
Kai membiarkan anggota Golden Gladiol yang ada di kepolisian untuk mengamankan tempat perdagangan gelap itu. Setelahnya Kai dan abang-abangnya menyusul Putri ke Owen's hospital setelah memberitahukan keadaan Putri pada kedua orang tuanya.
Hanya membutuhkan waktu selama lima belas menit mereka pun sampai di Owen's hospital. Kedua Abang Kai yang telah lebih dahulu mengantar Putri bergegas mengecek keadaan adik mereka.
"Kamu nggak apa-apa, Dek?"tanya Jayden.
"Kai nggak apa-apa, Bang! Putri gimana?"tanya Kai.
"Dia sudah stabil, sekarang sedang istirahat ditemani orang tuanya!"jelas Benjiro.
"Syukurlah, Kai mau lihat Putri sebentar!"kata Kai lalu masuk ke ruang rawat Putri.
"Nak!!"panggil ayah Reza pada Kai.
"Hai Yah, Bun!"sapa Kai.
"Kamu nggak apa-apa kan sayang?"tanya Bunda Putri melihat tips inci tubuh Kai.
"Kai nggak apa-apa Bun!"sahut Kai.
"Terima kasih Nak, kamu sudah menyelamatkan Putri!"kata Bunda Putri pada Kai.
__ADS_1
"Sama-sama,Bun."jawab Kai.
"Kai pulang dulu ya Bun, Ayah!"pamit Kai setelah memastikan keadaan Putri baik-baik saja.
"Iya, sekali terima kasih ya Nak. Hati-hati!"kata ayah Putri pada Kai.
"Iya Yah!"sahut Kai lalu keluar dari ruangan rawat Putri dan bergabung dengan Kakak- Kakaknya.
Tak lama anggota Golden Gladiol tadi kembali menghubungi Kai mengatakan jika mereka telah membekuk kepala sekolah yang baru dan menemukan kepala sekolah yang lama dengan selamat. Kai bernafas lega semua masalah ini tertangani dengan baik.
"Bang pulang yok!"kata Kai pada kakak-kakaknya.
"Yok!"mereke pun bangkit dati duduknya dan melangkah ke parkiran rumah sakit. Dengan kecepatan sedang mereka melajukan motor menuju Secret Palace.
"Dad, semuanya sudah Kai dapatkan Kai akan memusnahkannya agar tidak jatuh lagi ke tangan manusia yang serakah!"kata Kai lalu membakar kedua potongan kertas itu.
Benjiro yang tidak sengaja melihat sang adik di balkon kamar berjalan menghampirinya.
"Ada apa, imouto-san?"tanya Benjiro pada sang adik.
"Tidak ada Kak, hanya memusnahkan sesuatu yang seharusnya sudah musnah sejak dulu!"kata Kai.
__ADS_1
Tak lama Kakak Kai yang lain juga berdiri bersama sang adik.
"Apa lagi yang akan kita lakukan setelah ini Dek?"tanya Melvin.
"Seperti biasa Bang, namun kali ini Kai lega semua pesan Daddy sudah Kai laksanakan. Jadi besok-besok kita bisa beraksi lebih baik dan lebih menantang lagi."jawab Kai.
"Apa yang kau inginkan saat ini, Baby?"tanya Alden merangkul bahu sang adik.
"Hanya ingin hidup layaknya remaja normal, Bang. Karena semua misi yang Daddy berikan telah Kai laksanakan. Tinggal misi-misi kita untuk bersenang-senang sekarang yang akan kita jalani!"jawab Kai.
"Semoga setelah ini kita selalu bersama dan bahagia!"tutur Alan berdiri di sebelah Kai sambil menatap langit pagi yang terlihat begitu indah.
"Semoga Bang!"kata Kai.
"Lalu bagaimana dengan Hurricane Hunter?"tanya Rey.
"Kita tetap akan beraksi Bang, kita akan menggemukkan rekening masing-masing melalui Hurricane Hunter." ujar Kai pada Rey.
"Ya sekarang kita bisa bersenang-senang sepenuhnya melalui Hurricane Hunter. Bersama!"ujar Alden.
"Bersama...!"sahut mereka kompak.
__ADS_1
Maka ini adalah akhir petualangan Kai dalam season ini. See you on the next season guys.