
Setelah beberapa hari semua Owen dan inti new Golden Gladiol berada di markas menyelesaikan masalah yang dibuat oleh dua klan BLACK, akhirnya mereka bisa kembali ke mansion. Ya bukan mansion Owen, tapi Secret Palace milik iblis gemoy.
"Kai pulang...........!!"ujar Kai berteriak dan dihadiahi pukulan dengan centong nasi di kepala oleh Mama Silvia.
"Selamat datang kembali, keponakan kesayangan Uncle!!"ujar Frank memeluk Kai.
"Terima kasih, Uncle. Senang bisa berkumpul lagi dengan kalian!!"ujar Kai.
"Sakit Ma.......!!"rengek Kai karena merasakan sakit tiba-tiba di kepalanya akibat centong nasi yang dipukulkan Mama Silvia.
"Salah siapa kamu berteriak seperti di hutan!!"tegur Mama Silvia.
Oma Emma sangat senang melihat semua keluarganya kembali dengan selamat, dan malah kembali dengan formasi yang lebih banyak.
"Wah Baby, kamu pulang membawa banyak personil!!"ujar Mami Harlin memeluk sang putri.
"Iya, karena mulai hari ini semua akan tinggal di Secret Palace.!!"ujar Kai dan membuat semua ternganga hebat.
"Baby, jangan bercanda kita semua rame, bahkan di mansion utama saja tidak akan muat!!"ujar Papa Jacob.
Para kakak bungsu Kai malah tertawa, karena Kai telah memberi tau berapa jumlah kamar yang ada di Secret Palace itu pada mereka.
"Apa yang lucu, Boys??"kata Papa Arthur penuh selidik dengan tingkah para bujang Owen itu.
"Pa, di Secret Palace ini kamarnya ada lebih dari 100 ruangan, jadi malah lebih dari cukup untuk kita semua!!"ujar Jo tertawa renyah.
Para tetua terkejut begitu juga dengan para Kakak tertua mereka. Kai lalu menempelkan jempolnya pada sebuah tombol di dinding lalu melakukan scan pada matanya, lalu terbukalah sebuah hamparan sebuah bangunan yang mirip mansion eh bukan ini lebih mirip sebuah hotel mewah bintang lima malah.
Mereka menatap takjub hamparan luasvtempat berdirinya empat bangunan utama di hadapan mereka.
"Itu mansion sayap kiri untuk para Soldiers dan Zeus."tunjuk Kai pada bangunan tinggi besar di sebelah kiri mereka.
"Itu mansion sayap kanan, untuk para maid dan pekerja yang berhubungan dengan seluruh mansion!!"ujar Kai.
"Itu Earth mansion khusus untuk para tamu, ruang meeting, dan pertemuan untuk GOLDEN GLADIOL dan ZEUS."papar Kai lagi.
"Nah yang ke empat Sky mansion, kita akan tinggal di sana. Di mansion itu ada lebih kurang 130 kamar, ruang gym, karaoke, bilyard, kebun dan taman, kolam renang, ruang penting lainnya dan yang terpenting di lantai paling atas kita memiliki griya Tawang khusus keluarga!!"jelas Kai.
Semua benar-benar kagum melihat model bangunan itu, bergaya Rusia klasik dan juga mengandung unsur budaya Jepang. Benar-benar mansion impian.
"Uncle Frank, sekarang Uncle bertanggung jawab di mansion sayap kiri!!"ujar Kai.
"Tapi Kai......!!"bantah Frank.
"No debate......!!"ujar Kai.
__ADS_1
"Bang Attarfa........!!!"teriak Kai memanggil seorang laki-laki keturunan Rusia.
"Kai.......!!"ujarnya menunduk.
"Abang sudah menyiapkan semuanya??"tanya Kai.
"Sesuai keinginanmu, Kai!!"jawab Attarfa.
"Mulai sekarang Abang yang mengawasi mansion sayap kanan dan seluruh isinya. Sedikit kesalahan bersiap dengan hukumanmu!!"ujar Kai.
"Baik, Kai!!" kata Attarfa menunduk.
"Oh, iya semua Bang Attarfa mulai hari ini Bang Attarfa akan menjadi kepala pelayan kita."kata Kai.
Attarfa pun menunduk hormat pada semua Owen dan inti GOLDEN GLADIOL.
"Selamat datang Tuan dan Nyonya!!"sapa Attarfa pada semuanya.
"Terima kasih, Attarfa!!"jawab Oma Emma.
"Sama-sama, Nyonya!!"sahut Attarfa.
"Bang Rene...!"teriak Kai memanggil laki-laki bertubuh kekar dengan rambut dikuncir kuda.
"Perkenalkan semua, ini Bang Rene dia adalah kepala keamanan utama di Secret Palace. Untuk keamanan dari empat mansion ini akan menjadi tanggung jawabnya!!"ujar Kai.
"Selamat datang, Tuan dan Nyonya!!"kata Rene membungkuk hormat.
"Terima kasih, Rene."sahut Opa Matius.
"Dan untuk semua mari kita menuju mansion kita!!"ujar Kai berjalan sambil tertawa.
Attarfa menunjukkan kamar pada masing-masing kakak Kai dibantu oleh Rene kepala keamanan Secret Palace.
Mereka kagum dengan desain kamar yang mereka tempati, sesuai dengan selera dan hobi mereka. Seperti Daichi yang hobi berselancar dan suka mengoleksi senjata tajam. Kamarnya didesain dengan warna mengikuti warna laut dan beberapa senjata tajam yang dijadikan sebagai hiasan di dinding kamarnya.
"Wah, ini bagus sekali!!"ujar Daichi mengambil salah satu busur yang selama ini telah ia cari ke mana-mana. Daichi menatap kagum dengan busur dan dua buah panah yang terpampang di dinding kamarnya.
"Kau sangat luar biasa, imouto-san!!"gumam Daichi sambil berjalan mengitari kamarnya.
Lalu tatapan Daichi terarah pada deretan papan selancar yang tersusun rapi pada sebuah rak.
"Wah, aku semakin menyayangimu, imouto-san!!"girang Daichi.
Berbeda lagi dengan Opa Matius yang hobi mengoleksi senjata Laras pendek dan air soft gun. Kai membuat sebuah ruangan di kamar Opa Matius yang dipenuhi dengan berbagai koleksi senjata dari berbagai negara dan juga ada beberapa diantaranya sudah sangat sulit untuk mendapatkannya sekarang.
__ADS_1
"Cucuku memang selalu penuh kejutan!!"ujar Opa Matius menatap kagum seluruh ruangan itu.
Sedangkan Daddy Aldric yang memiliki hobi mengoleksi jam tangan, Kai pun membuatkan sebuah ruangan yang berisi puluhan mungkin ratusan jam tangan dari masa ke masa.
Begitu pun dengan Mommy Fanny yang suka mengoleksi aneka bunga mawar. Kai membuatkan taman khusus yang dipenuhi bermacam mawar yang hanya bisa diakses melalui kamar sang Mommy.
Pasangan suami istri itu begitu bahagia dengan apa yang telah Kai berikan pada mereka. Begitu pula dengan para tetua dan kakak-kakaknya yang lain.
Sedangkan di kamar Xander, Kai membangun sebuah ruangan berisi foto-foto keluarga besar Rafael Fabregas dan Xavier Fabregas. Foto Xander bersama ketiga adiknya. Juga foto-foto kakek dan papi Xander. Juga ada foto sepupu-sepupu Xander dan kerabatnya yang lain. Xander sangat senang dengan semua itu. Xander telah lama berusaha mencari foto-foto itu. Satu-satunya hal yang membuat Xander tetap merasa dekat dengan keluarga yang telah pergi meninggalkannya.
"Thanks Little Princess!!"ujar Xander mengambil fotonya bersama Kai lalu mengecupnya pelan.
Jam makan malam pun tiba, semua penghuni mansion berkumpul di sebuah meja makan yang sangat panjang. Maklum anggota mereka bertambah cukup banyak.
"Baby, berapa kamu mempersiapkan semua ini??"tanya Opa Lucifer penasaran.
"Kai memulainya saat Kai pertama tinggal di mansion Owen. Pembangunannya diawasi oleh Uncle Frank. Kai merancang Secret Palace sebagai rumah sekaligus benteng untuk kita. Kita juga memliki akses bawah tanah menuju markas Zeus dan Golden Gladiol. Karena jika kita menggunakan jalur umum maka masyarakat sekitar mungkin akan curiga pada kita. Apalagi dengan para bodyguard yang berpakaian serba hitam yang akan selalu berlalu lalang dari markas ke sini!!"ujar Kai.
"Jadi, di hadapan masyarakat kita hanya pengusaha seperti pada umumnya??"tanya Ace.
"Benar, Kak Ace."sahut Kai.
"Jika Opa atau para Daddy bosan di area belakang ada lapangan golf, istal kuda, lapangan memanah dan menembak, ruangan bowling dan ada juga danau kecil!!"ujar Kai.
"Astaga, sepertinya besok Opa tidak akan ke kantor!!"ujar Opa Lucifer.
"Apa kau sakit Opa??"tanya Vikram dan Brandon bersamaan.
"Tidak, besok Opa akan melakukan "me time" bersama kuda-kuda di istal!!"jawab Opa Lucifer.
"Kau benar Lu, sepertinya aku akan bergabung denganmu!!"timpal Opa Matius.
Para cucu mereka menjatuhkan rahang berjamaah mendengar perkataan kedua Opa mereka.
"Ada apa dengan kalian??"tanya Papa Jacob melihat reaksi semua anak-anaknya.
"Mereka pasti kaget Pa, mendengar perkataan duo Opa tadi!!"sahut Kai terkekeh.
"Seorang Lucifer dan Matius Owen menolak ke kantor karena mendengar istal kuda??"ejek Jo pada kedua Opa itu.
"Bilang saja kalau kau iri, bocah!!"sahut Opa Matius.
"Untuk apa aku iri, di kamarku Baby sudah mengoleksi semua action figure kesukaanku. Dasar kakek tua!!"tukas Jo mencebik kesal.
"Sudah...kita makan dulu!!"ujar Papa Jacob jengah dengan pertengkaran antara anak dan papanya itu.
__ADS_1