
"Tok...tok....tok"
"Masuk!!"
"Tuan Juan Kai menyuruh mengantarkan orang-orang ini ke sini!!"kata Taro pada Juan.
"Panggil saja gue Juan jangan pake Tuan, berasa tua banget gue!!"ketua Juan pada Taro.
"Baik, lalu bagaimana dengan ke sepuluh orang ini??"tanya Taro pada Juan.
"Masukkan pada tiap kamar masing-masing dua orang!!"titah Juan pada para bodyguard.
"Dan Lo, bantuin gue menyuntikan ini pada gadis-gadis otak mesum itu!!"kata Juan dan diangguki Taro.
Keduanya memasuki ruangan para gadis itu dan menyuntikan serum yang baru saja dikembangkan oleh Vikram itu. Serum itu merupakan gabungan dari afrodisiak dan beberapa serum lainnya yang digunakan selain sebagai obat perangs*ng juga untuk menghancurkan ingatan pemakainya.
Usai melakukan semua itu Juan memberi aba-aba pada ke sepuluh laki-laki itu untuk melakukan tugas mereka.
Juan dan Taro memantau mereka dari cctv.
"Lo kenapa mau bergabung sama si bocah iblis itu??"tanya Juan pada Taro.
"Sebagai ucapan terima kasih saya pada mendiang ayah Kai. Dia telah menyelamatkan nyawa saya dan ibu saya ketika keluarga kami dibantai oleh musuh. Dia juga memberikan kehidupan baru pada saya dan ibu saya dengan membawa kami ke mansionnya dan membiayai pendidikan saya hingga akhir."jelas Taro pada Juan.
"Mereka sekeluarga memang orang baik, walaupun berkecimpung di dunia hitam!! Kayak gue dan saudara-saudara gue yang lain kalau nggak ada tu bocah ntah apa yang akan terjadi dengan kami!!"kata Juan.
"Gila......tu bocah pro banget ya!!"teriak Juan saat melihat salah satu cctv yang memperlihatkan Alice yang sedang melehoy dengan dua orang laki-laki yang tadi dikirim oleh Kai.
Taro hanya menggelengkan kepala mendengar ocehan Juan. Ia terus memperhatikan satu persatu layar monitor memantau para gadis berotak mesum itu.
Tiba-tiba handphone milik Juan berdering.
"Hmmmm apaan, ganggu aja Lo"
"..........."
"Ok, dengan senang hati akan gue lakuin"
".........."
"Taro, habis ini kita lenyapin para Titan itu!!" kata Juan.
"Ok"jawab Taro singkat.
Ruangan para gadis itu telah dipenuhi bau menyengat dari sisa-sisa olah raga melehoy mereka. Mereka terkapar tidak berdaya setelah dieksekusi selama semalaman penuh oleh para laki-laki itu. Sungguh mengerikan kondisi mereka di saat ini. Sesuai perintah Kai ke sepuluh laki-laki itu dilenyapkan oleh Juan dan Taro.
__ADS_1
Paginya.....
"Ok, it's done. Kita kembali ke Owen's Hospital!!"kata Juan pada Taro.
"Lalu bagaimana dengan gadis-gadis itu??"tanya Taro penasaran.
"Mereka akan dipindahkan ke hotel lain. Dan ya mereka akan bangun seperti orang ling lung nantinya"jelas Juan pada Taro.
"Apa dengan begitu mereka akan dapat pelajaran karena tidak ada apa-apa di sekitar mereka??"tanya Taro bingung.
"Astaga Taro, tentu kita akan meletakkan seseorang di samping mereka dan itu adalah para Zeus yang telah berkhianat pada Owen. Dan setelah itu kita tinggal menelpon orang tua mereka masing-masing dan booooooom"teriak Juan menggelegar.
"Ooooo, ok saya paham!!"kata Taro mengangguk-angguk.
"Lalu orang tua mereka pasti akan mencek cctv bukan pasti mereka akan mengetahui kalau putri mereka datang ke hotel itu tidak dalam keadaan sadar!!"protes Taro menilai pekerjaan Juan yang tidak becus.
"Calm down Taro, look over there!!"kata Juan menunjuk lima orang gadis yang berdandan dan berwajah sama dengan Berta cs.
"Astaga........"pekik Taro terkejut.
"Tenang aja gue udah memikirkan matang-matang semuanya, termasuk memasang penyadap di tubuh kelima gadis berotak mesum itu. Jadi kita bisa mendengar nanti apa yang orang tuanya akan lakukan pada mereka!!"kata Juan tersenyum iblis.
"Kamu sangat licik ternyata!!"puji Taro pada Juan.
"Terima kasih" ujar Juan membungkukkan badan.
"Ceklek....."
Semua mata melihat ke arah sumber suara. Ternyata Juan dan Taro yang baru saja kembali dari tugas mereka.
"Bagaimana tugas Lo Bang??"tanya Kai yang sedang kencan dengan laptopnya.
"Beres, nih!!"kata Juan melempar sebuah flashdisk pada Kai.
"Eits, sebaiknya jangan Lo yang liat"Juan merebut kembali flashdisk itu dan menyerahkannya pada Daddy Aldric.
"Daddy Al aja yang pegang, ntar tu bocah matanya tercemar!"kata Juan.
"Ok, makasih Bang, nih janji gue kemarin sewaktu di Brazil!!"ujar Kai melempar kunci salah satu penthouse miliknya pada Juan.
"Finally, thanks bocil gue balik ke markas dulu!!"kata Juan.
"Terima kasih Juan,"ujar Papi Dixon.
"Never mine, Pi. Semuanya saya pergi dulu!!"kata Juan pergi meninggalkan ruang rawat inti BLACK HOLE beserta Kakaknya itu dan diangguki oleh para tetua.
__ADS_1
"Kai, saya tidak menyangka Juan yang petakilan itu ternyata sangat licik!!"ujar Taro geleng-geleng kepala mengingat kejadian tadi.
"Terus kenapa, Lo takut Kak???"tanya Kai menggoda Taro.
"Kenapa saya harus takut dengan Juan??"tanya Taro dengan kedua alis ditautkan.
"Mereka semuanya sama Kak Taro, licik dan psycopath namun dengan style mereka masing-masing!!"jelas Kai pada Taro.
"Juan juga sudah memasang penyadap di tubuh para gadis itu!!"kata Taro pada Kai.
"Bagus!!! Sekarang kita nyalakan agar kita tidak melewatkan satu pun perkataan mereka!!"kata Kai melemparkan earphone pada Taro.
"Ada apa lagi ini Baby??"tanya Opa Matius penasaran.
"Melalui ini kita akan mengetahui dari mana para gadis berotak mesum mendapatkan ide untuk menjebak inti BLACK HOLE Opa"terang Kai pada Opa Matius dan diangguki yang lain.
Kai menyalakan Speaker laptopnya.
Terdengar suara pintu terbuka.
"Dasar anak bodoh!!! Apa yang kau lakukan hah??"terdengar suara seorang laki-laki membentak gadis itu.
"Aku tidak tau, Paman. Tiba-tiba saja aku sudah berada di kamar hotel itu.."kata gadis itu terisak menangis
"PLAAAAAAK"
Terdengar suara tamparan pada gadis yang kedua.
"Kau juga kenapa bisa bodoh begini!!"teriak laki-laki yang lain.
"Ayah menyuruhmu menjebak kedua laki-laki Yamaguchi itu, tapi kenapa kau malah pergi ke hotel dan melakukan aghhhhhhhh........."teriak laki-laki yang satunya tanpa meneruskan ucapannya.
Kedua gadis itu menangis terisak tanpa henti.
Terus terang saja mereka bingung dengan apa yang telah mereka alami, tidak satupun bisa mereka ingat.
Di mansion lain......
"PLAAAAAAK"
"PLAAAAAAK"
"PLAAAAAAK"
"Bodoh bagaimana kalian bisa begitu tolol, hah??? Dan kalian tidak bisa menjaga adik kalian sama sekali, dasar tidak berguna!!"maki laki-laki itu.
__ADS_1
"Sayang, sebaiknya kita membawa mereka ke Dokter aku takut terjadi sesuatu dengan mereka!!"ujar seorang wanita.
"Terserah kau saja, aku muak dengan anak-anak tidak berguna ini!!"ucapnya melangkah meninggalkan ruangan itu.