Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Anos


__ADS_3

Suara derap langkah terdengar di sepanjang koridor rumah sakit. Raut kepanikan terpampang jelas di wajah mereka yang melangkah cepat di koridor itu. Semuanya memasuki ruang kerja seorang dokter muda yang duduk terdiam di dalam ruangan itu.


"Gubraaaakkk"


Terdengar pintu ruangan itu dibuka dengan kasar.


"B bagaimana keadaan Kakakmu??"tanya Mommy Fanny panik.


"Kalian duduk dulu"ujar Brandon pada para tetua the Owen.


Mereka mendudukan diri di kursi yang telah disediakan di ruangan itu.


"Jadi, operasi untuk mengeluarkan peluru dari punggung Kak Ace telah selesai dilakukan. Hanya saja tembakan itu mengenai saraf utama Kak Ace dan akan menyebabkan kelumpuhan pada Kak Ace selamanya"papar Brandon sambil menutup mata diakhir penjelasannya.


"Tidak.....tidak.... B jangan bercanda Mommy nggak suka son!!!!"teriak Mommy Fanny.


"Son apa tidak ada alternatif lain untuk kesembuhan Kakakmu??"kata Dady Aldric berusaha untuk tetap tenang.


"Maaf Dad, walaupun Kak Ace melakukan terapi hasilnya tidak akan seberapa. Kita bisa melakukan transplantasi sel, hanya saja ini masih baru di dunia kesehatan Dad."jelas Brandon pada Dady Aldric.


Kini semuanya menatap tidak percaya dengan semua yang terjadi. Musibah datang secara bersamaan. Dan poin yang cukup penting adalah bagaimana menyampaikan hal ini kepada Ace.


Semua yang ada di ruangan itu kini hanya menatap nanar ke depan. Berharap ini hanya sebuah mimpi. Ketika masih terlarut dengan lamunan masing-masing handphone Papa Jacob berdering.


"Hallo....Dad"


"............"


"Apa??? It's f*ck*ng jrk**"umpat Papa Jacob.


"Ada apa Pa??"tanya Brandon yang mendengar Papa Jacob mengumpat.


"Sekarang Carl dan Dallen juga ditahan polisi, karena menyimpan narkoba"jelas Papa Jacob.


"Juga ditahan polisi?? Apa maksudnya ini??"tanya Brandon tidak paham.


"Edric juga ditahan polisi B, kasus pelecehan artis yang ada di bawah naungan agensinya"jelas Opa Matius.


"Holy Shiiiiit, apa-apaan semua ini?"kesal Brandon.


"Baby dan Jo juga tadi diserang di mansion, dan Baby mengalami sedikit luka pada tangannya karena terserempet peluru"tambah Opa Matius.


"Sial, ini tidak main-main Opa, astaga memikirkan cara mengahadapi Kak Ace saja sudah membuat kepalaku serasa pecah, sekarang saudaraku yang lain juga menghadapi masalah yang tidak kalah beratnya. Berarti sekarang keamanan para bungsu juga terancam bukan??"ujar Brandon pada para tetua.


"Sepertinya begitu B. Dan musuh lama kita sudah bangkit kembali. BLACK WOLF"tutur Papi Jason.

__ADS_1


"Shiiit***"umpat Brandon.


Kini hanya ada kebingungan di kepala mereka. Masalah yang datang bertubi-tubi dan tidak main-main.


Sedangkan...........


Para bungsu saat ini masih bingung, karena sudah hampir tiba waktu makan malam tapi para tetua juga belum pulang ke mansion. Mereka sadar ada yang tidak beres selain penyerangan pada kedua saudara mereka tadi.


"Bang Alden, kenapa para tetua belum pulang. Ini sudah malam??"tanya Kai pada Alden yang sejak tadi melihat ke arah pintu.


"Abang juga tidak tau Baby"jawab Alden yang berusaha menyembunyikan kegelisahannya.


"Sebaiknya kau menelpon Dady Alden!!"usul Benjiro.


"Ya kau benar Ben"jawab Alden yang segera mengeluarkan benda pipih dari sakunya.


Alden segera menghubungi Dady Aldric.


"Hallo... Dad kenapa belum pulang??"tanya Alden pada Dady Aldric.


"..........…."


"Apa??? Kami akan segera ke sana"jawab Alden yang segera mematikan sambungan teleponnya.


"Kak Ace tertembak, sekarang di Owen's Hospital, ayo kita ke sana"ajak Alden pada saudara-saudaranya.


Mereka melajukan motor mereka dengan kecepatan di atas rata-rata dan para bungsu Owen itu pun akhirnya sampai di Owen's Hospital.


Para bungsu tersebut segera berlari menuju ruang rawat Ace yang ada di ruang khusus milik the Owen.


"Bagaiman keadaan Kak Ace Dad??"tanya Kai yang memindai kamar sang Kakak.


"Kakak kalian terkena tembakan di punggungnya dan itu mengenai saraf utamanya. Berkemungkinan Ace akan lumpuh."ucap Dady Aldric berusaha menahan air matanya.


Ace yang baru saja sadar dan tanpa sengaja mendengar hal itu sontak shock dan mengamuk.


"Ace.....tenang..tenang son!!!"bujuk Mommy Fanny.


Para bungsu pun berhamburan ke ranjang rawat Ace mencoba menenangkan sang Kakak. Namun Ace masih mengamuk Hingga sebuah tamparan melayang ke wajahnya.


"Plaaaaaak"


"Baby....."teriak mereka semua.


Tapi tidak dengan Benjiro dan Daichi yang menunduk hormat pada Kai.

__ADS_1


"Anos"


Kai adalah sosok yang dipilih oleh Anos untuk ia tempati. Anos akan menguasai Kai ketika Kai tidak mampu mengontrol emosi dan pikirannya lagi. Anos adalah sosok iblis turun temurun di dalam keluarga Yamaguchi. Iblis terkuat, terkejam dan tidak suka bermain dengan mangsanya. Dan jika Anos sudah mulai menunjukkan eksistensinya dapat dipastikan akan ada pertumpahan darah, dikarenakan sifat Anos yang sangat terobsesi dengan darah.


"Jangan cengeng, tenang dulu!!"ujar Kai dengan netra matanya yang sudah menghitam sempurna.


Semua terdiam begitu juga Ace yang terlihat sangat berantakan. Tak lama Brandon pun datang ia melihat kekacauan di ruang rawat Ace.


"Ada apa ini??"tanya Brandon.


"Kak Ace mengamuk dan Baby menamparnya"jelas Jo.


"Baby..."panggil Brandon.


Tapi Brandon terdiam ketika melihat perubahan pada bola mata Kai yang sudah menghitam sempurna.


"Jangan ada yang cengeng, jangan ada yang menangis saya tidak suka. Dan kau sebagai anak tertua jadilah contoh yang kuat untuk adik-adikmu. Semua masalah akan ada jalan keluarnya."ucap Kai yang kemudian limbung dan ditangkap oleh Chayton.


"Baby...."


Kai masih linglung dan berusaha menetralkan rasa pusing di kepalanya karena baru saja ia dikuasai oleh Anos.


"Baby kau baik-baik saja??"tanya Chayton cemas.


"Iya Kak"jawab Kai.


"Apa Anos datang lagi Kak Benjiro??"tanya Kai pada sang Kakak.


"Ya imouto-san, dan dia baru saja menampar Kak Ace "jelas Benjiro.


"Sial"umpat Kai.


"Sepertinya kita akan berpesta darah imouto-san"tambah Daichi tersenyum iblis.


"Tunggu apa maksud kalian dan apa itu Anos??"tanya Jo penasaran.


"Anos adalah iblis yang membuat perjanjian dengan keluarga Yamaguchi, ia berjanji akan melindungi keturunan kami, dan bersemayam di tubuh yang ia klaim sebagai reinkarnasinya. Dan pada generasi kami imouto-san adalah orang yang ia klaim sebagai wujud reinkarnasinya. Sebagai balasannya ia bebas mengambil darah dari setiap musuh imouto-san dan menjadikan arwahnya sebagai budak. Dan kehadirannya kini menandakan akan ada pertumpahan darah di dalam keluarga kita."jelas Benjiro.


"Tapi apa ia akan menyerang keluarga kita??"tanya Mommy Fanny yang takut setelah mendengar penjelasan Benjiro.


"Jangan takut Mom, Anos tidak akan mengganggu orang-orang yang sudah imouto-san klaim sebagai keluarga, Anos akan menjaganya dan Anos memang tidak menyukai air mata dan sifat cengeng makanya dia tiba-tiba menguasai imouto-san karena mungkin imouto-san tidak bisa mengontrol emosinya ketika melihat Kak Ace tadi."tambah Benjiro.


"Ada dua hal lagi yang harus kalian ketahui"ucap Dady Aldric yang tiba-tiba mengangkat suara.


"Kakak kalian Edric ditahan karena tuduhan kasus pelehan pada artis yang ada di bawah naungan agensinya. Serta Carl dan Dallen, kedua Kakak kalian itu juga ditahan karena kasus narkoba."tambah Dady Aldric yang membuang muka dari para bungsu karena tidak sanggup melihat wajah kesedihan anak-anaknya.

__ADS_1


Malam itu menjadi malam yang sangat berat untuk keluarga the Owen.


Serasa ada batu besar yang ditindihkan di dada mereka sehingga mereka kesulitan untuk meraup oksigen.


__ADS_2