Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Jamkos Gempar


__ADS_3

"Brum"


"Brumm"


"Brumm"


"Brumm"


"Sett....ckitt"


Terdengar suara deruman motor memasuki area parkir OIHS. Dan tentu saja seluruh atensi murid akan beralih pada ke enam bungsu the Owen itu yang juga menjabat most wanted OIHS. Lima remaja laki-laki nya dengan wajah tampan dan good looking serta aura mengintimidasi yang kuat serta seorang remaja putri dengan wajah gemoy nan imut serta keceriaannya.


"Aaaaaa double twins damage banget"


"Mak mana karung mau bawa adek aku pulang"


"Beuh degem pipimu...."


"Astaga degem keren banget euy"


Begitulah ocehan-ocehan yang keluar dari mulut para siswa siswi yang melihat kedatangan ke enam bungsu the Owen itu. Sedangkan yang dighibahin malah acuh tidak merespon sama sekali. Kasian amat.


Para remaja laki-laki itu mengantar sang adik menuju kelasnya. Kai seolah berjalan diantara para Titan, bagaimana tidak tubuh ke lima kakaknya yang tinggi dan atletis serta wajah yang paripurna, sedangkan Kai dengan tubuh setinggi bahu kakaknya hilang ditelan tinggi para kakaknya. Makanya tumbuh tu ke atas kaliii Kai.


"Baby masuk gih!!"perintah Alden.


"Hu um"jawab Kai yang masih setia dengan yoghurt stroberi kesukaannya.


Para kakaknya mencium puncak kepala dan pipi sang adik bergantian. Semua itu membuat histeris para murid yang ada di sekitar mereka.


"Kami ke kelas dulu"ucap Chayden.


"Jangan nakal Baby!"peringat Jo.


"Hmmmm iya Abang, Kakak"gemas Kai.


Setelah ke lima kakaknya meninggalkan Kai di depan kelasnya, Kai segera melakukan aksi rusuhnya. Menendang pintu kelas.


"Gubraaaakkk"


"Eee ayang kawin lagi"


"Demi ****** ***** plankton"


"Anj*ng"


"Bangs*t"


Berbagai umpatan keluar dari mulut kelas IPA 1.


"Selamat morning para penghuni neraka...."teriak Kai.


"Eh Lo bocil lama-lama gue jadiin perkedel juga Lo, pagi-pagi bikin gue senam jantung"ucap Jordan.


"Haaaa.... betulkah. Maafkan hamba yang mulia raja monyet"ucap Kai merungkuk pada Jordan yang diiringi tawa seluruh kelas, kecuali trio tante-tante. Musuh abadi Kai guys.


"Lo tu..."belum sempat Jordan menyelesaikan ucapannya bel masuk pun berbunyi.


"Kring.


"Kriingg"


"Kriingg"


Para murid memulai jam pelajaran pertama dengan sangat tidak bersemangat, dikarenakan jam pelajaran ini adalah fisika. Pelajaran yang notebenenya 2*5 dengan matematika ini sangat dibenci para murid. Dengan susah payah menahan rasa kantuk dan bosan akhirnya para murid itu bisa terlepas dari dari pelajaran yang mengerikan itu.


Yudha sang ketua kelas memasuki kelas, dan memberi tau kalau saat ini jamkos hingga jam akhir. Tentu saja disambut dengan bahagia oleh para murid.


"Guys tau lagu Jai Jai Shivshankar ost. WAR" teriak Kai pada teman sekelasnya.


"Tau kita Kai"jawab mereka serempak.


"Tau dancenya guys???"tanya Kai lagi.


"Tauuuuu"teriak mereka.


"Kita ngedance guys?????"ajak Kai


"Kuylah sekalian olah raga"jawab Yudha si ketua kelas.


"Ambil speaker guys di ruang musik"perintah Kai.


"Biar kita aja"tawar Tobias dan Romeo.


"Kuy ke lapangan"ajak Yudha pada teman sekelasnya. Semua murid IPA 1 ke lapangan kecuali trio tante-tante yang memutuskan duduk di kelas. Tak lama Romeo dan Tobias pun datang membawa speaker dari ruang musik dan menghidupkan speaker tersebut.


"Nih pake handphone gue aja"tawar Fred


Musik pun mulai terdengar disambut sorak para murid. Dan mereka mulai melakukan dance itu dengan kompak. Keriuhan yang mereka buat membuat kelas yang lain pun ikut melihat ke lapangan.


"Wuidih keren mereka ngedance nya kompak guys, iri gue sama kelas mereka"


Sedangkan para Kakak Kai yang mendengar kehebohan dari lapangan pun segera turun dari lantai 3 gedung sekolah itu. Mereka menuju ke lapangan diikuti geng BLACK HOLE. Setiba di lapangan betapa kagetnya mereka melihat ulah sang adik dan teman sekelasnya yang ngedance di lapangan sekolah.


Ada beberapa murid yang melakukan life streaming dan itu langsung menarik perhatian viewers mereka. Apalagi di sana terlihat wajah idola baru mereka. BABY KAI.


"Astaga bos si degem lincah banget"ujar Arnav yang dihadiahi pelototan mata oleh Alden dan Alan.


Ke lima kakak Kai hanya bersidekap tangan di dada melihat kerandoman adik mereka. Namun mereka senang bisa melihat tawa lepas sang adik bersama teman-temannya.


"Jai Jai Shivshankar"


(from "War" soundtrack)


Dhoom takit tik takit tik dhin


(Dhoom ta ta ta dhin ta ta)


To aaj yaar ghar pe ye *** do


Aayenge der se fikre sab chhod do. KAI


Aaj haq se apne hisaab mein.


Hum jo karne chale ghalti wo jod lo


To aaj yaar kuch lamho ke liye


Bigdi raaho pe tum pairo ko mod do


Aaj haq se duniya ko bhool ke. JORDAN


Jitne hain kaayde wo saare tod do


Ho khulle ground mein aake


Ucha sound bajaake

__ADS_1


Red wala color lagaake. YUDHA


Nachenge hero ban kar


Ho Jai Jai Shiv Shankar


Aaj mood hai bhayankar


Rang udne dedo (hey hey). BIAN


Rang udne dedo (hey hey)


Hum aaye bann-thann kar


Ki mood hai bhayankar


Rang udne dedo (hey hey). MATTHEW


Rang udne dedo (hey hey)


Ho Jai Jai Shiv Shankar


Aaj mood hai bhayankar


Rang udne dedo (hey hey). KAI


Rang udne dedo (hey hey)


Takit tik takit tik dhin


"Pengen juga dong gabung di IPA 1"teriak beberapa siswa yang melihat kekompakan kelas Kai.


Dhun ke geele geele sur sun ke


Baari baari yahaan jam ke


Aaja desi kamar pe thumke uchaal de


Ho saare sharmaana aaj chhad ke. KAI


Zara zara nasha kar ke


Jitni bhi hai sharam dil se nikal de


Apni hi sharton pe nachna


Aaj rangon se koi nahi bachna. ROMEO


Subah tak ab nahi thakna re ho


Ho do do round laga ke


Sau saur pound uda ke


Ho vilaiyti bhang chadha ke. CECYL


Nachange hero ban kar


"Woiii itu liat degem idola gue udah pinter nyanyi ngedance jago pula ei, paket lengkap mah"puji siswa lain yang melihat Kai.


Ho Jai Jai Shiv Shankar


Aaj mood hai bhayankar


Rang udne do (hey hey). TOBIAS


Rang udne do (hey hey)


Hum aaye bann-thann kar


Ki mood hai bhayankar


Rang udne do (hey hey)


Ho Jai Jai Shivshankar


Aaj mood hai bhayankar. KAI


Rang udne do (hey hey)


Rang udne do (hey hey)


Jai Jai Shiv Shankar


Aaj mood hai bhayankar. KAI


Jai Jai Shiv Shankar


Aaj mood hai bhayankar


Jai Jai Shiv Shan


Jai Jai Shiv Jai Jai Shiv


Jai Jai Shankar. KAI


Aaj mood hai bhayankar


Rang udne dedo


Rang udne dedo


Rang udne dedo.


Mereka menarikan beberapa dance lainnya hingga bunyi bel istirahat. Para guru yang melihat juga tidak melarang atau pun menegur yang mereka lakukan. Hitung-hitung hiburan untuk mereka. Para guru pun bisa melihat bakat dan kekompakkan siswa-siswi mereka.


Ketika musik usai para siswa itu pun melakukan TOS bersama yang menambah aura kekompakkan mereka.


"Kantin kuy guys laper gue!!!"ajak Kai pada teman-temannya.


"Skuylak tapi kita balikin speaker ini dulu"jawab Fred dan Cecyl.


Kemudian mereka semua melangkah menuju kantin sambil bercanda satu sama lain.


Sesampai di kantin mereka celingak celinguk mencari meja.


"Dah gabungin mejanya"ajak Kai sambil menggabungkan mejanya dan dibantu teman-temannya.


"Siapa yang pesan??"tanya Yudha


"Biar gue aja"tawar Romeo.


"Kalian mau pesan apaan?"tanya Romeo


"Nasi goreng bakso Ama es jeruk" ucap Kai


"Samain aja"teriak yang lain.

__ADS_1


Romeo pun segera pergi memesan makanan mereka.


"Wahhh Kai senang banget kita bisa ngedance kayak tadi. Lo emang the best lah"ujar Ririn mengacungkan dua jempol ke arah Kai.


"Betul Lo Rin, sejak ada Kai kita jadi tambah kompak"jawab siswa yang lainnya.


"Ahhh biasa aja,"jawab Kai


"Kalau kita bisa senang-senangnya sama teman kenapa enggak ya kan"ucap Kai tersenyum menambah keimutan wajahnya.


Mereka semakin kagum dengan degem kelas mereka ini.


Tak lama makanan mereka pun datang. Mereka yang notebenenya sudah kelaparan melahap makanan mereka dengan cepat. Saat mereka sibuk dengan makanan mereka, ke lima Kakak Kai memasuki kantin yang diiringi teriakan histeris para siswi-siswi sekolah itu.


"Aduh itu Jo bikin jantung gue dah Dig duh ser"


"Duo AL makin mempesona aja"


"Duo Chay mau dong jadi pacarmu"


"Beuh itu inti BLACK HOLE makin kece semua"


Berbagai ocehan para murid itu tidak menarik satupun perhatian dari geng BLACK HOLE itu.


Mereka berjalan menuju meja mereka dan duduk dengan tenang di sana memandang ke arah sang adik dengan senyum yang membuat para siswi makin histeris melihat senyuman itu.


Cuma hal seperti hanya berlangsung sebentar sebab geng Alexander memasuki area kantin. Dan tentu saja lengkap dengan trio tante-tante Alexander yang segera menempel pada geng BLACK HOLE. Apalagi Sekarang ada 3 personil baru Chayden, Chayton dan Jo. Yang memiliki wajah paripurna seperti Alan dan Alden. Mereka sangat jengah dengan tindakan trio tante-tante itu dan tidak mengacuhkannya.


Kai yang melihat itu tersenyum melihat para kakaknya yang tersiksa ditempeli trio tante-tante.


Tiba-tiba kantin dikejutkan dengan teriakan beberapa kakak kelas mereka yang perempuan.


"Aaaaa degem.....bantuin Kakak life yuk!!"ajak mereka yang menarik Kai keluar dari kerumunan teman-temannya.


"Hadeh sekarang gue yang depresot"bathin Kai.


"Tapi Kak Kai capek"tolak Kai halus


"Ayolah degem bentar aja ya....ya.."bujuk para Kakak kelasnya itu.


"Ehhhh kalian IPA 1 bantuin bujuk dong, gantinya kalian boleh pesan apa aja hari ini, kita traktir sepuasnya"ucap Kakak kelasnya.


Mendengar hal itu para siswa-siswi kelas IPA 1 pun berbinar senang, kapan lagi coba pesta makan di kantin mana jamkos lagi sampai akhir kelas. Kai melihat teman-temannya dengan tatapan memelas, dan dibalas seringai mengerikan mereka. Ga apa-apa lah ya sekali-kali numbalin degem.


"Ayoklah terima aja"desak Jordan


"Sialan Lo teman minim akhlak"gerutu Kai.


Akhirnya dengan segala bujuk rayu Kai bersedia ikut ngevlog sama Kakak kelasnya tadi.


15 menit kemudian mereka kembali ke kantin.


"Nih gue kembaliin degem makasih ya, buat kalian karena udah bantuin kita"ucap Kakak kelasnya menyerahkan uang lembaran merah yang cukup banyak.


" Makasi Kak, sering-sering aja Kak"ucap Yudha dihadiahi tatapan tajam dari Kai.


"Duduk degem, sini kita pijitin"bujuk Cecyl dan Ririn.


"Huhhhh"jawab Kai buang muka yang menambah keimutannya jadi berlipat-lipat.


" Ck, murahan"ejek Rion


"Ngomong apaan Lo"sanggah Fred sambil berdiri tidak terima.


"Anak pungut aja belagu Lo"tambah Rian.


Ke lima Kakak Kai sudah berdiri karena tersulut emosi mendengar adiknya dikatakan anak pungut, tapi tatapan mata Kai mengisyaratkan "jangan ikut campur". Dan terpaksa mereka duduk kembali sedangkan trio tante-tante tidak berhenti mencoba mencari perhatian kelima putra the Owen itu.


"Ngga bisa ngomong kan Lo anak pungut"ledek Rion lagi.


"Wes lambemu pedas ya Mas, habis makan cabe PEPPER X berapa kilo Lo??"tanya Kai santai.


"Mulut kok Yo kayak tong sampah, mangap Mulu dilalerin mas"Kai balas mengejek.


"Kurang ajar Lo anj*ng"bentak Rion tidak terima.


"Lah dia marah guys, siapin tabung pemadam guys ntar kantin kebakar"jawab Kai disertai tawa mengejek dari teman sekelasnya.


Amber yang tidak terima Kakaknya dihina berlari ke arah Kai dan menamparnya.


"Kai......."


"Degem.."


"Baby..."


Seketika wajah ke lima lelaki the Owen itu menggelap, auranya betul-betul menyesakkan dada penghuni kantin. Kai yang paham akan hal itu segera mengeluarkan DEVIL SMILE nya. Dan melihat ke arah kakaknya mengisyaratkan untuk duduk kembali.


"Lo apaan sih Ber"ucap Via mendorong bahu amber. Tapi ditahan oleh Kai dan menyuruh Via duduk kembali.


Kai mendekat ke arah Amber.


"Ck, Lo belum makan ya, lemah banget tamparan Lo"ejek Kai menyeringai ke arah Jayden.


"Gini caranya nampar Amber sayang"ucap Kai yang menampar Amber dengan tenaga mafianya.


"Plaaaaaak"


Seketika Amber terhuyung dan jatuh pingsan


"Ck, lemah"ejek Kai.


Siswa yang melihat menjatuhkan rahang mereka, degem mereka punya tenaga seperti the Rock.


Rion dan Rian tidak terima hal itu.


"Bang bawa Amber ke UKS kita mau kasih pelajaran Ama anak pungut sialan ini"ujar Rion.


Perkelahian antara Kai dan sikembar Alexander tidak dielakkan.


Kai tidak memberi celah mereka untuk menyerang. Namun Alicia yang melihat kakaknya semakin tersudut mengambil bangku dan berniat memukul Kai.


"Praaaak"


Semua perhatian tertuju pada Alan, ya Alan lah yang menghalangi bangku itu mengenai sang adik. Kai menggeram marah melihat itu. Alicia berani melukai kakaknya.


"Lo"


"KRAAAAK"


"Aghhh"


Terdengar bunyi tangan patah, itu membuat Rion dan Rian kaget.


"Alicia....."ucap Rion yang menangkap Alicia sebelum jatuh ke lantai.


"Itu hukuman buat elo karena udah nyakitin Abang gue"ucap Kai dengan netra mata yang menghitam seluruhnya.

__ADS_1


Rian kembali berusaha menerjang Kai, cuma kali ini kalah cepat dengan tendangan yang Jo lepaskan hingga membuatnya terpental jauh.


"Kakak....."teriak Berta yang tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi tangan yang belum sembuh total.


__ADS_2