Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen

Psykopat Gemoy Kesayangan The Owen
Membalikkan Keadaan


__ADS_3

Telah berlalu beberapa hari sejak Kai sadar. Dan para koalisi Monster pun mulai menjalankan rencana mereka. Taro saat ini sedang mengintai pergerakan putra bungsu Makoto.


Dan di sinilah Taro saat ini berada, di lingkungan sekolah Hyuga, putra Makoto.


Taro dengan lihai berhasil menyelinap dan sekarang berada di ruang makan sekolah tempat Hyuga menuntut ilmu. Dengan cepat Taro berhasil mencampur racun buatan Yoona ke dalam jatah makanan milik Hyuga.


"Kau akan merasakan apa yang Tuanku rasakan. Perlahan dan mematikan!!"gumam Taro sambil mencampurkan racun itu pada makanan Hyuga.


Taro memastikan kalau makanan itu dimakan habis oleh putra kesayangan Makoto itu.


Setelahnya Taro segera meninggalkan ruang makan sekolah itu. Namun saat melangkah keluar ruangan Taro tanpa sadar menjatuhkan sebuah benda.


Berbeda lagi dengan Alan dan Prince saat ini, keduanya menyelinap masuk ke markas Watanabe melalui saluran pendingin udara.


Kemudian Alan menghubungi Hitoshi melalui earphonenya.


"Kak Hitoshi, bagaimana??"tanya Alan.


"Alan, Prince waktu kalian hanya delapan menit, lewat dari itu tubuh kalian akan tercabik oleh baling-baling di belakang kalian. "ujar Hitoshi yang saat ini mematikan sistem pendingin udara di markas Watanabe.


"Baik Kak, ayo Bang!!"kata Alan pada Prince.


Keduanya mulai membuka tutup saluran pendingin udara, dan masuk secara hati-hati. Mereka berpencar untuk meletakkan racun di saluran pendingin udara.


Namun ternyata saluran udara itu memiliki ruangan yang cukup sempit sehingga membuat pergerakan Alan dan Prince menjadi sedikit terbatas.


"Alan, Prince waktu kalian tersisa dua menit lagi sebelum sistem saluran pendingin itu kembali beroperasi normal!!"kata Hitoshi memperingati Alan dan Prince.


"Copy that!"ujar Prince.


"Ok"jawab Alan.


Keduanya berjuang agar bisa keluar secepat mungkin dari saluran pendingin udara di markas Watanabe. Alan sudah sampai di luar namun Prince belum juga menampakkan batang hidungnya dan itu membuat Alan mulai khawatir. Waktu pun terus menipis jangan sampai Prince terjebak dan terhisap ke arah baling-baling pendingin udara itu.


Karena terlalu lama menunggu akhirnya Alan memutuskan untuk menyusul Prince.

__ADS_1


"Ke mana ya??"ujar Alan ragu-ragu ketika menemui dua lorong.


"Kanan"gumamnya memutuskan.


Alan terus menyusuri lorong sebelah kanan namun dia tidak melihat tanda-tanda keberadaan Prince di sana.


"Ngga ada di sini, terus di mana??"monolog Alan ketika Alan mencoba mencari lagi Alan mendengar suara berisik dari lorong di sebelahnya.


"Kayaknya itu Bang Prince!!"tukas Alan segera berbalik dan merayap ke arah pintu masuk.


"Bang kok Lo masih di sini??"tanya Alan pada Prince.


"Sssst"kata Prince melarang Alan untuk berisik.


"Coba Lo dengar apa yang sedang mereka bicarakan!!"perintah Prince pada Alan.


"Kita harus segera bergerak menguasai Zeus, karena Takeshi sudah berhasil membuat koma putra pertama mereka, Ace. Kurasa perhatian mereka akan terfokus pada kesembuhan keturunan pertama mereka. Dan lagi klan RED DEVILS berhasil membuat tiga anak laki-laki mereka yang lain masuk ke penjara. Sepertinya ini benar-benar kesempatan bagus untuk melumpuhkan mereka, karena sebagian anggota Zeus telah berpaling pada kita."kata salah seseorang laki-laki yang berada di ruangan itu.


"Lalu Yamaguchi bagaimana??"tanya laki-laki yang satunya.


"Baiklah, aku akan mempersiapkan semua anak buah kita untuk menguasai Zeus."kata laki-laki kedua dan beranjak meninggalkan ruangan itu.


Alan pun telah selesai merekam semua percakapan kedua laki-laki tadi.


"Ayo Bang, sebentar lagi sistem pendinginnya akan segera menyala."kata Alan mengajak Prince untuk segera meninggalkan lorong itu.


Mereka hampir mencapai mulut lorong, namun sistem pendingin telah menyala secara otomatis. Alan hampir terhisap oleh baling-baling pendingin udara itu jika Prince tidak sigap memegang Krah baju Alan.


"Makasi Bang!!"kata Alan pada Prince.


"Never mine!!"jawab Prince.


Keduanya segera memasang tutup lorong pendingin udara di markas Watanabe dan segera kembali ke markas Yamaguchi.


Taro pun telah kembali ke markas Yamaguchi setelah menyelesaikan bagiannya. Saat ini semuanya telah berkumpul di ruang pertemuan di markas Yamaguchi termasuk para orang tua yang dipaksa hadir oleh Alan dan Prince.

__ADS_1


Sam mulai membuka pembicaraan malam itu.


"Jadi dua hari lagi kita akan menyerang markas Watanabe, kita akan menggunakan barang-barang milik klan RED DEVILS dan BLACK EAGLE. Kita akan mengadu domba mereka."ujar Sam yang diangguki yang lainnya.


"Namun sebelum melakukan penyerangan kita akan mengaktifkan racun yang telah dipasang oleh Alan dan Prince di markas mereka. Kali kita tidak akan bermain-main, kita akan membabat habis semuanya."tambah Hitoshi.


"Dan satu lagi!!"kata Prince yang melihat ke arah Alan. Alan yang paham pun segera mengeluarkan rekaman percakapan di markas Watanabe tadi siang.


Daddy Aldric dan Owen muda lainnya menggeram mendengar percakapan itu.


"Baik, kita akan hancurkan semua yang ada di sini!!"ujar Daddy Aldric penuh kemarahan.


"Tenang Al, aku akan membantu jika perlu aku akan mendatangkan semua anggota klan DARK LOTUS kemari!"ujar Appa Kim yang juga tersulut emosi mendengar betapa kotornya cara bermain klan Watanabe.


"Apa sebaiknya kita tidak mendengar perkembangan kabar dari Hyuga dulu baru kita menyerang!!"ujar Taro.


"Kenapa Taro???"tanya Papa Harada tidak paham.


"Saya baru saja memberikan racun racikan Nona Yoona pada putra bungsu Makoto. Kalau perhitungan saya tidak salah malam ini atau paling lambat besok pagi kita akan mendengar berita putranya masuk rumah sakit karena serangan jantung. Jadi menurut saya akan lebih bagus jika kita menyerang ketika mereka sedang panik memikirkan kesehatan putra mereka. Kita balikan keadaan pada mereka, karena mereka berencana menyerang Zeus karena saat ini Owen sedang fokus pada kesehatan Tuan Muda Ace."papar Taro pada mereka semua.


"Benar juga, Hitoshi fokuskan perhatianmu pada cctv di markas dan di mansion Watanabe, di saat mereka panik kita akan langsung menyerang mereka."ujar Papa Harada.


"Baik Pa"jawab Hitoshi.


"Untuk menghemat waktu kita, saya akan menurunkan seluruh Soldiers yang dimiliki GOLDEN GLADIOL saat penyerangan Watanabe nanti. Jangan ada yang tertinggal dalam keadaan hidup!!"kata Prince menahan emosi mengingat keadaan adiknya beberapa hari yang lalu.


"Jika nanti membutuhkan tambahan anggota aku akan menyiagakan DARK LOTUS yang ada di Meksiko!!"kata Appa Kim diangguki oleh Nyonya Kim dan kedua anaknya.


"Keadaan Baby bagaimana Vik??"tanya Dady Aldric.


"Sudah baik, Dad tapi kalau bisa kita tidak mengikut sertakan Kai dalam penyerangan kali ini. Aku akan memberikan obat tidur padanya agar dia tidak merengek minta ikut dengan kita!!"tukas Vikram dan disetujui semua yang ada di ruangan itu.


Sementara itu dari baling pintu seseorang tengah menguping pembicaraan mereka.


"Ingin menyerang klan Watanabe,heh!"ujarnya tersenyum smirk kemudian meninggalkan ruangan itu secara diam-diam.

__ADS_1


__ADS_2