Jacob curiga.


"Memang harus seperti itu Pa, karena Papa tau sendiri kan bagaimana persaingan dunia bisnis saat ini?"jelas William.


"Yeah, kalian benar pantas saja semua perusahaan Baby cepat meroket, karena ada kalian dibalik itu semua"puji Papa Jacob.


"Karena kami saling menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain Pa, dan saling sokong di setiap kondisi yang terjadi"imbuh Jo.


"Jadi bagaimana kalian bisa bertemu dengan Baby??"tanya Papa Jacob lagi.


"Hampir semua layar belakang kami adalah anak bermasalah Pa. Broken home. Dan yeah kenakalan remaja lainnya. Ketika pertama bertemu dengan Kai keadaan kami tidak baik-baik saja Pa. Amat sangat buruk. Ada yang pemabuk, pemakai, petarung jalanan, dan banyak lagi. Kai membantu kami untuk bangkit, membantu kami untuk survive, mengirim kami kembali ke bangku pendidikan. Kai pun tidak memaksa kami untuk mengikuti jejaknya. Terus terang kami kagum dengan segala keahlian yang Kai miliki. Seni beladiri, kemampuan menggunakan dan merakit senjata, meracik racun dan kecerdasan yang ia miliki, serta keceriaan dan sikap friendly nya. Dia dengan sabar terus membimbing kami hingga sampai di titik ini. Bagi kami sekarang keluarga bukan hanya ikatan darah, tapi juga seseorang yang sama-sama berjuang bersama kami disaat sakit maupun senang. Dan hanya Kai keluarga tempat kami pulang saat ini"papar Aslan mengingat betapa mengerikannya dulu saat dirinya pertama kali bertemu dengan Kai.


"Kai sudah terlalu banyak berkorban untuk kami Pa, waktu, tenaga, dan secara finansial. Jika boleh kami akan menggantikannya di setiap misi gila yang ia lakukan, tapi tidak bisa mengingat Papa tau sendiri kan betapa keras kepalanya putri Papa itu."tambah Kim.


"Perusahaan yang berdiri sekarang adalah pengikat kami dari Kai, agar tidak melihat lagi ke masa lalu. Kai tidak ingin satupun dari kami menyimpan secuil pun kenangan buruk dari masa lalu kami. Benar kata Aslan, inilah keluarga kami sekarang. Inilah dunia kami sekarang, yang saling memiliki satu sama lain."ujar Zion.


"Kalian beruntung bertemu dengan Baby begitupun dengan keluarga Owen saat ini, sangat beruntung memilikinya dalam keluarga kami."ujar Papa Jacob dan diangguki Owen muda lainnya.


Ketika asyik berbincang Brandon masuk ke ruang rawat Ace.


"Semuanya sudah siap"ujar Brandon.


"Jangan memakai kendaraan keluarga Owen atau ambulance dari sini, pakai kendaraan kami saja. Dan pakai saja stelan biasa dan masker "ucap David dan diangguki Steven.


Ace masih belum sadar setelah tadi diberi obat penenang oleh Brandon.


Dengan sigap mereka memindahkan Ace ke mobil milik GOLDEN GLADIOL.


"Kalian baik-baik di sini boys jaga adik kalian,"pesan Dady Aldric pada para bungsu laki-laki the Owen.


"Dan untuk kalian terima kasih atas bantuan kalian pada keluarga kami"ucap Dady Aldric tulus.


"Sama-sama Om"jawab mereka.


David dan Steven pun segera menaiki mobil, sisanya kembali ke ruang rawat Ace bersama Brandon dan Papa Jacob.


"Kai Lo udah siapin jet pribadi Lo kan??"tanya Juan.


"Udah Bang, gue juga udah kasih tau Kak Jerry dan Kak Vanes kalau kak Ace dalam perjalanan ke sana."ujar Kai.

__ADS_1


"Ok, clear satu masalah, tinggal tiga masalah lagi"ujar Juan.


"Iya Bang"sahut Kai.


__ADS_2