Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Hadiah nan Indah...


__ADS_3

Kai tertidur bersama sepasang binturong kesayangannya. Lumayan untuk rehat sebab luka tembak di perutnya masih terasa ngilu.


Tapi mau bagaimana lagi Kai juga sudah sangat merindukan sang Mommy dan Dadynya.


Kai sampai di Indonesia pukul empat subuh.


Terdengar ketukan di pintu kamar Kai.


"Kai....kita sudah landing"ucap sang pilot membangunkan Kai.


"Iya....gue bangun"jawab Kai dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.


Kai pun bersiap-siap, dan tidak lupa Chima dan Chimee yang sudah mengekori Kai sejak bangun.


"Apa sebaiknya kami antar Kai??"tanya co pilot pada Kai.


"Ngga usah, kalian pasti udah pada capek. Istirahat gih!!"titah Kai pada pilot dan co-pilotnya.


Kai segera mengeluarkan Rubicon Black Mattenya.


Ia menyusuri udara pagi dengan begitu menikmatinya. Sesekali salah satu binturong itu naik ke bahu Kai serta menggigit manja telinganya.


"Ehhh Chima Lo mau kita nabrak gangguin Mulu Lo dari tadi"ketus kai meletakan Chima ke bangku samping sopir.


Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam Kai pun sampai di mansion the Owen.


Para pengawal segera membukakan gerbang ketika melihat Nona Muda mereka telah kembali.


"Selamat pagi, Nona Muda"sapa Frank pada Kai.


"Pagi Uncle, udah pada bangun belom??"tanya Kai.


"Sepertinya belum, Nona"jawab Frank.


"Ok, makasi Uncle. Uncle tolong Carikan burung-burung kecil dan buah-buahan ya!!"perintah Kai pada Frank.


Frank yang mendapat tugas itu bertanya pada Kai.


"Untuk apa Nona Muda???"tanya Frank.


"Buat itu"jawab Kai menunjuk sepasang binturong albino yang menatap Frank dengan tajam.


Frank cukup ngeri melihat kedua binturong itu.


"Baik Nona Muda"jawab Frank tidak ingin banyak bertanya lagi.


Kai masuk ke dalam mansion dengan mengendap-endap.


"Ahhh belom pada bangun"gumam Kai yang terus melangkah menuju kamarnya diiringi kedua kesayangannya.


Sesampainya di kamar Kai segera menidurkan tubuh diatas ranjang king size miliknya. Begitu pun dengan sepasang binturong itu.


"Aghhhhh...."terdengar teriakan para maid yang berasal dari dapur. Terlihat dua ekor hewan berbulu lebat yang dengan santainya menyantap ayam yang akan dimasak oleh para maid.


Para laki-laki the Owen yang mendengar teriakan itu segera berlari menuju dapur begitu Frank dan para pengawal lainnya.

__ADS_1


"Ada apa ini??"tanya Opa Matius.


"Iii...tu Tuan Besar ada hewan di meja dapur"ucap Marie ketakutan.


Para lelaki itu pun melihat ke arah meja dapur.


"Frank...."panggil Dady Aldric.


"Ya Tuan"jawab Frank.


"Singkirkan hewan itu!!!"perintah Dady Aldric.


"Tttttapi Tuan"jawab Frank gagap.


"Jangan bilang kau takut dengan hewan itu"bentak Dady Aldric pada Frank.


"Ssssaya takut pada pemiliknya Tuan"jawab Frank semakin gugup


"Pemiliknya???"beo semua laki-laki yang ada di dapur.


Tiba-tiba saja para Mommy pun masuki dapur dan berteriak kaget kecuali Mama Silvia karena melihat keberadaan kedua hewan itu.


"Iya Tuan"jawab Frank.


"Siapa pemiliknya"bentak Carl kesal.


"Adikmulah siapa lagi"ketus Mama Silvia yang sudah paham pekerjaannya akan bertambah mengurus hewan peliharaan putrinya itu.


"Baby??"beo semua orang.


"Iya Tuan"jawab Frank.


Mereka tersenyum melihat posisi tidur Kai yang sangat tidak estetik.


Tidur dalam posisi kepala terjuntai.


Alan yang melihat itu pun segera membenarkan posisi tidur sang adik. Karena merasa ada pergerakan Kai pun perlahan membuka matanya. Namun ia segera melompat seperti mencari sesuatu.


"Kau mencari apa Baby??"tanya Mommy Fanny.


"Itu Chima sama Chimee Mom."jawab Kai.


Mama Silvia yang geram pun segera menjewer telinga Kai.


"Ampun Ma.... Mama kenapa sih?? Lagi PMS kah??"gerutu Kai disertai tawa yang lainnya.


"Peliharaan kamu sedang mengacau di dapur, cepat bereskan atau Mama akan memasak mereka"perintah Mama Silvia.


"Idiu....sadis amat mamak Anaconda"ucap Kai yang kemudian segera menutup mulut dengan kedua tangannya dan segera berlari ke dapur.


Mama Silvia yang hendak mengejar Kai pun segera ditangkap oleh Papa Arthur.


"Sudah sayang, sebaiknya kita bersiap untuk sarapan, ok!!"ucap Papa Arthur yang menenangkan sang istri.


"Anak itu senang sekali membuatku senam jantung"omel Mama Silvia pada Papa Arthur yang diiringi kekehan keluarga yang lain.

__ADS_1


"Sabar Kak, ayo kita menyiapkan sarapan!!"ajak Mommy Fanny pada Mama Silvia.


Mereka pun segera turun. Sedangkan Kai saat ini sedang sibuk mengamankan Chima dan Chimee di dapur.


"Lo kalau kagak nurut gue pulangin ke markas!!"omel Kai


Kedua makhluk berbulu itu pun berlari ke arah Kai dan menaiki pundak Kai.


"Idihhhhh Lo pada berat, jalan aja Napa sih. Gue mau siap-siap ke sekolah ini"gerutu Kai.


Bukannya turun kedua binturong itu malah semakin bergelayut manja pada Kai.


"Nyesel gue gini mah, tapi sayang Gimana dong"monolog Kai.


Saat akan menuju lift, Kai berpapasan dengan Papi Jason.


"Little Bee, kau sudah kembali sayang??"tanya Papi Jason mencium kening pipi chubby milik sang putri.


"Sudah Pi, subuh tadi. Kai siap-siap sekolah dulu Pi,"ucap Kai mencium pipi sang papi.


"Baby, kau membawa apa itu??"tanya sang Papi penasaran.


"Ini binturong Pi, dari Brazil cantik kan??"tanya Kai pamer.


"Iyain...."jawab sang Papi dan membuat Kai mendengus kesal serta meninggalkan Papi Jason yang terkekeh melihat si bungsu.


Sekarang semuanya telah berkumpul di ruang makan.


Sebelum memulai sarapan, Kai meletakkan sebuah kotak beludru berwarna hitam di setiap sisi anggota keluarga. Tapi khusus untuk para Mommy dan Oma Emma mendapatkan kotak yang lebih banyak.


"Ini apa Baby?"tanya Opa Lucifer penasaran.


"Hmmm dibuka saja biar tidak penasaran."jawab Kai tersenyum.


Saat mereka membuka kotak masing-masing, terlihat mereka sangat mengagumi pemandangan yang yang ada di dalam kotak beludru berwarna hitam itu.


"The Cullinan???"tanya Opa Matius tidak percaya.


Benar, Kai memberikan hadiah cincin yang bermatakan berlian Cullinan untuk para tetua laki-laki, kemudian kalung dengan bandul berlian Cullinan yang dilingkari naga, yang memperlihatkan kalung itu begitu sangar.


Dan terakhir untuk para Mommy dan Oma Emma Kai memberikan satu set perhiasan berupa kalung, anting, dan juga gelang bermatakan berlian Cullinan.


"Baby, it's so beautiful"ujar Ace menatap kalung pemberian sang adik dengan mata yang berbinar. Begitu juga dengan yang lainnya begitu terpesona dengan apa yang mereka terima.


"Tapi Baby bagaimana kamu bisa mendapatkan berlian ini? Karena setau Opa, sulit mendapatkannya jika kita tidak memiliki koneksi yang kuat"tanya Opa Lucifer penasaran.


"Ini adalah hadiah dari misi kali ini"jawab Kai.


"Memangnya berapa bayaran yang kamu dapat setiap mendapatkan sebuah misi Baby??"tanya Papi Dixon.


"Mulai dari 25.000 dollar Pi??"jawab Kai.


"Woooow, apa saja misi yang kamu kerjakan Baby??"tanya Carl penasaran.


"Peretasan, penghancuran, penculikan, pembunuhan, sabotase dan banyak lagi"jawab Kai santai.

__ADS_1


"The real Lady Chucky...."ucap Daichi kagum pada sang adik.


"Baiklah, sekarang ayo sarapan nanti kalian terlambat ke sekolah. Dan terima kasih Baby dengan hadiah indah di pagi ini"ujar Opa Matius tersenyum manis pada sang cucu.


__ADS_2