Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Harimau Yamaguchi


__ADS_3

Semua anggota GOLDEN GLADIOL telah berkumpul di aula untuk menunggu instruksi selanjutnya dari pimpinan mereka.


Sedangkan Kai dan ke tujuh kakaknya saat ini sedang bersiap.


"Pakai ini Bang!!!"kata Kai menyerahkan rompi anti peluru, EAGLE EYE dan juga masker respirator.


"Senjatanya kalian pilih sesuai keinginan kalian"tambahnya lagi seraya mengambil sebuah buku di rak dan menekan tombol ditengahnya.


Ke tujuh remaja laki-laki itu terpukau dengan senjata koleksi adik mereka, bisa dikatakan hampir lengkap.


"Wah Baby, boleh Abang ambil yang ini" tunjuk Alan pada sebuah Desert Eagle SW 500 M berwarna hitam.


"Ambil aja apa yang Abang suka, senjata api atau pun senjata tajam."ujar Kai.


Yang lain pun memilih senjata sesuai kepribadian mereka. Setelahnya mereka segera bergabung dengan anggota lainnya di aula.


"Kita akan segera bergerak, Hunter sudah menyapu bersih semua perangkap yang mereka pasang. Samakan waktu!!!!"titah Prince. Mereka pun menyamakan waktu dengan pimpinan mereka. Kenapa Prince yang memberi komando, karena Kai tidak ingin ketahuan kalau ia adalah pemimpin GOLDEN GLADIOL.


Mereka melakukan apa yang diperintahkan oleh pimpinan mereka.


"GOLDEN GLADIOL!!!!!"


"WE ARE THE STRONGER"


"WE ARE THE WINNER"


"GO!!!!" perintah Prince penuh wibawa.


Sejenak ke tujuh remaja laki-laki itu mematung, mencerna apa yang mereka dengar. Apa tadi???. GOLDEN GLADIOL???


Mereka akan bekerja sama dengan mafia No. 1 dunia. Tapi apa hubungan adik mereka dengan klan mafia ini. Kenapa disaat terdesak adik mereka bisa meminta bantuan pada klan mafia yang berbahaya ini.


"Bang ayok jalan!!!"ucap Kai membuyarkan lamunan mereka.


"Baby ini benar klan mafia GOLDEN GLADIOL???"tanya Alden tidak percaya.


"Abang ngga liat apa lambang dari pakaian dan cara berpakaian mereka.??"tanya Kai balik bertanya.


"Tapi kenapa Baby bisa kenal dengan mereka??"tanya Chayton penasaran.


"Koneksi kawan"jawab Kai singkat.


"Dah ayok, nanti kita ketinggalan pestanya!!"ujar Kai lagi dan diiringi oleh semua kakaknya.


"Kai Lo bareng kita??"tanya Sam.


"Nope, gue pake motor aja sama Abang-abang gue Bang"ujar Kai.

__ADS_1


"Ok, jalan!!"titah Sam.


Usai menempuh perjalanan kira-kira dua setengah jam, mereka sampai di pinggir kota.


Mereka sengaja berhenti agak jauh dari markas Yamaguchi, agar tidak mencolok.


"Kita berhenti di sini, siapkan perlengkapan. Parkir kendaraan dengan baik!"titah Prince.


"Demon jalan, temukan posisi terdekat dengan target, ingat musuh paling berbahaya kalian pembunuh bayaran tingkat tujuh. Jangan lengah!!"titah Sam pada tim Demon.


"Siap Bang"jawab mereka.


"Kak Benjiro, Kakak aja yang memimpin Kakak yang lebih tau arah jalan dan seluk beluk markas Yamaguchi di sini!!"kata Kai.


"Baik, imouto-san"jawab Benjiro dan berjalan paling depan.


Benjiro memimpin mereka dan mulai berjalan memasuki kawasan hutan.


Sementara itu di markas Yamaguchi......


Terdengar suara katana yang beradu, suara jeritan, serta bunyi tebasan pada tubuh manusia. Darah sudah membanjiri markas Yamaguchi.


"Kondousi, kenapa mereka bisa dengan mudah memasuki markas kita!!"bentak Tuan Harada pada tangan kanannya.


"Sepertinya ada yang berkhianat Okyakusama."ujarnya sambil terus memberikan perlawanan pada musuh dan melindungi Tuannya.


"Pa, sebaiknya Papa pergi kondisinya sudah tidak terkendali lagi Pa. Sebagian anggota kita malah melakukan perlawanan balik pada kita"ujar Hiroshi.


"Tidak, tidak ada sejarah dalam Yamaguchi meninggalkan daerah pertempuran."sahut Tuan Harada yang dengan lincah masih memainkan katananya menebas tubuh musuhnya.


Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kedatangan seorang laki-laki dengan pakaian serba hitam dan melukai lengan Tuan Harada.


"Siapa kau!!!"bentak Edo pada tamu tidak diundang itu.


"Aku??, aku hanya jembatan bagi Harada san menuju alam baka!!"ucapnya mengeluarkan senyum mengejek.


"Kandousi, kubunuh kau!!"teriak Hitoshi mengayunkan katananya.


Di luar dugaan laki-laki itu melemparkan sebuah benda yang mengeluarkan asap dan membuat pusing ke empat laki-laki itu.


Dan seketika datang segerombolan orang yang memasangkan masker respirator pada ke empat laki-laki itu.


Salah seorang dari mereka, menyapa laki-laki berpakaian hitam itu.


"Yokoso ninohodosi no bakayarou"sapanya.


"Siapa kau"ucapnya pada orang yang menyapa itu.

__ADS_1


"Takeshi Yamada apa kau lupa padaku??Pretty Lady Chucky???"tanya orang itu sambil terus melangkah ke arah laki-laki itu.


Sontak badannya meremang mendengar nama salah satu orang yang ditakuti di dunia pembunuh bayaran dengan posisi pembunuh bayaran no.1.


"Apa urusanmu dengan semua ini??"kata laki-laki itu.


"Kau telah menggangguku dengan menembak Kakak laki-lakiku Ace Lucifer Owen, jadi aku akan melakukan hal yang sama padamu dan pada seluruh keluargamu!!!"ujar orang itu yang tidak lain adalah Kai.


Semua yang ada di ruangan itu terkejut mendengar nama Pretty Lady Chucky. Siapa yang tidak kenal dengan pembunuh bayaran no.1 itu yang terkenal dengan kebiasaannya yang suka menebas kepala mangsanya.


Laki-laki berpakaian hitam itu meneguk ludah kasar. Ia telah salah menerima tawaran sekarang ia betul-betul dalam masalah besar. Karena tidak seorang pun bisa lepas dari orang yang berdiri di hadapannya ini.


"Jadi apa hukuman yang ingin kau terima dari ku dan juga untuk seluruh keluargamu??"tanya Kai.


"Ampuni keluargaku cukup aku saja yang kau bunuh.!!"ucapnya sambil bersujud di hadapan Kai.


"Jika aku tidak mau??"Kai balik bertanya.


"Aku akan melakukan apapun yang kau mau, asalkan jangan mengusik keluargaku"ucapnya dengan tubuh bergetar.


"Apapun??"kata Kai.


"Ya apapun nyawaku sekarang milikmu, Master!!"ucapnya menundukkan kepalanya.


"Baik, aku ingin kau mengabdi pada klan Yamaguchi dan juga seluruh keturunanmu nanti, gantinya aku akan menjamin keselamatan, keamanan dan kesejahteraan seluruh keluargamu. Bagaimana??"tanya Kai.


"Tawaran ini lebih baik, setidaknya keluargaku akan terjamin hingga nanti dan juga aku tidak memiliki masalah denga klan ini. Masih untung dia mengampuniku karena sudah melukai anggota keluarga the Owen."bathin Takeshi.


"Aku menerimanya,Master"ujar Takeshi.


"Lakukan perjanjian darah dengan Anos!!"perintah Kai.


"Aaanos"gugup Takeshi, iblis darah itu.


"Bbaiklah Master!!"ucapnya menyanggupi.


Kai menyayat telapak tangannya dan diikuti oleh Takeshi sesaat kemudian Anos menguasai Kai.


"Sekarang jiwa dan ragamu menjadi milikku, tunjukkan kesetiaan pada Yamaguchi!!"ucap Anos dengan suara menggelegar.


Anos pun menyatukan darahnya dan darah Takeshi hingga membuat Takeshi menjerit menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Bbbaik Master"ucapnya sembari menahan rasa sakit.


"Sekarang kau bukan Takeshi Yamada lagi karena kau sudah tewas dalam misi ini, sekarang kau adalah Taro, harimau Yamaguchi."ujar Anos kemudian meninggalkan tubuh Kai.


"Baik"ucapnya menunduk.

__ADS_1


"Tugas utamamu menjaga keselamatan Tuan Harada dan kedua Tuan Muda Yamaguchi, keluargamu sudah berada di tempat yang aman. Dan setelah ini kau bisa mengunjungi mereka!!"ujar Kai.


"Baik Master"sahutnya.


__ADS_2