Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Kembali ke Asal


__ADS_3

Keadaan di markas Yamaguchi telah kembali normal, klan Yamaguchi telah dibersihkan dari para hama dan pengkhianat. Keadaan kasino milik Yamaguchi pun sudah membaik. Vikram pun sudah memperbaiki kualitas obat-obatan yang diproduksi oleh Yamaguchi.


Sistem keamanan markas pun telah ditingkatkan oleh Eros, Lucky dan Mark. Kai pun sudah pulih 100%. Semuanya kini berkumpul di ruang pertemuan klan Yamaguchi.


"Harada, aku dan keluargaku harus segera kembali ke Seoul."ujar Appa Kim dan diangguki Nyonya Kim.


"Aku juga harus segera kembali ke Tiongkok, Fanny sendirian di sana menjaga Ace!!"tutur Daddy Aldric.


"Terima kasih atas bantuan kalian, jika suatu saat kalian butuh sesuatu kami dengan senang hati akan membantu."kata Papa Harada tulus.


"Saya juga akan kembali ke Brazil!!"kata Vikram.


"Kami juga akan kembali ke markas!!"seru Sam dan diiyakan oleh Prince.


"Jadi hari ini hari terakhir kita berkumpul di sini!!"ujar Hiroshi dengan wajah sedikit sendu.


"Don't be sadboy, Dude kau bisa kapan-kapan datang ke markas kami!!"kata Prince mengolok Hiroshi.


Yang lain terkekeh dengan tingkah kedua lelaki muda itu.


"Huaaa kenapa Kai ditinggal sendiri......!"gerutu Kai memasuki ruang pertemuan klan Yamaguchi.


Rengekan Kai membuat semua mata melihat ke arahnya. Bukannya berusaha menenangkan Kai mereka malah tertawa melihat pipi chubby Kai ikut bergerak karena hentakan kaki Kai.


"Baby kenapa??"tanya Alan langsung menggendong sang adik.


"Kai ditinggal sendiri, jahat!!"omelnya pada sang Kakak.


"Maaf ya, tadi Baby tertidur pulas makanya tidak kami bangunkan!!"jelas Alan pada kesayangannya.


"Singa kecil, Appa dan Eomma akan segera kembali ke Seoul, kamu jangan nakal!! Paham!!"tutur Appa Kim.


"Appa dan yang lainnya akan segera pulang??"tanya Kai sambil melihat satu persatu orang yang ada di ruangan itu


"Iya Baby Daddy tidak bisa meninggalkan Mommy dan Kak Ace terlalu lama sayang."kata Daddy Aldric dan diangguki oleh Kai.


"Kami pun akan segera kembali ke Indonesia!!"ujar Kai.


Siang itu mereka makan siang bersama, seorang Kai telah menyatukan semua orang dalam satu wadah dan saling menghargai satu sama lain. Seorang Kai membuat mereka merasakan saling memiliki dan saling membutuhkan satu sama lain.


Usai makan siang satu persatu dari mereka undur diri.


"Harada, kami pamit!!"kata Appa Kim sambil memeluk Papa Harada, Hiroshi dan juga Hitoshi.


"Appa terima kasih atas bantuan kalian!!!"ujar Hitoshi membungkukkan badan memberi hormat.

__ADS_1


"Yeodongsaeng, Oppa pamit jaga dirimu jangan terluka lagi kau tidak ingin Oppamu ini


meninggal karena serangan jantung bulan.??"ujar Joon Wu sambil mengambil alih Kai dari Alan.


"Mianha, ne Appa, Eomma, Oppa, Eonni"kata Kai.


"Dan kalian jaga yeodongsaeng dengan baik!!"titah Joon Wu pada Alden dan rombongan.


"Baik Hyung!!"jawab mereka serentak.


"Baiklah, kami pamit!!"kata Appa Kim memeluk Kai dan diikuti oleh yang lainnya.


"Hati-hati ne Appa!!"ujar Kai dan dibalas oleh rombongan Kim.


"Kai Abang juga harus kembali ke markas!!"kata Sam memeluk sang adik diikuti oleh yang lainnya.


"Abang-abang hati-hati ya, kewaspadaan tetap nomor satu!!"ujar Kai pada inti GOLDEN GLADIOL itu.


"Siap!!"jawab mereka bersamaan.


Satu persatu mereka meninggalkan ruangan itu, kini giliran Daddy Aldric yang pamit pada anak-anaknya, sulit bagi Daddy Aldric untuk mengatakannya apalagi pada si bungsu, namun istri dan anak tertuanya kini sangat membutuhkannya di Tiongkok.


"Baby, Daddy pergi menemani Mommy dan Kak Ace dulu, Baby baik-baik sama Abang ya!!"ujar Daddy Aldric memeluk tubuh putri kesayangannya.


"Daddy juga hati-hati!!"kata Alden mengingatkan sang Daddy.


"Daddy pergi dulu, boys jaga adik kalian!!"ujar Daddy Aldric memperingatkan.


"Siap Dad!!"jawab mereka serempak.


"Harada, saya pergi dulu." pamit Dady Aldric pada Papa Harada.


"Ok, hati-hatilah!!"sahut Papa Harada.


Sekarang yang tertinggal hanya Papa Harada dan para lelaki muda itu ditambah satu orang buntalan manis.


"Jadi kapan kalian akan kembali ke Indonesia??"tanya Hiroshi pada adik-adiknya.


"Sore ini Kak."kata Kai.


"Baiklah, terima kasih karena kalian telah mau datang jauh kemari untuk membantu Papa!!"kata Papa Harada.


"Jangan berkata seperti itu Pa, kami adalah keluarga Papa jika kami bisa pasti kami akan membantu Pa!!"kata Chayden.


"Chayden benar Pa, kita keluarga sudah sepatutnya kita saling bantu!!"tambah Alan.

__ADS_1


"Benjiro, Daichi hati-hati dengan duo Watanabe yang ada di sekolah kalian!! Kakak yakin mereka akan semakin gencar mendekati kalian jaga imouto-san dengan baik. Kalian semua dengar itu!!"kata Hiroshi pada semua adik-adiknya itu.


"Dengar Kak!!"jawab mereka semua.


"Kai tidak perlu dijaga Kak, udah besar juga. Main solo juga seru!!"ujar Kai nyengir.


"Edo...,!!"panggil Papa Harada pada tangan kanannya.


"Iya Tuan"


"Ambil kotak hitam yang ada di ruang kerjaku!!"titah Papa Harada pada Edo.


"Baik, Tuan!!!"


"Taro sebaiknya kau jadi Black Shadow untuk Kai!!!"kata Papa Harada.


"Baik Tuan!!"


"Ish Papa apa-apaan sih!!"gerutu Kai.


"Musumeku, walau pun Papa tidak menyuruh Taro menjadi Black Shadow untukmu dia tetap akan mengikuti ke mana pun kamu pergi. Kamu lupa dia sudah menyerahkan kesetiaannya pada Anos??"ujar Papa Harada yang membuat wajah Kai menjadi masam.


"Sepertinya Frank akan mendapat lawan kali ini!!"ujar Jo terkekeh.


"Kenapa memangnya Jo??"tanya Hiroshi.


"Frank juga menyerahkan nyawanya pada Baby karena baby telah menyelamatkannya dari peluru."ujar Jo.


Tak lama Edo datang membawa sebuah kotak hitam besar.


Papa Harada membuka kotak itu dan mengeluarkan katana yang memiliki Tsuka atau gagang yang terbuat dari emas. Dan pada bilah pedang terdapat ukiran naga yang begitu indah. Mereka semua begitu berbinar menatap katana itu. Indah satu kata untuk katana itu.


Papa Harada memberikan katana itu pada semua anak-anaknya.


"Ini katana milik klan Yamaguchi, yang hanya dimiliki oleh para tetua terdahulu. Karena sekarang sudah ada senjata maka katana ini jarang dipergunakan. Namun Papa masih menyimpannya. Ini adalah simbol klan kita. Kalian jagalah katana ini dengan baik. Karena pemilik mereka sebelumnya adalah para samurai handal. Para pendiri klan ini."ujar Papa Harada.


"Baik, Pa!!" jawab mereka semua.


"Dan Musume ini katana milik Grandpa, jagalah dengan baik!!"kata Papa Harada menyerahkan katana dengan aura yang berbeda itu.


"Baik Pa,"sahut Kai.


"Sekarang bersiaplah, kalian harus segera pulang. Owen pasti sudah sangat resah karena kalian terlalu lama di sini!!"ujar Papa Harada.


Mereka segera bersiap-siap, untuk kembali ke Indonesia. Satu masalah telah selesai masalah lain akan menerpa mereka k depannya.

__ADS_1


__ADS_2